Selasa, 29 September 2026
TERKINI
• Musrenbangdes Tahun 2027, Pemerintah Desa Sumber Jaya Berharap Pemkab Lamsel Bangun Jalan Tapip. (6 jam yang lalu) • Musrenbangdes Tahun 2027 Di Desa Margodadi, Noven Fahri Paparkan Pembangunan Di Tahun 2026 (6 jam yang lalu) • Musrenbangdes Tahun 2027 Di Desa Sinar Rejeki, Prioritaskan Pembangunan Jalan Poros Penghubung (6 jam yang lalu) • Sorotan Material Drainase P. Singkep 7, Konsultan: Jangan Nilai Hanya dari Tampilan (14 jam yang lalu) • Pemerintah Desa Purwotani Menggelar Rencana Pembangunan Desa Tahun 2027 (17 jam yang lalu) • Musrenbangdes Tahun 2027 Desa Sidoharjo, Mencapai Pajak Tertinggi Di Triwulan III (18 jam yang lalu) • Pemerintah Desa Karang Rejo Gelar Musrenbangdes Tahun 2027 (18 jam yang lalu) • Bukan Sekadar Administrasi, Inspektorat Awasi Program Pemkab Lamsel hingga Manfaat ke Masyarakat (21 jam yang lalu) • Peringati Hari Jadi Tenggarong, Dandim 0906/Kkr Bersama Forkopimda Ziarah Makam Raja-Raja (23 jam yang lalu) • Dandim 0906/Kkr Hadiri Acara Puncak Prosesi Penutupan Erau (23 jam yang lalu)
NASIONAL 19 Agustus 2023, 11:11 WIB 1,762 PDF

Petinggi BNPT Tanamkan Patriotisme dan Nasionalisme

Admin Utama
Oleh: admin • ~2 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Petinggi BNPT Tanamkan Patriotisme dan Nasionalisme
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

MAGETAN – Ada yang berbeda dalam upacara bendera peringatan HUT ke-78 RI di Ponpes Baitul Qur’an Al Jahra, Magetan, Jawa Timur. Bertindak sebagai inspektur upacara adalah Deputi Bidang Penindakan dan Pembinaan Kemampuan BNPT RI Irjen Ibnu Suhaendra, S.I.K.

Tidak berbeda dengan Upacara Kenegaraan di Istana Merdeka, ratusan santri dan santriwati peserta upacara di Ponpes Baitul Qur’an Al Jahra, Kamis (17/8/2023), juga mengenakan busana daerah. “upacara juga dimeriahkan penampilan tari Saman (Aceh) dan Reog (Ponorogo).

Maka seusai upacara, Deputi Bidang Penindakan dan Pembinaan Kemampuan BNPT RI Irjen Ibnu Suhaendra SIK menyatakan kekagumannya terhadap Ponpes Baitul Qur’an Al Jahra. “Ini sangat luar biasa. Ini menjadi pilot project untuk semua pesantren, sekolah dan perguruan tinggi.

Ditegaskannya bahwa semangat anti-kekerasan dan cinta Tanah Air dapat dipelopori pesantren. Sedari masa-masa awal pendidikan semangat pluralisme, wawasan kebangsaan nasionalisme dan patriotisme.

“Itu yang akan membuat kita imun terhadap radikalisme dan intoleransi. “harapan saya setiap hari besar nasional dapat dilaksanakan seperti ini,” ujar Irjen Ibnu Suhaendra dihadapan awak media.

Ditambahkan oleh Pembina Yayasan Nur Rosyidah Ponpes Baitul Quran Al Jahra, Magetan, Ustad H. Nur Wahyudi bahwa pesantren juga perlu serius menumbuhkan nasionalisme dan patriotisme kepada para santri. Tujuannya agar para lulusan pesantren tidak hanya mumpuni dalam ilmu keagamaan, tetapi sekaligus cinta persatuan dan utuhnya NKRI.

“Kita mendidik anak menjadi saleh dan salehah, punya patriotisme, cinta bangsa dan negara untuk Bhineka Tunggal Ika,”tutur Ustad H. Nur Wahyudi.(red)

Oleh: admin

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #NASIONAL #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama
Jurnalis Terverifikasi Administrator Utama

Admin Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
2 + 6 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi