Minggu, 27 September 2026
TERKINI
• LSM Harimau Blora Siap Ikut Aksi Moral di MNC Tower Jakarta (4 jam yang lalu) • Wujud Kepedulian Rakyat, Danrem 091/ASN Buka Bazar HUT Ke-81 TNI di Kodim 0901/Smd (1 hari yang lalu) • Hasil Lab Kasus MBG Blora Berbeda dengan Keterangan Dinkes, Bacillus cereus Dipertanyakan (2 hari yang lalu) • 17 Desa Wilayah Lamsel Bakal Mengikuti Penilaian Desa Antikorupsi Tingkat Provinsi (2 hari yang lalu) • Kodim 0721/Blora dan BAZNAS Bedah Dua Rumah Warga Sambut HUT ke-81 TNI (2 hari yang lalu) • Fly Jaya Buka Rute Penerbangan Reguler Masamba-Makassar Segera Mengudara (2 hari yang lalu) • Ketum LAFKI dr Benny, Dorong RS Elim Rantepao Dikembangkan sebagai Rumah Sakit Pendidikan (2 hari yang lalu) • SDN 1 Plosarjo Terima Bantuan Revitalisasi, Kelas Rusak Kini Siap Jadi Ruang Belajar Nyaman (2 hari yang lalu) • Perkuat Kelembagaan dan Kolaborasi, PWI Sulsel Silaturahmi ke Bank Mandiri (2 hari yang lalu) • Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (2 hari yang lalu)
NASIONAL 18 Februari 2021, 13:02 WIB 1,284 PDF

Polisi Kini Buru Pembakar Kampus Universitas Andi Djemma Palopo

Admin Utama
Oleh: admin • ~3 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Polisi Kini Buru Pembakar Kampus Universitas Andi Djemma Palopo
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

SULSEL, INFODESANEWS — Pasca kebakaran yang menghanguskan kampus Fakultas Teknik (FT) Universitas Andi Djemma (Unanda) di Jalan Tandipau, Kelurahan Tomarundung, Kecamatan Wara Barat, Kota Palopo, Sulawesi Selatan, kini pelan-pelan sudah mulai terkuak.

Diketahui kampus yang terbakar pada Selasa (1/12/2020) sekira pukul 04.00 subuh itu, ternyata tidak murni akibat peristiwa kebakaran biasa.

Kepala Kepolisian Resort Palopo, AKBP Alfian Nurnas, SH, SIK, MH, melalui Kasat Reskrim Polres Palopo, AKP Andi Aris Abubakar, saat jumpa pers dengan wartawan usai acara gelar perkara pada Jumat (5/2) lalu, mengatakan bahwa, kebakaran itu bukan di akibatkan korsleting listrik atau arus pendek, sehingga, pihaknya menaikkan kasus itu dari penyelidikan ke penyidikan.

Menurutnya, saat menggelar jumpa pers, Rabu kemarin, (17/22021), pihak Reskrim Polres Palopo mulai membuka sedikit nama terduga Pelaku pembakaran itu.

“Kita sangat berhati-hati, agar terduga pelaku mudah dibekuk sehingga misteri ini bisa terungkap dengan tuntas. Pelan-pelan ya, jangan buru-buru, sabar dulu,” kata Andi Aris Abubakar.

Lebih lanjut, Kasat Reskrim Polres Palopo, menyebutkan, saat ini pihaknya telah mengidentifikasi satu orang terduga pelaku, yakni seorang pria berinisial ON, kini sedang dalam pengejaran Polisi.

“Saat ini ada satu orang terduga pelaku pembakaran berinisial ON, sedang dalam pengejaran,” singkat AKP Andi Aris Abubakar kepada awak media.

Ia mengatakan, sehari sebelum peristiwa nahas itu, yakni pada Senin (30/112020) lalu, aktivitas di kampus Fakultas Teknik Unanda Palopo, terdapat aktivitas mencurigakan. Sehingga saatnya akan dibuka oleh Pihak Polres Palopo yang pada saat pasca kejadian turut diback-up Tim dari Labfor Polda Sulsel.

Posisi kunci ada pada rekaman CCTV per tanggal 30/11 tersebut, beberapa jam sebelum terduga pelaku beraksi, sejak Senin sore hingga Selasa dini hari. Sedikitnya terdapat dua kamera CCTV yang menjadi bukti petunjuk polisi mengungkap kasus ini.

“Di depan kampus FT Unanda, ada mini market Alfamart dan Warung Bakso Solo Mandiri serta mini market Angesti. Begitupun di samping kampus FT Unanda, terpantau kantor Sumber Daya Air Cipta Karya dan Tata Ruang UPT PSDA Wilayah S. Pompengan-Larona milik Pemprov Sulsel,” ungkap Andi Aris Abubakar.

Di tempat terpisah, Wakil Rektor ll kampus Unanda, DR. Suryanto, SP., M.Si, saat ditemui di ruang kerjanya, memberi apresiasi atas kinerja Polres Palopo yang telah berhasil mengungkap penyebab kebakaran dan juga berhasil menetapkan satu orang terduga pelaku pembakaran itu.

“Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Kapolres Palopo beserta jajarannya atas kinerja maksimal yang dilakukan, sehingga sinergi yang selama ini dijalin, akhirnya membuahkan hasil sesuai dengan harapan kami,” kata DR. Suryanto.

Selain itu, ia sangat berharap, pelaku pembakaran yang saat ini masih dalam pengejaran oleh kepolisian itu agar segera mungkin tertangkap dan diberi hukuman setimpal. Adapun jika ada aktor lain dibalik tindakan pembakaran kampus tersebut, ia juga sangat berharap besar kepada jajaran Polres Polopo agar segera diusut dan ditangkap.

“Kami berharap pelaku diberi hukuman setimpal. Sebab kita ketahui, bangunan kampus yang dibakar itu merupakan aset negara dan karena tindakan pelaku tersebut telah merugikan negara,” harap Suryanto. (ben)

Oleh: admin

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #NASIONAL #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama
Jurnalis Terverifikasi Administrator Utama

Admin Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
6 + 8 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi