Jumat, 25 September 2026
TERKINI
• Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (11 jam yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (17 jam yang lalu) • Bupati Banyumas Dukung GreenMu, Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi (1 hari yang lalu) • Ilusa Berbagi, Salurkan 148 Tangki Air Bersih untuk Warga Blora (1 hari yang lalu) • Kejari Lampung Timur Periksa Sejumlah Pihak: Pengusutan Dugaan Korupsi Proyek Sapi Dinas Perikanan dan Peternakan (1 hari yang lalu) • Kuasa Hukum Korban Pertanyakan Dasar Tuntutan 9 Tahun terhadap Ansori dalam Kasus Fajar Aries Saputra (1 hari yang lalu) • DPRD Lamsel Gelar RDP Gabungan Komisi DPRD Lamsel Bahas Rencana Geothermal Gunung Rajabasa (1 hari yang lalu) • Bupati Egi: Pesantren Membentuk Generasi Muda di Tengah Pesatnya Tekhnologi dan Arus Informasi (2 hari yang lalu) • Bupati Egi: Pesantren Membentuk Generasi Muda di Tengah Pesatnya Tekhnologi dan Arus Informasi (2 hari yang lalu) • Pastikan Penyaluran Tepat Sasaran, Babinsa Dampingi Pembagian Bantuan Beras (2 hari yang lalu)
NASIONAL 16 September 2020, 01:01 WIB 931 kali dibaca ~1 mnt baca Bukti Tayang (PDF)

Polisi Bubarkan Kelompok PSHT di Kawasan Manahan Solo

Penulis: admin
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Polisi Bubarkan Kelompok PSHT di Kawasan Manahan Solo
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

SOLO, INFODESANEWS | Aparat Polresta Surakarta bertindak tegas dengan mengeluarkan tembakan peringatan untuk membubarkan ribuan massa pesilat PSHT di Kawasan Plasa Manahan, Kota Solo. Bahkan, 5-6 orang ditangkap lantaran diduga menjadi provokator.

“Kita berikan tembakan peringatan agar mereka membubarkan diri. Ada lima atau enam orang teduga sebagai provokator aksi kita tangkap,” terang Waka Polresta Solo, AKBP Deny Heryanto mewakili Kapolresta, Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak di lokasi kejadian, Selasa (15/9) malam.

Pantauan INFODESANEWS.COM, massa sudah berkumpul sejak pukul 20.30 WIB. Sebagian besar menggunakan sepeda motor. Polisi juga terlihat berjaga-jaga di lokasi. Massa kemudian dihalau untuk meninggalkan lokasi.

Namun, ratusan orang terlihat kembali ke Plasa Manahan hingga kembali dibubarkan secara paksa. Suara beberapa tembakan peringatan bahkan terdengar untuk menghalau massa agar meninggalkan lokasi.

“Mereka awalnya kami imbau untuk meninggalkan lokasi. Namun mereka ternyata memutar dan kembali lagi,” kata Deny.

Sejumlah orang yang diduga sebagai provokator yang mengendarai dua mobil sempat dihentikan aparat kepolisian. Mereka dinterogasi sebelum akhirnya dibawa ke Mapolresta.

Sekitar tengah malam, kondisi Plasa Manahan telah kembali normal tanpa kerumunan. (*/hr/tl)

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Topik: #NASIONAL #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama

Admin Utama

Administrator Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
3 + 8 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi