Minggu, 27 September 2026
TERKINI
• Wujud Kepedulian Rakyat, Danrem 091/ASN Buka Bazar HUT Ke-81 TNI di Kodim 0901/Smd (15 jam yang lalu) • Hasil Lab Kasus MBG Blora Berbeda dengan Keterangan Dinkes, Bacillus cereus Dipertanyakan (1 hari yang lalu) • 17 Desa Wilayah Lamsel Bakal Mengikuti Penilaian Desa Antikorupsi Tingkat Provinsi (1 hari yang lalu) • Kodim 0721/Blora dan BAZNAS Bedah Dua Rumah Warga Sambut HUT ke-81 TNI (1 hari yang lalu) • Fly Jaya Buka Rute Penerbangan Reguler Masamba-Makassar Segera Mengudara (1 hari yang lalu) • Ketum LAFKI dr Benny, Dorong RS Elim Rantepao Dikembangkan sebagai Rumah Sakit Pendidikan (1 hari yang lalu) • SDN 1 Plosarjo Terima Bantuan Revitalisasi, Kelas Rusak Kini Siap Jadi Ruang Belajar Nyaman (1 hari yang lalu) • Perkuat Kelembagaan dan Kolaborasi, PWI Sulsel Silaturahmi ke Bank Mandiri (1 hari yang lalu) • Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (2 hari yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (2 hari yang lalu)
INFODESA 24 November 2025, 19:53 WIB 2,448 PDF

Ratusan Guru Honorer Non-Database Jadi Sorotan Jenggis Khan Haikal dalam Pembahasan APBD 2026

Redaktur Lampung
Oleh: Redaktur Lampung • ~2 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Ratusan Guru Honorer Non-Database Jadi Sorotan Jenggis Khan Haikal dalam Pembahasan APBD 2026
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Redaktur Lampung

LAMPUNG SELATAN, INFODESANEWS — Pembahasan APBD Tahun Anggaran 2026 antara Banggar DPRD Lampung Selatan dan TAPD kembali berlangsung tegang. Selain menyoroti pengurangan transfer pusat sebesar 17,69 persen, forum ini juga diwarnai perhatian serius terhadap nasib ratusan guru honorer non-database yang hingga kini belum mendapat kepastian status maupun penghasilan layak.

Anggota Banggar dari Fraksi Demokrat, Jenggis Khan Haikal, menjadi salah satu yang paling tegas mengangkat isu tersebut. Jenggis menilai pemerintah daerah tidak boleh mengabaikan keberadaan para guru honorer non-database yang selama ini tetap mengabdi di sekolah-sekolah, meski status mereka belum terakomodasi secara formal dalam sistem kepegawaian daerah.

“Ratusan guru honorer non-database ini bukan angka, mereka manusia yang menjalankan tugas negara setiap hari. Mereka mengajar, mendidik, dan menjaga masa depan anak-anak kita, tetapi tidak masuk dalam skema pembiayaan resmi. Ini ketidakadilan yang tidak boleh dibiarkan,” tegas Jenggis Khan Haikal dalam rapat Banggar yang dipusatkan di ruang Banggar DPRD setempat, Senin (24/11/2025)

Ia mempertanyakan kesiapan TAPD dan Dinas Pendidikan dalam menyusun skema pendampingan anggaran yang lebih manusiawi, minimal memberikan insentif operasional yang dapat meringankan beban ekonomi para guru non-database tersebut.

Menurut Jenggis, kondisi fiskal yang tertekan akibat penurunan transfer pusat justru harus mendorong pemerintah daerah untuk lebih cermat dan berpihak dalam pengalokasian anggaran, bukan semakin menjauhkan hak-hak para tenaga pendidik.

“Jika kita bicara prioritas, pendidikan adalah pondasi. Kalau guru-guru ini tidak masuk database, bukan berarti mereka tidak layak diperjuangkan. Saya minta TAPD membuka ruang khusus agar ada solusi dalam APBD 2026,” ujarnya.

Pimpinan Banggar dan beberapa anggota lain turut mendukung agar isu ini dibahas lebih dalam pada rapat lanjutan dengan OPD teknis. Mereka sepakat bahwa peran guru honorer, baik yang masuk database maupun tidak, tetap krusial dalam menjaga kualitas pendidikan di Lampung Selatan.

TAPD pada kesempatan itu menyebut akan mengevaluasi kembali alokasi belanja sektor pendidikan serta berdiskusi dengan Dinas Pendidikan terkait skema yang memungkinkan pemberian dukungan tanpa melanggar regulasi kepegawaian.

Pembahasan APBD pun kembali mengerucut pada keseimbangan antara penyesuaian fiskal dan keberpihakan terhadap kebutuhan masyarakat. Rapat ditutup dengan catatan bahwa isu guru honorer non-database akan menjadi salah satu prioritas pembahasan pada tahapan berikutnya. (Red)

Oleh: Redaktur Lampung

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Redaktur Lampung
Jurnalis Terverifikasi Redaktur Wilayah Lampung

Redaktur Lampung

Pengelola rubrik liputan daerah Lampung, dinamika desa, dan pembangunan nusantara.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
4 + 5 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi