Selasa, 29 September 2026
TERKINI
• Musrenbangdes Tahun 2027, Pemerintah Desa Sumber Jaya Berharap Pemkab Lamsel Bangun Jalan Tapip. (6 jam yang lalu) • Musrenbangdes Tahun 2027 Di Desa Margodadi, Noven Fahri Paparkan Pembangunan Di Tahun 2026 (6 jam yang lalu) • Musrenbangdes Tahun 2027 Di Desa Sinar Rejeki, Prioritaskan Pembangunan Jalan Poros Penghubung (6 jam yang lalu) • Sorotan Material Drainase P. Singkep 7, Konsultan: Jangan Nilai Hanya dari Tampilan (14 jam yang lalu) • Pemerintah Desa Purwotani Menggelar Rencana Pembangunan Desa Tahun 2027 (16 jam yang lalu) • Musrenbangdes Tahun 2027 Desa Sidoharjo, Mencapai Pajak Tertinggi Di Triwulan III (17 jam yang lalu) • Pemerintah Desa Karang Rejo Gelar Musrenbangdes Tahun 2027 (18 jam yang lalu) • Bukan Sekadar Administrasi, Inspektorat Awasi Program Pemkab Lamsel hingga Manfaat ke Masyarakat (21 jam yang lalu) • Peringati Hari Jadi Tenggarong, Dandim 0906/Kkr Bersama Forkopimda Ziarah Makam Raja-Raja (23 jam yang lalu) • Dandim 0906/Kkr Hadiri Acara Puncak Prosesi Penutupan Erau (23 jam yang lalu)
INFODESA 26 Juni 2022, 02:01 WIB 2,555 PDF

Resmikan Vihara, Bupati Harapkan Keberagaman di Pati Terus Terjaga

Kabiro Blora
Oleh: Kabiro Blora • ~2 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Resmikan Vihara, Bupati Harapkan Keberagaman di Pati Terus Terjaga
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Kabiro Blora

PATI, INFODESANEWS – Bupati Pati Haryanto, Sabtu (25/6), menghadiri peresmian Vihara Catur Dhamma Dhatu yang berlokasi di Dukuh Krajan Desa Bleber Kecamatan Cluwak.

Kehadiran Bupati Haryanto disambut dengan dua barongsai yang mengawalnya hingga ke tempat acara.”Sontak, atraksi barongsai tersebut menjadi tontonan warga sekitar serta tamu undangan yang terdiri atas sejumlah Bhikkhu dan umat Buddha dari Cluwak dan Gunungwungkal.

Bupati Haryanto dalam sambutannya mengatakan bahwa kerukunan dan toleransi di wilayah kabupaten Pati sangatlah tinggi. Hal itu terbukti dengan banyaknya rumah ibadah yang dibangun dan diresmikan. Bahkan, Haryanto berkisah, ada pula rumah ibadah beda keyakinan yang letaknya saling berdekatan namun tetap dapat menjalankan kewajiban ibadahnya masing-masing dengan nyaman dan damai tanpa konflik.

“Memang kita ini ditakdirkan hidup dengan keyakinan yang berbeda-beda, makanya tadi sudah disampaikan melalui salam Pancasila. Berbeda-beda, namun dalam kebhinekaan bersatu padu, sehingga kita harus saling menghormati. Kita harus toleransi, makanya di Cluwak, Gunungwungkal saya beberapa kali meresmikan kampung Pancasila”, sebut Haryanto.

Bupati juga menyampaikan ucapan selamat atas diresmikannya bangunan megah yang nantinya digunakan untuk ibadah umat Buddha ini. Apalagi, tambah Haryanto, bangunan tersebut adalah hasil swadaya dari masyarakat dan donatur.

“Justru itulah semangat persatuan kalau dikelola dengan baik dapat mewujudkan tempat ibadah yang besar dan representatif di beberapa tempat. Kebetulan saya juga sering membantu, yakni dari anggaran APBD yang kita alokasikan untuk renovasi maupun pembangunan vihara, kalau memang mengajukan”, ujar Bupati.

Haryanto pun berpesan agar keberagaman di wilayah Kabupaten Pati ini terus dijaga dan dibudayakan, sehingga yang mayoritas dapat menjaga dan melindungi yang minoritas.”Dirinya juga berharap agar masyarakat terus tetap membangun kerukunan umat beragama, karena memang manusia diciptakan berbeda-beda.

“Jadi ada yang menganut agama Islam, Buddha, Kristen, Katolik, ada yang aliran kepercayaan, itu semua dilindungi oleh Pemerintah. Dengan adanya tempat ibadah ini jangan hanya jadi monumen, tetapi harus benar-benar dapat meningkatkan kualitas ibadah kita”, tambah Haryanto.

Selain Bupati, hadir pula dalam peresmian Vihara Catur Dhamma Dhatu tersebut, Ketua FKUB Kabupaten Pati KH Ahmad Khoiron, Koordinator Gusdurian Pati Eddy Siswanto, Perwakilan Kemenag Pati, Forkopimcam Juwana serta para Bhikkhu dan ummat Buddha dari Cluwak dan sekitarnya.

Peresmian Vihara Catur Dhamma Dhatu ditandai dengan pemukulan gong sebanyak lima kali oleh Bupati Haryanto serta pemotongan pita yang berada di pintu masuk rumah ibadah.”Lanjut, Bupati juga sempat meninjau altar yang nantinya digunakan oleh umat Buddha untuk beribadah. (@Gus)

Oleh: Kabiro Blora

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Kabiro Blora
Jurnalis Terverifikasi Kepala Biro Blora

Kabiro Blora

Koordinator pewarta dan liputan wilayah Blora, Sesarengan mBangun Blora, Jawa Tengah.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
5 + 1 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi