LAMPUNG TIMUR, INFODESANEWS — Warga Desa Margabatin, Kecamatan Waway Karya, Kabupaten Lampung Timur, terus mengeluhkan kondisi jalan penghubung antar desa yang tak kunjung mendapatkan perhatian dari pemerintah.
Jalan yang dibangun dengan konstruksi onderlag sejak tahun 1993 itu hingga kini belum pernah tersentuh pembangunan maupun peningkatan kualitas.
Jalan tersebut menjadi jalur utama penghubung antara Desa Margabatin dan sejumlah desa lain di Waway Karya, seperti Desa Sidoluhur dan Sumberrejo. Meski memiliki peran penting dalam mobilitas warga dan distribusi hasil pertanian, kondisi jalan kini semakin rusak dan membahayakan pengguna.
“Sudah lebih dari 30 tahun jalan ini cuma onderlag. Saat hujan jadi lumpur, saat panas berdebu. Ini jalur utama warga, tapi seperti diabaikan,” kata Dede salah satu warga Margabatin yang setiap harinya melintasinya.
Selain menghambat aktivitas ekonomi, jalan yang rusak juga menyulitkan akses menuju sekolah, puskesmas, dan pasar. Tak sedikit warga yang mengalami kecelakaan akibat kondisi jalan yang licin dan berlubang.
Pj Kepala Desa Margabatin, Ngatimin, menyampaikan bahwa pihaknya telah berulang kali mengajukan proposal pembangunan jalan ini dalam berbagai forum perencanaan daerah, namun hingga kini belum mendapatkan tanggapan yang konkret.
“Setiap tahun kami suarakan melalui musrenbang. Tapi hasilnya nol. Kami sangat berharap pemerintah daerah maupun provinsi segera turun tangan,”kata dia pada infodesanews.com, Sabtu (28/6/2025)
Menurutnya, pembangunan jalan ini sangat mendesak mengingat fungsinya yang vital dalam mendukung aktivitas warga. Ia juga menegaskan bahwa pemerataan pembangunan infrastruktur seharusnya tidak hanya terpusat di wilayah perkotaan, tapi juga menjangkau desa-desa pelosok.
Warga pun berharap, lewat sorotan media dan perhatian publik, pemerintah dapat segera merespons kondisi ini dan memasukkan pembangunan jalan Margabatin dalam prioritas pembangunan infrastruktur daerah.
“Cukup sudah kami menunggu. Kami ingin jalan kami dibangun, agar kehidupan masyarakat bisa lebih maju dan sejahtera,” pungkas Dede. (Red/Bambang)