Jumat, 25 September 2026
TERKINI
• Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (9 jam yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (16 jam yang lalu) • Bupati Banyumas Dukung GreenMu, Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi (23 jam yang lalu) • Ilusa Berbagi, Salurkan 148 Tangki Air Bersih untuk Warga Blora (1 hari yang lalu) • Kejari Lampung Timur Periksa Sejumlah Pihak: Pengusutan Dugaan Korupsi Proyek Sapi Dinas Perikanan dan Peternakan (1 hari yang lalu) • Kuasa Hukum Korban Pertanyakan Dasar Tuntutan 9 Tahun terhadap Ansori dalam Kasus Fajar Aries Saputra (1 hari yang lalu) • DPRD Lamsel Gelar RDP Gabungan Komisi DPRD Lamsel Bahas Rencana Geothermal Gunung Rajabasa (1 hari yang lalu) • Bupati Egi: Pesantren Membentuk Generasi Muda di Tengah Pesatnya Tekhnologi dan Arus Informasi (2 hari yang lalu) • Bupati Egi: Pesantren Membentuk Generasi Muda di Tengah Pesatnya Tekhnologi dan Arus Informasi (2 hari yang lalu) • Pastikan Penyaluran Tepat Sasaran, Babinsa Dampingi Pembagian Bantuan Beras (2 hari yang lalu)
INFODESA 23 Mei 2026, 17:10 WIB 2,689 kali dibaca ~3 mnt baca Bukti Tayang (PDF)

Putri Kalianda Tantang Drifter Nasional di IDS 2026, Widyya Turro Buktikan Lampung Selatan Punya Talenta Balap Nasional

Penulis: Redaktur Lampung
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Putri Kalianda Tantang Drifter Nasional di IDS 2026, Widyya Turro Buktikan Lampung Selatan Punya Talenta Balap Nasional
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Redaktur Lampung

LAMPUNG SELATAN, INFODESANEWS — Sorak penonton memenuhi arena Way Handak Expo, Kalianda, Sabtu (23/5/2026). Di antara deru mesin dan kepulan asap ban yang membakar aspal, ada satu nama yang menyita perhatian publik Lampung Selatan: Widyya Turro.

Bukan karena ia datang sebagai unggulan nasional. Justru sebaliknya, Widyya hadir sebagai wajah baru, talenta muda lokal yang untuk pertama kalinya dipercaya tampil di Indonesian Drift Series (IDS) 2026, kompetisi drift bergengsi tingkat nasional.

Bagi perempuan muda asal Kalianda itu, ini bukan sekadar lomba. Ini adalah panggung pembuktian.

Untuk pertama kalinya, seorang putri daerah Lampung Selatan mendapat dukungan sponsor untuk turun langsung di lintasan resmi, beradu kemampuan dengan para drifter nasional yang selama ini hanya ia lihat dari kejauhan.

“Ini pertama kali saya ikut lomba drift. Rasanya sangat menegangkan, tapi sekaligus bangga karena bisa mewakili Lampung Selatan di event nasional,” ujar Widyya.

Sebelum tampil di IDS, Widyya menjalani latihan intensif selama dua bulan. Setiap sesi latihan ia jalani dengan satu tekad, membuktikan bahwa pembalap lokal juga layak berdiri sejajar dengan nama-nama besar di dunia drifting nasional.

Tantangan itu tidak ringan. Drift bukan sekadar memacu kendaraan cepat, tetapi soal keberanian, presisi, dan kendali penuh di tengah tekanan.

Namun justru di sanalah Widyya menemukan gairahnya.

Menariknya, dunia drift bukanlah arena pertama yang ia kenal.

Widyya sebelumnya lebih akrab dengan balap drag, lintasan lurus yang menuntut kecepatan murni. Namun sebuah ajakan untuk mencoba drifting justru mengubah arah perjalanannya.

“Aku awalnya memang suka drag race. Tapi waktu ditawari latihan drift, ternyata rasanya berbeda. Lebih menantang, lebih seru,” katanya.

Meski baru setahun terjun di dunia balap dan baru sekali mengikuti kompetisi drag race, Widyya mengaku langsung jatuh cinta pada atmosfer motorsport.

“Memang seseru itu dunia balap mobil,” ucapnya sambil tersenyum.

Keikutsertaan Widyya di IDS 2026 membawa pesan yang jauh lebih besar daripada sekadar hasil di lintasan.

Ia menjadi simbol bahwa Kabupaten Lampung Selatan tidak kekurangan talenta muda, termasuk di cabang olahraga otomotif yang selama ini kerap didominasi nama-nama besar dari kota besar.

Di tengah geliat sport tourism yang sedang dibangun melalui ajang IDS di Way Handak Expo, kehadiran Widyya memberi dimensi baru, bahwa event nasional ini bukan hanya menghadirkan tontonan, tetapi juga membuka ruang lahirnya atlet lokal.

Dan bagi banyak anak muda di Kabupaten Lampung Selatan, kisah Widyya adalah pesan sederhana namun kuat, mimpi besar bisa dimulai dari daerah sendiri.

Di lintasan Way Handak, Widyya mungkin sedang belajar menghadapi lawan-lawan besar. Namun bagi masyarakat Kabupaten Lampung Selatan, ia sudah memenangkan sesuatu yang jauh lebih penting: kebanggaan.

Seorang dara muda dari Kalianda kini berdiri di lintasan nasional, membuktikan bahwa putri daerah pun mampu melaju kencang, berani, dan percaya diri di panggung Indonesia. (Rilis Kmf)

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Redaktur Lampung

Redaktur Lampung

Redaktur Wilayah Lampung

Pengelola rubrik liputan daerah Lampung, dinamika desa, dan pembangunan nusantara.

Redaksi Wilayah • Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
2 + 3 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi