Minggu, 27 September 2026
TERKINI
• LSM Harimau Blora Siap Ikut Aksi Moral di MNC Tower Jakarta (41 menit yang lalu) • Wujud Kepedulian Rakyat, Danrem 091/ASN Buka Bazar HUT Ke-81 TNI di Kodim 0901/Smd (1 hari yang lalu) • Hasil Lab Kasus MBG Blora Berbeda dengan Keterangan Dinkes, Bacillus cereus Dipertanyakan (1 hari yang lalu) • 17 Desa Wilayah Lamsel Bakal Mengikuti Penilaian Desa Antikorupsi Tingkat Provinsi (2 hari yang lalu) • Kodim 0721/Blora dan BAZNAS Bedah Dua Rumah Warga Sambut HUT ke-81 TNI (2 hari yang lalu) • Fly Jaya Buka Rute Penerbangan Reguler Masamba-Makassar Segera Mengudara (2 hari yang lalu) • Ketum LAFKI dr Benny, Dorong RS Elim Rantepao Dikembangkan sebagai Rumah Sakit Pendidikan (2 hari yang lalu) • SDN 1 Plosarjo Terima Bantuan Revitalisasi, Kelas Rusak Kini Siap Jadi Ruang Belajar Nyaman (2 hari yang lalu) • Perkuat Kelembagaan dan Kolaborasi, PWI Sulsel Silaturahmi ke Bank Mandiri (2 hari yang lalu) • Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (2 hari yang lalu)
INFODESA 12 Januari 2018, 22:29 WIB 1,706 PDF

Puting Beliung Memporak – Porandakan 222 Rumah Di Wangon

Redaksi Infodesanews
Oleh: Redaksi • ~2 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Puting Beliung Memporak – Porandakan 222 Rumah Di Wangon
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Redaksi

Banyumas,Infodesanews.com – Sampai Jumat (12/1/2018), jumlah rumah yang mengalami kerusakan tersapu angin puting beliung, Kamis (11/1/2018) sore di Kecamatan wangon, Kabupaten Banyumas mencapai 222 rumah. Terdiri di Desa Klapagadinng sebanyak 156 rumah rusak sedang, 7 rumah rusak parah. Desa Klapagading Kulon, sebanyak 7 rumah rusak sedang dan 9 rumah rusak ringan. Di Desa Banteran, 1 rumah rusah parah, 7 rumah rusak sedang dan 35 rusak ringan.

Dari rumah sebanyak ini, 10 penghuni rumah semalam terpaksa harus mengungsi. Akibat rumah mereka mengalami kerusakan  parah. Terdiri dari tujuh rumah di Desa Klapagading, dua rumah di Desa Klapagading Kulon dan satu rumah di Banteran.

Kepala Desa Klapagading Rudianto mengatakan ada sekitar 20 orang, warganya yang semalam mengungsi ke rumah saudara mereka. Akibat rumah mereka rusak berat, sehingga tidak bisa dihuni. Untuk itu, pada Jumat ini pihaknya fokus melakukan upaya pembersihan, pohon yang tumbang yang menimpa rumah. Karena sebagian rumah yang rusak akibat tertimpa pohon.

” Hari ini kita fokus untuk membersihkan dan melakukan perbaikan rumah, dengan tujuan bisa digunakan secepatnya. Upaya ini juga dibantu oleh Tagana, BPBD, TNI, Pramuka Peduli dan relawan lainya. Semalam penghuni rumah yang rusak terpaksa tidur di rumah saudara mereka,” kata Rudianto di Kantor Balai Desa Klapagading.

Sementara itu, Kepala Desa Banteran Yulianto mengatakan, selain ada puluhan rumah yang rusak akibat angin puting beliung. Dampak lainya sebagian warganya dari Kamis sore, hingga Jumat pagi tidak teraliri listrik. Akibat jaringan listrik rusak tertimpa pohon.

” Kami berharap PLN segera melakukan perbaikan jaringan listrik, agar aliran listrik berjalan normal. Kami juga berharap kepada pemerintah Kabupaten Banyumas untuk ikut membantu, membangun rumah yang rusak,”kata Yulianto.

Selain dampak kerusakan bangunan rumah, angin puting beliung juga menyebabkan kerusakan fasilitas umum. Diantaranya rusaknya atap ruang pelayanan Samsat Pembantu Wangon, dan  dua gedung pondok pesantren tertimpa pohon. Perkiraan saat ini untuk jumlah pohon yang tumbang mencapai ratusan, dengan dominasi pohon kelapa, jati, dan albasia.(Parsito/Ar)

Oleh: Redaksi

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Redaksi Infodesanews
Jurnalis Terverifikasi Redaksi Pelaksana & Admin

Redaksi Infodesanews

Dewan Redaksi Pusat INFODESANEWS Bersama Membangun Indonesia.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
5 + 7 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi