Jumat, 25 September 2026
TERKINI
• Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (8 jam yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (15 jam yang lalu) • Bupati Banyumas Dukung GreenMu, Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi (23 jam yang lalu) • Ilusa Berbagi, Salurkan 148 Tangki Air Bersih untuk Warga Blora (1 hari yang lalu) • Kejari Lampung Timur Periksa Sejumlah Pihak: Pengusutan Dugaan Korupsi Proyek Sapi Dinas Perikanan dan Peternakan (1 hari yang lalu) • Kuasa Hukum Korban Pertanyakan Dasar Tuntutan 9 Tahun terhadap Ansori dalam Kasus Fajar Aries Saputra (1 hari yang lalu) • DPRD Lamsel Gelar RDP Gabungan Komisi DPRD Lamsel Bahas Rencana Geothermal Gunung Rajabasa (1 hari yang lalu) • Bupati Egi: Pesantren Membentuk Generasi Muda di Tengah Pesatnya Tekhnologi dan Arus Informasi (2 hari yang lalu) • Bupati Egi: Pesantren Membentuk Generasi Muda di Tengah Pesatnya Tekhnologi dan Arus Informasi (2 hari yang lalu) • Pastikan Penyaluran Tepat Sasaran, Babinsa Dampingi Pembagian Bantuan Beras (2 hari yang lalu)
INFODESANEWS TV 22 Agustus 2025, 20:21 WIB 2,448 kali dibaca ~2 mnt baca Bukti Tayang (PDF)

Ribuan Warga Ngalab Berkah Ritual Sebaran Apem Kukus Keong Mas di Pengging Boyolali

Penulis: Kabiro Surakarta
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Ribuan Warga Ngalab Berkah Ritual Sebaran Apem Kukus Keong Mas di Pengging Boyolali
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Kabiro Surakarta

BOYOLALI – INFODESANEWS | Tradisi Saparan atau sebaran apem kukus keong mas di kawasan wisata Pengging, Kecamatan Banyudono, Jumat 22 Agustus 2025 berlangsung meriah. Sedikitnya 30 ribu apem keong mas disebar dalam ritual tahunan tersebut.

Tradisi sebaran apem keongmas diawali dengan kirab budaya prajurit keraton, Pakasa, kelompok drumband dan peserta kirab lain yang turut mengawal dua gunungan apem. Turut hadir, Bupati Boyolali Agus Irawan beserta Wakil Bupati Dwi Fajar Nirwana serta jajaran Forkopimda.

Adapun rutenya adalah dari halaman Kantor Kecamatan Banyudono menuju depan Masjid Ciptomulyo atau kawasan objek wisata Pengging.

Setelah melalui sejumlah prosesi ritual, gunungan apem keong mas tersebut langsung dinaikkan ke panggung tinggi. Sontak, ribuan pengunjung yang sudah menunggu cukup lama langsung bersorak meminta apem segera dibagikan.

Dua gunungan tersebut kemudian disebar di dua panggung, satu di panggung barat oleh pemerintah kabupaten Boyolali, serta satu lain disebar di depan alun alun pengging oleh keluarga keraton Surakarta.

Begitu apem mulai disebar, pengunjung yang sudah menyemut di bawah panggung pun berebutan mendapatkan apem yang diyakini memiliki tuah dan berkah. Bahkan ada pula yang menggunakan payung yang dibalik untuk menangkap apem.

Pegiat sejarah dan budayawan, R. Surojo menjelaskan tradisi sebar apem kukus keong mas hanya ada di Pengging saja. “Kalau bentuk apem kukus keong mas itu hanya ada disini (Penggung), karena sejarahnya memang berawal dari keresahan masyarakat tentang hama keong mas,” katanya.

Sebar apem kukus keong mas berkaitan dengan masyarakat Pengging yang harus menghadapi hama keong mas yang merusak tanaman di ladang. “Ceritanya dulu Raden Ngabehi Yosodipuro meminta petuntuk kepada tuhan bagaimana cara membasmi hama. hasilnya, masyarakat harus membuat apem yang dikukus, tapi dikukus dengan janur,” lanjutnya.

Apem kukus keong mas berbeda dengan apem pada umumnya yang tidak dibungkus dengan janur. Surojo menambahkan, sebanyak kurang lebih 50 kilo apem kukus keong mas disebar kepada masyarakat. “Tradisi ini merupakan wujud syukur dari masyarakat pengging, karena hasil pertanian telah berhasil dengan baik.”

Apem apem tersebut dikumpulkan dari 15 desa yang ada di Kecamatan Banyudono, tiap desa mengumpulkan 2000 apem.

Mustopha (45), warga Sambi mengaku ikut berebut apem untuk ngalap berkah. Meski hanya mendapat tujuh buah apem, dia merasa cukup beruntung. Apem tersebut sebagian dimakan dan sebagian dibawa pulang untuk diberikan kepada orang tuanya. “Apem akan ditanam di pojok sawah supaya hasil panennya bagus,” ucapnya. (her/ redslo)

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Topik: #INFODESANEWS TV #infodesanews #kabarindonesia
Kabiro Surakarta

Kabiro Surakarta

Kepala Biro Solo Raya & Surakarta

Pewarta isu sosial kemasyarakatan, budaya keraton, dan pemerintahan Solo Raya.

Redaksi Wilayah • Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
6 + 4 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi