Jumat, 25 September 2026
TERKINI
Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (4 jam yang lalu) Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (10 jam yang lalu) Bupati Banyumas Dukung GreenMu, Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi (18 jam yang lalu) Ilusa Berbagi, Salurkan 148 Tangki Air Bersih untuk Warga Blora (20 jam yang lalu) Kejari Lampung Timur Periksa Sejumlah Pihak: Pengusutan Dugaan Korupsi Proyek Sapi Dinas Perikanan dan Peternakan (20 jam yang lalu) Kuasa Hukum Korban Pertanyakan Dasar Tuntutan 9 Tahun terhadap Ansori dalam Kasus Fajar Aries Saputra (20 jam yang lalu) DPRD Lamsel Gelar RDP Gabungan Komisi DPRD Lamsel Bahas Rencana Geothermal Gunung Rajabasa (21 jam yang lalu) Bupati Egi: Pesantren Membentuk Generasi Muda di Tengah Pesatnya Tekhnologi dan Arus Informasi (1 hari yang lalu) Bupati Egi: Pesantren Membentuk Generasi Muda di Tengah Pesatnya Tekhnologi dan Arus Informasi (1 hari yang lalu) Pastikan Penyaluran Tepat Sasaran, Babinsa Dampingi Pembagian Bantuan Beras (2 hari yang lalu)
INFODESA 27 Mei 2020, 16:53 WIB 2,456 kali dibaca ~2 mnt baca Bukti Tayang (PDF)

Presiden Ingin Gugus Tugas dan Kementerian Harus Fokus Pada Provinsi

Penulis: admin
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Presiden Ingin Gugus Tugas dan Kementerian Harus Fokus Pada Provinsi
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

JAKARTA,INFODESANEWS – Seskab mencatat arahan Presiden Jokowi pada Ratas melalui Video Teleconference mengenai Percepatan Penanganan Pandemi Covid-19, Rabu (27/5).

Presiden Joko Widodo (Jokowi) minta adanya pengendalian arus balik dan fokus pada provinsi yang kasus barunya cukup tinggi.

Secara lengkap, 3 arahan Presiden Jokowi pada Rapat Terbatas (ratas) melalui Video Teleconference mengenai Percepatan Penanganan Pandemi Covid-19, adalah sebagai berikut:

Pertama, yang berkaitan dengan pengendalian arus balik.”Menurut Presiden, ini penting untuk dikendalikan agar tidak terjadi sirkulasi bolak-balik dalam penyebaran virus yang berpotensi untuk memunculkan gelombang yang kedua, utamanya di wilayah Jabodetabek.

“Karena saya melihat data terakhir tadi pagi tren untuk R0 maupun Rt dari DKI Jakarta sudah di bawah 1. Sehingga ini perlu terus kita tekan agar lebih menurun lagi,” tutur Presiden Rabu (27/5), dari Istana Merdeka, Provinsi DKI Jakarta.

Kedua, Presiden ingin Gugus Tugas dan Kementerian juga fokus pada provinsi yang memiliki kasus barunya cukup tinggi.

“Di Jawa terutama agar dibantu, diberikan dukungan penuh untuk provinsi Jawa Timur, terutama yang berkaitan dengan kesiapan rumah sakit rujukan dan rumah sakit daruratnya,” ungkap Presiden.

Kepala Negara meminta Menteri Kesehatan dan Ketua Gugus Tugas betul-betul Provinsi Jawa Timur menjadi perhatian.

“Kemudian juga yang berkaitan dengan percepatan pengujian sampel, pelacakan untuk yang terpapar di Jawa Timur betul-betul dilaksanakan langkah-langkah pengendalian,” kata Presiden.

Termasuk juga, menurut Presiden, provinsi lain di luar Jawa yang penambahannya masih cukup tinggi, yaitu di Sulawesi Selatan, Kalimantan Selatan, Sumatra Selatan, Papua, dan NTB.

Ketiga, Presiden minta target uji spesimen 10.000 per hari yang sudah diberikan target beberapa bulan yang lalu agar dikejar.

“Sehingga betul-betul ada sebuah kecepatan,”cetus Presiden.(Dewa)

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Kamera Mirrorless 4K WiFi Ultra HD Kit Lensa
Kamera Mirrorless 4K WiFi Ultra HD Kit Lensa
Rp 3.499.000 Rp 5.200.000
Beli di Shopee
Smartphone 5G 8GB/256GB Baterai 6000mAh
Smartphone 5G 8GB/256GB Baterai 6000mAh
Rp 2.199.000 Rp 2.899.000
Beli di Shopee
Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama

Admin Utama

Administrator Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
8 + 8 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi