Jumat, 25 September 2026
TERKINI
• Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (7 jam yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (14 jam yang lalu) • Bupati Banyumas Dukung GreenMu, Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi (22 jam yang lalu) • Ilusa Berbagi, Salurkan 148 Tangki Air Bersih untuk Warga Blora (1 hari yang lalu) • Kejari Lampung Timur Periksa Sejumlah Pihak: Pengusutan Dugaan Korupsi Proyek Sapi Dinas Perikanan dan Peternakan (1 hari yang lalu) • Kuasa Hukum Korban Pertanyakan Dasar Tuntutan 9 Tahun terhadap Ansori dalam Kasus Fajar Aries Saputra (1 hari yang lalu) • DPRD Lamsel Gelar RDP Gabungan Komisi DPRD Lamsel Bahas Rencana Geothermal Gunung Rajabasa (1 hari yang lalu) • Bupati Egi: Pesantren Membentuk Generasi Muda di Tengah Pesatnya Tekhnologi dan Arus Informasi (2 hari yang lalu) • Bupati Egi: Pesantren Membentuk Generasi Muda di Tengah Pesatnya Tekhnologi dan Arus Informasi (2 hari yang lalu) • Pastikan Penyaluran Tepat Sasaran, Babinsa Dampingi Pembagian Bantuan Beras (2 hari yang lalu)
INFODESA 16 Agustus 2020, 03:55 WIB 1,826 kali dibaca ~2 mnt baca Bukti Tayang (PDF)

Prajurit Korem 091/ASN Dilibatkan dan Hanya 6 Paskibra Bertugas Saat Pengibaran dan Penurunan Bendera di Kantor Gubernur Kaltim

Penulis: admin
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Prajurit Korem 091/ASN Dilibatkan dan Hanya 6 Paskibra Bertugas Saat Pengibaran dan Penurunan Bendera di Kantor Gubernur Kaltim
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

SAMARINDA. INFODESANEWS – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) menggelar latihan pengibaran dan penurunan bendera merah putih di halaman Kantor Gubernur Kaltim, Jumat (14/8/2020).

Latihan tersebut dilakukan sebagai persiapan upacara detik-detik proklamasi 17 Agustus. Tahun ini upacara peringatan ulang tahun ke-75 Republik Indonesia hanya dilakukan di halaman Kantor Gubernur Kaltim, mengingat hingga saat ini pandemi Virus Corona ( covid-19 ) belum juga berakhir.

Semua prosesi upacara dilakukan dengan berpedoman pada protokol kesehatan.

Seluruh petugas upacara menggunakan masker, sarung tangan, serta menjaga jarak, sama halnya dengan para peserta upacara, termasuk para tamu undangan nantinya.

“Pagi ini kita lakukan gladi pengibaran dan penurunan bendara merah putih. Semua kita laksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan,” ucap Kepala Dispora Kaltim, Muhammad Syirajudin.

Setelah upacara pengibaran bendera selesai, pihaknya akan melanjutkan mengikuti upacara detik-detik proklamasi secara virtual di Gedung Serba Guna Kantor Gubernur Kaltim terhubung langsung dengan istana negara.

“Setelah kita selesai gelar upacara pengibaran, dilanjutkan detik-detik proklamasi secara virtual dengan istana negara,” tuturnya.

“Nanti yang hadir juga tidak banyak, jumlahnya kurang dari 20 orang saja yang terdiri dari Gubernur, Wakil Gubernur, Pangdam VI Mulawarman, Kapolda Kaltim, Ketua DPRD Kaltim Sekda Prov Kaltim, Kanwil Agama, Kepala Kejati, serta para asisten,” ujarnya.

Dia menjelaskan, pada upacara pengibaran dan penurunan bendera tahun ini, tidak banyak Pasukan Pengibar bendera (Paskibra) yang dilibatkan, hanya terdapat enam petugas, masing-masing tiga petugas untuk pengibaran dan tiga petugas saat penurunan bendera.

“Paskibraka yang bertugas tahun ini merupakan petugas di tahun 2019, tahun ini kami memang tidak lakukan seleksi. Untuk pengukuhan Paskibraka juga sudah dilakukan secara virtual, Kamis (13/8/2020) kemarin,” ucapnya.

Sementara itu, Sekretaris Panitia Upacara peringatan ulang tahun ke-75 Republik Indonesia, Deni Sutrisno mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk menghentikan seluruh aktivitas pada pukul 11.17- 11.20 Wita pada 17 Agustus 2020 mendatang.

“Tiga menit hentikan seluruh aktivitas, lalu berdiri tegak, kita mengheningkan cipta sejenak. Nantinya juga ada sirine berbunyi,” katanya.

“Dengan ini kami ingin seluruh masyarakat juga punya semangat yang sama pada peringatan ulang tahun ke-75 Republik Indonesia, tapi tetap harus patuhi protokol kesehatan,” ucapnya.

Pada upacara pengibaran dan penurunan bendera kali ini hanya melibatkan personel Yonif 611/Awang Long, Detasemen B Pelopor Brimob Polda Kaltim, Satpol PP Provinsi Kaltim, serta jajaran Korpri di lingkungan Pemprov Kaltim.

Penulis Murdi

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama

Admin Utama

Administrator Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
6 + 8 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi