Rabu, 30 September 2026
TERKINI
• Secara Aklamasi Mas Bro Jadi Ketua Umum DPD LPM Kabupaten Lampung Selatan (2 jam yang lalu) • Dr Darlian Pone Lantik Citra Dianto Sebagai Ketua PK Partai Golkar Umpu Semenguk (2 jam yang lalu) • Pemkab Blora Usulkan Rp8,5 Miliar untuk Pilkades Serentak 242 Desa pada 2027 (4 jam yang lalu) • Dukung Perencanaan Pembangunan Desa, Babinsa Hadiri Musrenbangdes (5 jam yang lalu) • Duta Baca Desa di Blora Dorong Generasi Muda Manfaatkan Gadget untuk Literasi dan Potensi Desa (6 jam yang lalu) • Ponpes Al Abror Rayakan HUT ke-4, Plt Asisten II Bernostalgia dan Ajak Warga Waspada Kebakaran (17 jam yang lalu) • Dari TOGA ke Pasar Digital, UMS Bekali Mitra PAKYA Herbal Strategi Instagram dan WhatsApp Business (18 jam yang lalu) • Pemerintah Desa Sidodadi Asri Gelar Musyawarah Rencana Pembangunan Desa Tahun 2027 (18 jam yang lalu) • Karang Taruna Got Talent 2026 Siapkan Panggung Talenta Muda Lampung Selatan, Saatnya Bakat Lokal Tunjukkan Prestasi (1 hari yang lalu) • Pemerintah Desa Margo Mulyo Gelar Musrenbangdes Tahun 2027 (1 hari yang lalu)
INFODESA 04 November 2020, 20:35 WIB 2,344 PDF

Pjs Bupati Lamsel Tanda Tangani Nota Kesepakatan Bersama Bakamla RI

Admin Utama
Oleh: admin • ~3 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Pjs Bupati Lamsel Tanda Tangani Nota Kesepakatan Bersama Bakamla RI
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

LAMPUNG SELATAN, INFODESANEWS — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan (Lamsel) Lakukan kerjasama dengan Badan Keamanan Laut (Bakamla) Republik Indonesia (RI) tentang peningkatan keamanan dan keselamatan dilaut serta pembentukan desa maritim di desa kunjir kecamatan rajabasa, Rabu (4/11/2020).

Kerjasama Pemkab Lamsel dan Bakamla RI tersebut dilakukan dengan menandatangani nota kesepakatan antara Pjs. Bupati Lamsel, Drs. H. Sulpakar, MM dan Deputi Laksamana Muda Bakamla RI, Dade Ruskandar, SH, MH. di Kantor Desa Kunjir Kec. Rajabasa.

Adapun maksud dan tujuan kerjasama tersebut antara lain untuk meningkatkan kualitas kesadaran masyarakat tentang bagaimana keamanan dan keselamatan dilaut, meningkatan pengetahuan dan keahlian masyarakat, meningkatan kesejahtaraan masyarakat, meningkatan kualitas hidup dan lingkungannya serta menjadi mitra Bakamla RI terkait pemberian informasi untuk keamanan dan keselamatan di laut.

Turut hadir pada acara tersebut, Perwakilan Forkorpimda Lamsel, Laksamana Pertama Bakamla, Retiono Kunto, SE, Para Kepala OPD Pemkab Lamsel, Camat Rajabasa, Saptudin, S.Sos, dan Para Kepala Desa Kec. Rajabasa.

Pada acara tersebut Pjs. Bupati Sulpakar mengatakan sangat senang dengan dibentuknya Desa Maritim di Desa Kunjir, karena menurutnya Desa Maritim merupakan desa-desa yang berada di Wilayah Pesisir atau Daerah Pantai yang berbatasan langsung dengan laut Dan Kabupaten Lampung Selatan merupakan salah satu Daerah Maritim terbesar di Provinsi Lampung.

“Perlu kita ketahui Kabupaten Lampung Selatan merupakan daerah yang secara administrasi sebagian besar wilayahnya terletak pada garis pesisir pantai, dengan garis pantai mencapai 247,76 km2, yang meliputi Kecamatan Katibung, Sidumulyo, Kalianda, Ketapang, Bakauheni, Sragi dan Rajabasa. Dengan luas perairan laut 173.347 km2. Saya kira lamsel sangat cocok untuk dijadikan Desa Maritim dan saya sangat mendukung prakarsa Presiden kita Bapak Ir. H. Joko Widodo, yang ingin membuat Indonesia sebagai Poros Maritim Dunia,” Ucapnya.

Pjs. Bupati Sulpakar juga mengatakan Nota Kesepakatan tentang pembentukan Desa Maritim dapat meningkatkan kerjasama dan sinergitas antara Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan dengan Bakamla RI, sehingga kedepannya Desa Maritim yang kita bentuk ini akan menjadi Desa yang tangguh dan berperan aktif sebagai garda terdepan dalam mendukung kinerja Bakamla RI dalam peningkatan keamanan dan keselamatan laut di wilayah Pesisir Kabupaten Lampung Selatan.

“Saya yakin, bersama Bakamla RI dan seluruh elemen masyarakat pesisir pantai dan unsur terkait lainnya, kita dapat menjaga keseimbangan dan kelestarian laut beserta seluruh isinya, apalagi daerah kita ini merupakan wilayah kepulauan, yang besar kemungkinan ada tindak kriminal atau ancaman di perairan laut, seperti penangkapan ikan dengan menggunakan bom dan kegiatan ilegal lainnya seperti membawa hasil pembalakan liar atau penyelundupan narkoba lintas pulau dengan menggunakan jalur laut,” Jelannya.

Sementara, pada kesempatan yang sama Deputi Laksamana Muda Bakamla RI, Dade Ruskandar, SH, MH. mengatakan kejasama Bakamla RI dengan Pemerintah Daerah merupakan suatu upaya pemerintah untuk menjadikan indonesia sebagai poros maritim dunia.

“Pembentukan desa maritim diperlukan dukungan moral dari kita semua, sehingga kedepan nelayan dan desa maritimnya dapat menjadi desa yang modern baik kesejahteraan dan makmurnya,” Ucapnya.

“Program desa maritim ini akan terus dilaksanakan, sehingga kedepan desa kunjir dapat menjadi desa yang taat hukum, nelayan yang profesional dan sebagai cilak bakal daerah yang memiliki nelayan kuat dan masyarakat yang sehat untuk mendukung desa-desa nelayan di tempat lain,” Jelasnya.

Selajutnya kegiatan dilanjutkan dengan menijau perpustakaan yang terletak di kantor desa kunjir serta pemberian 500 Eksemplar buku untuk perustakaan desa setempat. (rilis/kmf)

Oleh: admin

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama
Jurnalis Terverifikasi Administrator Utama

Admin Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
7 + 2 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi