Selasa, 29 September 2026
TERKINI
• Musrenbangdes Tahun 2027, Pemerintah Desa Sumber Jaya Berharap Pemkab Lamsel Bangun Jalan Tapip. (6 jam yang lalu) • Musrenbangdes Tahun 2027 Di Desa Margodadi, Noven Fahri Paparkan Pembangunan Di Tahun 2026 (6 jam yang lalu) • Musrenbangdes Tahun 2027 Di Desa Sinar Rejeki, Prioritaskan Pembangunan Jalan Poros Penghubung (6 jam yang lalu) • Sorotan Material Drainase P. Singkep 7, Konsultan: Jangan Nilai Hanya dari Tampilan (14 jam yang lalu) • Pemerintah Desa Purwotani Menggelar Rencana Pembangunan Desa Tahun 2027 (17 jam yang lalu) • Musrenbangdes Tahun 2027 Desa Sidoharjo, Mencapai Pajak Tertinggi Di Triwulan III (18 jam yang lalu) • Pemerintah Desa Karang Rejo Gelar Musrenbangdes Tahun 2027 (18 jam yang lalu) • Bukan Sekadar Administrasi, Inspektorat Awasi Program Pemkab Lamsel hingga Manfaat ke Masyarakat (21 jam yang lalu) • Peringati Hari Jadi Tenggarong, Dandim 0906/Kkr Bersama Forkopimda Ziarah Makam Raja-Raja (23 jam yang lalu) • Dandim 0906/Kkr Hadiri Acara Puncak Prosesi Penutupan Erau (23 jam yang lalu)
NASIONAL 07 Januari 2021, 22:48 WIB 2,589 PDF

Selama PPKM Jawa-Bali, ASN Solo Lakukan Work From Home

Admin Utama
Oleh: admin • ~2 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Selama PPKM Jawa-Bali, ASN Solo Lakukan Work From Home
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

SOLO — INFODESANEWS, Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) sekala Jawa-Bali akan mulai 11 sampai dengan 25 Januari 2021 mendatang. Pemkot Solo mulai ancang-ancang membuat kebijakan agar 75 persen aparatur sipil negara (ASN) melakukan work from home (WFH).
“Kami sudah melakukan perhitungan untuk menghadapi PPKM sekala Jawa-Bali. Salah satu yang kami lakukan adalah menerapkan WFH pada ASN di Pemkot Solo,” ujar Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo, Kamis (7/1).

Rudy menjelaskan hasil rapat dengan Satgas Penanganan Covid-19 Solo diputuskan jika ASN Pemkot Solo yang bekerja di kantor saat PPKM sekala Jawa-Bali diberlakukan hanya 25 persen. Sedangkan 75 persen ASN kerja di rumah atau WFH

“Kebijakan 75 persen ASN WFH dan 25 persen di kantor ini sudah pernah kita lakukan saat awal-awal Solo memutuskan KLB (kejadian luar biasa) Covid-19 pada Maret lalu,” kata dia.

Rudy optimistis pelaksanaan PPKM sekala Jawa-Bali di Solo berjalan lancar. Pemkot juga telah menyiapkan sanksi tegas bagi pelanggar aturan saat PPKM diterapkan.

“Termasuk bagi para ASN Solo yang WHF harus kerja benar-benar bukan keluyuran atau malah liburan dengan keluarga,” ucap dia.

Ia menambahkan disisa waktu tiga hari ini ASN diharapkan bisa segera menyiapkan diri terutama bagi yang bekerja di rumah. Rudy tidak ingin mendengar kinerja ASN turun akibat WFH.

“Jadi ASN tetap harus siap sewaktu-waktu pimpinan membutuhkan. Sanksi tegas menanti jika ASN ketahuan keluyuran saat WFH,” tegas Rudy. (ismail/her)

Oleh: admin

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #NASIONAL #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama
Jurnalis Terverifikasi Administrator Utama

Admin Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
8 + 5 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi