Senin, 28 September 2026
TERKINI
• Sorotan Material Drainase P. Singkep 7, Konsultan: Jangan Nilai Hanya dari Tampilan (10 menit yang lalu) • Pemerintah Desa Purwotani Menggelar Rencana Pembangunan Desa Tahun 2027 (2 jam yang lalu) • Musrenbangdes Tahun 2027 Desa Sidoharjo, Mencapai Pajak Tertinggi Di Triwulan III (3 jam yang lalu) • Pemerintah Desa Karang Rejo Gelar Musrenbangdes Tahun 2027 (4 jam yang lalu) • Bukan Sekadar Administrasi, Inspektorat Awasi Program Pemkab Lamsel hingga Manfaat ke Masyarakat (7 jam yang lalu) • Peringati Hari Jadi Tenggarong, Dandim 0906/Kkr Bersama Forkopimda Ziarah Makam Raja-Raja (8 jam yang lalu) • Dandim 0906/Kkr Hadiri Acara Puncak Prosesi Penutupan Erau (9 jam yang lalu) • Antusias Warga Ramaikan Turnamen Orado Dalam Rangka HUT TNI Yang Digelar Kodim 0906/Kkr (9 jam yang lalu) • Kodim 0721/Blora Gelar Ziarah Nasional dan Tabur Bunga Peringati HUT ke-81 TNI (11 jam yang lalu) • Dari Buku hingga Tali Kasih, Dwi Riyanto Isi Pengajian RISMA dengan Pesan Kehidupan (15 jam yang lalu)
INFODESA 09 Februari 2025, 07:52 WIB 586 PDF

Ratusan Hektare Tanaman Padi di Candipuro Terendam Banjir, Petani Terancam Gagal Panen

Redaktur Lampung
Oleh: Redaktur Lampung • ~1 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Ratusan Hektare Tanaman Padi di Candipuro Terendam Banjir, Petani Terancam Gagal Panen
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Redaktur Lampung

LAMPUNG SELATAN, INFODESANEWS – Ratusan hektare sawah yang ditanami padi di Desa Sinar Pasemah, Beringin Kencana dan desa Way Gelam Kecamatan Candipuro kembali terendam banjir akibat curah hujan tinggi dalam beberapa hari terakhir. Akibatnya, para petani khawatir mengalami gagal panen dan mengalami kerugian besar.

Berdasarkan informasi yang diterima redaksi infodesanews.com, sedikitnya 100 hektare tanaman padi terdampak banjir dengan ketinggian air mencapai 50 hingga 80 cm.

Rohadi mengaku pasrah dengan kondisi ini, mengingat sebagian besar padi yang terendam sudah memasuki masa pertumbuhan yang krusial.

“Kalau air terus menggenang lebih dari tiga hari, kemungkinan besar tanaman padi akan rusak dan membusuk. Kami sangat berharap ada langkah dari pemerintah untuk membantu para petani yang terdampak,” ujar Rohadi salah satu petani di wilayah terdampak.

Saat ini, mereka tengah mengupayakan solusi untuk mengurangi genangan air, termasuk dengan memperbaiki sistem irigasi dan membuka saluran pembuangan.

Hingga saat ini, para petani hanya bisa berharap cuaca segera membaik agar banjir dapat surut dan tanaman padi bisa kembali tumbuh. Namun, jika curah hujan terus tinggi dalam beberapa hari ke depan, ancaman gagal panen semakin nyata. (Bambang)

Oleh: Redaktur Lampung

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Redaktur Lampung
Jurnalis Terverifikasi Redaktur Wilayah Lampung

Redaktur Lampung

Pengelola rubrik liputan daerah Lampung, dinamika desa, dan pembangunan nusantara.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
4 + 3 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi