Jumat, 25 September 2026
TERKINI
• Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (14 jam yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (20 jam yang lalu) • Bupati Banyumas Dukung GreenMu, Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi (1 hari yang lalu) • Ilusa Berbagi, Salurkan 148 Tangki Air Bersih untuk Warga Blora (1 hari yang lalu) • Kejari Lampung Timur Periksa Sejumlah Pihak: Pengusutan Dugaan Korupsi Proyek Sapi Dinas Perikanan dan Peternakan (1 hari yang lalu) • Kuasa Hukum Korban Pertanyakan Dasar Tuntutan 9 Tahun terhadap Ansori dalam Kasus Fajar Aries Saputra (1 hari yang lalu) • DPRD Lamsel Gelar RDP Gabungan Komisi DPRD Lamsel Bahas Rencana Geothermal Gunung Rajabasa (1 hari yang lalu) • Bupati Egi: Pesantren Membentuk Generasi Muda di Tengah Pesatnya Tekhnologi dan Arus Informasi (2 hari yang lalu) • Bupati Egi: Pesantren Membentuk Generasi Muda di Tengah Pesatnya Tekhnologi dan Arus Informasi (2 hari yang lalu) • Pastikan Penyaluran Tepat Sasaran, Babinsa Dampingi Pembagian Bantuan Beras (2 hari yang lalu)
NASIONAL 11 Januari 2020, 07:08 WIB 1,806 kali dibaca ~3 mnt baca Bukti Tayang (PDF)

Polres Bersama Pemkab Lamsel Gelar Simulasi Penanganan Bencana Alam

Penulis: admin
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Polres Bersama Pemkab Lamsel Gelar Simulasi Penanganan Bencana Alam
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

LAMPUNG SELATAN, INFODESANEWS — Badan Meteorologi Klimatologi dan Giofisika (Bmkg) memperkirakan cuaca Ekstrim akan terjadi di sejumlah wilayah di Indonesia, antara lain di Pulau Jawa bagian Barat, Pantura Jawa, Sumatera Selatan bagian Timur, Blitung Kalimantan bagian Tengah dan Selatan, dan Selatan serta Papua.

Cuaca Ekstrim pun saat ini masih melanda Provinsi Lampung termasuk Kabupaten Lampung Selatan. Oleh karena itu masyarakat dihimbau waspada untuk mengantisipasi terjadinya hal yang tidak didinginkan.

Guna mengantisipasi terjadinya bencana alam tersebut, Kepolisian Resort (Polres) Lampung Selatan menggelar simulasi kesiapsiagaan penanggulangan bencana alam di Lapangan Korpri Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan, Jumat sore (10/1/2020).

Selain jajaran Polres Lampung Selatan, simulasi tersebut melibatkan unsur dari Kodim 0421 Lampung Selatan, ASDP, Basarnas, PMI, Tagana, Senkom, PLN, RAPI, Pramuka serta organisasi terkait lainnya.

Sementara, pihak dari Pemkab Lampung Selatan menerjunkan tim dari BPBD, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, RSUD, Satpol PP dan Pemadam Kebakaran, Dinas PU-PR, Dinas Kominfo, serta Dinas Perhubungan.

Simulasi itu mengambil tema “Bencana Banjir di Lampung Selatan”. Meskipun sempat tertunda karena hujan, simulasi yang mengangkat cerita kejadian banjir di Desa Kedaung, Kecamatan Sragi itu pun berlangsung dramatis dan lancar.

Hadir dalam kegiatan itu, Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Pemkab Lampung Selatan Supriyanto, S.Sos, MM mewakili Plt Bupati Lampung Selatan, Kapolres Lampung Selatan AKBP Eddie Purnomo, SH, S.IK, MM serta Dandim 0421 Lampung Selatan Letkol Kav Robinson Octovianus Bessie.

Nampak hadir juga Wakil Ketua III DPRD Lampung Selatan Darol Khutni, GM PT ASDP Cabang Bakauheni Hasan Lessy, Wakil Kepala PN Kalianda, sejumlah pejabat utama Pemkab Lampung Selatan, serta utusan dari instansi terkait lainnya.

Bacajuga –>https://blora.bromohosting.com/video-kodim-0716-demak-bantu-evakuasii-ratusan-warga/

Dalam penyampaiannya Supriyanto menuturkan, wilayah Lampung Selatan sudah memasuki musim penghujan yang puncaknya diperkiraan terjadi pada bulan Januari hingga Februari 2020. Sehingga perlu diwaspadai segala bentuk bencana alam, terutama banjir dan angin puting beliung.

“Sampai pertengahan Februari curah hujan masih cukup besar, ini tentu harus disikapi dengan serius. Karena ketika musim hujan, selalu ada wilayah di Lampung Selatan yang tergenang air cukup tinggi dan menjadi suatu musibah banjir,” ujar Supriyanto disela-sela kegiatan simulasi tersebut kepada tim ini.

Supriyanto melanjutkan, dengan dilakukannya siaga khusus bencana tersebut, diharapkan seluruh personel yang didukung peralatan penanggulangan bencana lebih siap mengantisipasi dampak dari bencana serta dapat mengurangi risiko bencana dan meringankan beban masyarakat jika musibah.

“Ini (simulasi) untuk melihat potensi personel yang kita miliki dalam rangka mengantisipasi bencana khususnya banjir. Selain itu juga untuk memudahkan semua personel memahami tugas pokok dan fungsinya manakala terjadi bencana. Tetapi mudah-mudahan kita semua berdoa bencana ini tidak terjadi di Lampung Selatan,” imbuhnya.

Menurutnya, melihat perkembangan situasi di tanah air saat ini, banyak terjadi bencana alam yang menjadi perhatian publik akibat dampak cuaca ekstrem yang menimbulkan permasalahan seperti masyarakat untuk mengungsi, adanya korban jiwa, serta rusaknya fasilitas publik atau rumah warga.

Baca juga –>https://blora.bromohosting.com/video-kodim-0716-demak-bantu-evakuasii-ratusan-warga/

“Walaupun bencana tidak bisa kita prediksi, tapi tentu sebagai pemerintah daerah bersama TNI-Polri dan seluruh instansi terkait lainnya mempunyai tanggungjawab untuk memastikan masyarakatnya tertangani dengan baik apabila terjadi bencana,” tandasnya. (az/Sg)

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Topik: #NASIONAL #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama

Admin Utama

Administrator Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
6 + 7 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi