Jumat, 2 Oktober 2026
TERKINI
• Musrenbangdes Desa Gedung Harapan Tahun 2027 Fokus Pembangunan Jalan Lingkungan (14 menit yang lalu) • Pemkab Lamsel Buka Akses Dokumentasi Kegiatan, Tinggal Scan QR Code Bisa Unduh Gratis (2 jam yang lalu) • Kementerian Kehutanan Dorong Pengelolaan Perhutanan Sosial Berkualitas di Blora (2 jam yang lalu) • Pemkab Blora Akan Undang Kementerian PU Bahas Progres Bendungan Cabean dan Karangnongko (2 jam yang lalu) • Musrenbangdes Di Desa Rejomulyo Tahun 2027 Fokus Pada Pembangunan Infrastruktur (2 jam yang lalu) • Pemerintah Desa Karang Anyar Gelar Musrenbangdes Tahun 2027 (3 jam yang lalu) • Dandim 0906/Kkr Pimpin Acara Korp Raport Kenaikan Pangkat Dan Purna Bhakti (10 jam yang lalu) • Presiden Prabowo Resmikan Renovasi Museum Kesaktian Pancasila di Lubang Buaya (1 hari yang lalu) • Dugaan Keracunan MBG Kembali Terjadi di Blora, 13 Siswa SDN 1 Tutup Alami Keluhan (1 hari yang lalu) • Polres Blora Bongkar 5 Kasus Narkoba, 8 Tersangka Diamankan (1 hari yang lalu)
INFODESA 12 Maret 2022, 07:52 WIB 1,982 PDF

Sastrawan dan Budayawan Apresiasi Buku Hasil Karya Para Santri

Admin Utama
Oleh: admin • ~3 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Sastrawan dan Budayawan Apresiasi Buku Hasil Karya Para Santri
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

INFODESANEWS — Buku antologi cerpen dengan judul “Samudra Tinta Santri” ini wajib kamu miliki dan baca, untuk memberikan stimulus kepadamu dalam bersastra, Apalagi jika kamu seorang pecinta kata-kata, Maka akan terasa bagaimana santri mengolah kata secara apik dan bermakna Sehingga menjadi susunan syair dan bait penuh estetika, rasa dan karsa.

Menurut Salah satu Relawan Pustaka Bergerak Indonesia, Radmiadi yang juga Relawan Perahu pustaka Lampung sangat bangga dengan hadirnya buku Karya para santri pondok pesantren, jadi anak anak lebih produktif dan bermanfaat dalam pesantren, yang mana dipesantren sendiri metode pbelajaran dengan tetep mempelajari ilmu pengetahuan umum dan dipadukan dengan ilmu keagamaan dan termasuk ilmu teknologi seperti saat ini, jadi buku ini adalah buah karya asli anak anak santri .

“Jadi dipesantren ini juga diberikan pelajaran tentang menulis oleh pihak pondok yang bekerjasama dengan IKAPI Lampung, memberikan pelajaran teknik teknik melukis yang baik,bahkan cerita dalam buku ini mengabarkan bagaimana sebenarnya di pesantren itu membuat bahagia dan menyenangkan.”ujarnya.

Sementara itu pimpinan dan pengasuh pondok, KH.Munaji sangat mendukung karya karya anak anak pondok untuk terus di kembangkan dan produktif dengan menulis.

“Semoga suatu saat karya anak anak santri disini bisa terkenal dan menjadikan penulis nasional.”katanya.

Disisi lain seorang punggawa sastrawan terkemuka Habiburrahman El Shirazy, menilai, Buku antologi cerpen para santri Pesantren Assahil ini menunjukkan bahwa kita tidak kekurangan generasi yang kreatif. Cerpen-cerpen karya santri Assahil ini layak dibaca dan diapresiasi.

“Buku ini bukan saja mencermikan kekayaan imajinasi para santri dan ketajaman mereka dalam memotret kenyataan, tetapi juga bukti kepiawaian kaum santri dalam merangkai kata dan menyusun bahasa untuk mengekspresika imajinasi dan kenyataan.”kata dia seraya mengapresiasi.

“Melalui buku ini kita dapat melihat wajah pesantren dan menelusuri labirin imajinasi santri masa kini, inilah yang membuat buku ini menarik dibaca dan dinikmati.”imbuhnya.

Tak ketinggalan seorang sastrawan asal Lampung, Isbedy Setiawan ZS, juga sangat mengapresiasi dan menilai bahwa karya sastra para santri yang hadir dari pesantren cukup banyak diperbincangkan.

“Dalam buku ini terdapat 29 cerpen yang layak dibaca, ditulis oleh Remaja santri, Santri Islam,dan morala sebagai muslim.Ditulis dengan kejujuran dan apa adanya tidak njelimet dan ini adalah karya sastra yang ditulis oleh para santri modern saat ini.”terangnya.

Hal yang sama disampaikan seorang Budayawan, Ngatwawi Al Zastrouw. Pioner literasi santri menjadi hadiah terindah bagi Pondok Pesantren Assahil yang telah menghaantarkan para santri menorehkan karya.

“Kumpulan cerpen ini dapat menjadi pioner bagi pengembangan literasi dikalangan santri dan pesantren. Optimis, jika hal serupa digalakkan di sekolah-sekolah juga pondok pesantren. Saya sebagai praktisi penerbitan buku tidak khawatir Lampung akan kehabisan naskah buku-buku berkualitas di masa yang akan datang.”ungkapnya. (Red)

Oleh: admin

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama
Jurnalis Terverifikasi Administrator Utama

Admin Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
4 + 7 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi