Jumat, 2 Oktober 2026
TERKINI
• Presiden Prabowo Resmikan Renovasi Museum Kesaktian Pancasila di Lubang Buaya (10 jam yang lalu) • Dugaan Keracunan MBG Kembali Terjadi di Blora, 13 Siswa SDN 1 Tutup Alami Keluhan (11 jam yang lalu) • Polres Blora Bongkar 5 Kasus Narkoba, 8 Tersangka Diamankan (16 jam yang lalu) • 63 Prajurit Kodim 0721/Blora Naik Pangkat, Dandim Tekankan Tanggung Jawab Lebih Besar (18 jam yang lalu) • Revitalisasi KB Aisyiyah Dologan: Bangunan Baru, Semangat Baru untuk Anak Usia Dini (19 jam yang lalu) • Teguhkan Nilai-Nilai Pancasila Danramil Tenggarong Hadiri Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila (20 jam yang lalu) • Pancasila Dikumandangkan, Keadilan Dipertanyakan (22 jam yang lalu) • Renungan Suci di Tugu Pancasila Blora, Pemuda Pancasila Ajak Masyarakat Bumikan Nilai-Nilai Pancasila (1 hari yang lalu) • Lampung Selatan, Duduki Pringkat 3 Nasional Dalam PPD 2026 (1 hari yang lalu) • Secara Aklamasi Mas Bro Jadi Ketua Umum DPD LPM Kabupaten Lampung Selatan (1 hari yang lalu)
INFODESA 28 Februari 2022, 12:08 WIB 1,737 PDF

Satu Keluarga Tempati Rumah Tidak Layak, Kemana Pemerintah???

Admin Utama
Oleh: admin • ~2 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Satu Keluarga Tempati Rumah Tidak Layak, Kemana Pemerintah???
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

GARUT, INFODESANEWS – Satu keluarga yang tinggal di Kampung Pinggirsari RT 01 RW 05, Desa Cimaragas, Kecamatan Pangatikan, kabupaten Garut , Jawa Barat, ternyata menempati rumah yang sudah tidak layak huni, terlihat dengan kondisi pintu sudah rusak ,lantai masih plur semen, jendela yang mulai rapuh, hingga atap rumah mereka nyaris penutupnya atap rusak berat.

Rumah keluarga Bah Dumyati (72), itu kondisinya sudah tak layak huni. Tampak terlihat atap rumah rusak parah. Tak hanya itu, pintu dan jendelapun tampak mulai rapuh.

Nampak dibagian ruang tengah juga nampak sudah tidak layak huni, terlihat hanya bagian ruang tamu yang kini dihuni pasangan Bah “Dumyati dan Supiati namun terlihat kerangka atapnya juga sudah rapuh.

Mereka berdua juga tinggal bersama anak bungsunya yang baru keluar dari Aliyah setara SMA dan kadangkala anaknya yang sudah menikah dan berpisah ikut menginap di rumah itu.

Sudah 15 tahun begini kondisinya, sekarang tidurnya di ruang tengah. Kalau ada tamu ya duduk seadanya,” kata Bah Dumtati saat ditemui di rumahnya, senin (28/02/2022).

Jadi, menurutnya, ” Niat untuk merenovasi rumah sudah ada sejak lama. Namun, pendapatan Ia yang bekerja sebagai pencari pasir di sungai, tak sanggup untuk membiayai renovasi rumah mereka, jikalau ada rezeki dari hasil mengumpulkan pasir di sungai hanya mampu digunakan ia untuk memenuhi kebutuhan makan sehari-hari tetapi sekarang sudah tak mampu lagi untuk mencari pasir di sungai jarena sudah tua ,,” ujar Bah Dumyati .

“Kalau hujan air langsung masuk ke rumah. Cuma bisa ditampung pakai ember. Tapi biasanya langsung surut, nggak sampai masuk ke ruang tamu, ” ungkapnya.

Sekarang, Bah Dumyati dan keluarga hanya mampu berharap bantuan dari Pemerintah kabupaten Garut , Ia berharap pemerintah bisa membantunya merenovasi rumahnya, agar ia dan keluarganya bisa merasa tenang dan tidak ketakutan rumah runtuh dan bocor ketika hujan.

Bah Dumyati mengungkapkan, ” dulu pernah Berkoordinasi dengan ketua RT maupun RW setempat bahkan sudah beberapa kali di Foto untuk diusulkan minta bantuan rutilahu namun, sampai sekarang bantuan merenovasi rumahnya tak kunjung terealisasi dari program tersebut, begitupun ke pihak Desa setempat, katanya, sama belum ada , sekarang Bah Dumyati dan keluarga cuma pasrah mengharapkan para dermawan yang bisa membantu keluarganya “, pungkasnya.(Abdi)

Oleh: admin

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama
Jurnalis Terverifikasi Administrator Utama

Admin Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
2 + 2 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi