Kamis, 1 Oktober 2026
TERKINI
• Polres Blora Bongkar 5 Kasus Narkoba, 8 Tersangka Diamankan (11 menit yang lalu) • 63 Prajurit Kodim 0721/Blora Naik Pangkat, Dandim Tekankan Tanggung Jawab Lebih Besar (2 jam yang lalu) • Revitalisasi KB Aisyiyah Dologan: Bangunan Baru, Semangat Baru untuk Anak Usia Dini (3 jam yang lalu) • Teguhkan Nilai-Nilai Pancasila Danramil Tenggarong Hadiri Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila (3 jam yang lalu) • Pancasila Dikumandangkan, Keadilan Dipertanyakan (6 jam yang lalu) • Renungan Suci di Tugu Pancasila Blora, Pemuda Pancasila Ajak Masyarakat Bumikan Nilai-Nilai Pancasila (14 jam yang lalu) • Lampung Selatan, Duduki Pringkat 3 Nasional Dalam PPD 2026 (17 jam yang lalu) • Secara Aklamasi Mas Bro Jadi Ketua Umum DPD LPM Kabupaten Lampung Selatan (1 hari yang lalu) • Dr Darlian Pone Lantik Citra Dianto Sebagai Ketua PK Partai Golkar Umpu Semenguk (1 hari yang lalu) • Pemkab Blora Usulkan Rp8,5 Miliar untuk Pilkades Serentak 242 Desa pada 2027 (1 hari yang lalu)
INFODESA 01 September 2022, 19:05 WIB 833 PDF

Sekda Lamsel Thamrin, Pimpin Jalanya Rakor Tentang Pengendalian Inflasi Daerah

Admin Utama
Oleh: admin • ~2 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Sekda Lamsel Thamrin, Pimpin Jalanya Rakor Tentang Pengendalian Inflasi Daerah
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

LAMPUNG SELATAN, INFODESANEWS — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan menggelar rapat kordinasi tentang pengendalian inflasi daerah di Kabupaten Lampung Selatan,

Rapat yang dipimpin Sekertaris Daerah Lampung Selatan, Thamrin itu di pusatkan di Aula Krakatau kantor bupati setempat, Kamis (1/10/2022).

Hal tersebut dilakukan menindaklanjuti dan arahan Presiden RI Joko Widodo pada Rapat Koordinasi Nasional Pengendalian Inflasi yang perlu mendapat perhatian khusus baik ditingkat pemerintah pusat hingga tingkat pemerintah daerah.

Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Selatan Thamrin S.Sos., M.M di dampingi Staf Ahli Bupati Bidang Ekobang & Kemasyarakatan, Staf Ahli Bupati Bidang Keuangan, Asisten Administrasi Umum, Kepala BPKAD, Kepala Bappeda, dan jajaran perangkat daerah lainnya.

Dalam arahannya mengatakan, inflasi bisa menjadi ancaman kesejahteraan masyarakat Indonesia termasuk di Lampung Selatan. Utamanya pada sektor pangan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

“Sejumlah isu penting dalam pengendalian inflasi termasuk andil didaerah utamanya mengenai sektor pangan yakni sembilan bahan pokok harus terpantau dan terjaga kestabilannya,” jelas Sekda.

Ia mengatakan, agar pembentukan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) segera dibentuk sesuai dengan Surat Keputusan Bupati Lampung Selatan dan menjalankan tugas dan fungsinya.

“Pembentukan TPID ini hampir sama dengan tim ketahanan pangan kita, yang salah satu tugasnya nanti secara rutin melakukan pemeriksaan pasokan bahan pokok di gudang penyimpanan,” tambahnya.

Pada rapat tersebut, Staf Ahli Bupati Bidang Keuangan Yusri S.E., M.M menambahkan, keadaan harga terhadap bahan pokok di Lampung Selatan dan bahan penting berada di harga yang cukup stabil dan mengenai stok persediaan dikatakan cukup ada saat ini.

“Jika terdapat kenaikan harga, agar tim pengendalian inflasi daerah melakukan kordinasi terhadap perusahaan maupun pedagang besar untuk mengetahui sebab akibat perubahan harga,” ucap Yusri.

Ia menyebut, tugas tim pengendalian inflasi juga nantinya dapat memastikan transportasi di daerah maupun antardaerah selalu lancar, agar menjaga distribusi barang tetap tersedia. (Red) sumber Diskominfo Lamsel.

Oleh: admin

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama
Jurnalis Terverifikasi Administrator Utama

Admin Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
3 + 5 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi