Selasa, 29 September 2026
TERKINI
• Ponpes Al Abror Rayakan HUT ke-4, Plt Asisten II Bernostalgia dan Ajak Warga Waspada Kebakaran (31 menit yang lalu) • Dari TOGA ke Pasar Digital, UMS Bekali Mitra PAKYA Herbal (2 jam yang lalu) • Pemerintah Desa Sidodadi Asri Gelar Musyawarah Rencana Pembangunan Desa Tahun 2027 (2 jam yang lalu) • Karang Taruna Got Talent 2026 Siapkan Panggung Talenta Muda Lampung Selatan, Saatnya Bakat Lokal Tunjukkan Prestasi (7 jam yang lalu) • Pemerintah Desa Margo Mulyo Gelar Musrenbangdes Tahun 2027 (8 jam yang lalu) • DPP KAMPUD Hadiri Undangan Klarifikasi di POLDA Lampung: Usut Dugaan Korupsi 14 Proyek Alkes RSUD KH Ahmad Hanafiah (9 jam yang lalu) • GERAK CEPAT TNI-POLRI DAN DAMKAR, SALURKAN AIR BERSIH MENGALIR UNTUK WARGA DESA SERDANG (9 jam yang lalu) • Kodim 0906/Kkr Salurkan Bantuan Air Bersih kepada Warga Bendang Raya (10 jam yang lalu) • Musrenbangdes Tahun 2027, Pemerintah Desa Sumber Jaya Berharap Pemkab Lamsel Bangun Jalan Tapip. (17 jam yang lalu) • Musrenbangdes Tahun 2027 Di Desa Margodadi, Noven Fahri Paparkan Pembangunan Di Tahun 2026 (17 jam yang lalu)
NASIONAL 15 April 2023, 20:24 WIB 2,246 PDF

Rumah Petani di Blora Rata dengan Tanah, Diduga Akibat Korsleting Listrik

Admin Utama
Oleh: admin • ~2 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Rumah Petani di Blora Rata dengan Tanah, Diduga Akibat Korsleting Listrik
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

BLORA, INFODESANEWS – Dua rumah di Dukuh Kulur, Desa Sitirejo, Kecamatan Tunjungan, Kabupaten Blora rata dengan tanah usai dilahap si jago merah, Sabtu (15/04/2023) sekitar pukul 16.00 WIB.

Informasi dihimpun, Diduga akibat konsleting listrik rumah yang terbakar tersebut adalah milik Suradi (59) yang sehari-hari bekerja sebagai petani.

Kapolres Blora AKBP Fahrurozi melalui Kapolsek Tunjungan AKP Nur Dwi Edi mengatakan insiden kebakaran itu terjadi ketika korban berangkat ke masjid untuk melakukan sholat ashar yang tidak jauh dari rumah korban.  Saat pulang dari masjid api sudah menyala membakar rumah korban  bagian tengah.

“Kalau dari keterangan warga apinya pertama kali membakar bagian tengah rumah, setalah api dengan cepat memakan material bangunan rumah yang terbuat dari kayu tersebut merambat ke bagian lain,” kata AKP Nur Dwi Edi.

Masyarakat setempat gotong-royong berjibaku memadamkan api menggunakan peralatan seadanya. Api berhasil dipadamkan setalah 1 jam membakar material rumah.

Tak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian material yang dialami korban diperkirakan ratusan juta rupiah.

Selain dua rumah, barang-barang milik korban yang terbakar antara lain sebuah TV, sebuah Kulkas, 3 buah lemari, sebuah buffet, 2 buah tempat tidur, sebuah tolet, 2 set meja kursi dan surat-surat berharga ludes terbakar.

Atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian yang diperkirakan sekitar Rp. 150 juta.

Menurut AKP Nur Dwi Edi, dari hasil olah TKP sementara dan keterangan saksi saksi kebakaran diduga akibat dari konsleting listrik yang berada di dalam rumah korban.

“Ini masih dugaan sementara,” pungkas AKP Nur Dwi Edi.***

Oleh: admin

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #NASIONAL #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama
Jurnalis Terverifikasi Administrator Utama

Admin Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
8 + 6 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi