Jumat, 25 September 2026
TERKINI
• Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (7 jam yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (14 jam yang lalu) • Bupati Banyumas Dukung GreenMu, Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi (22 jam yang lalu) • Ilusa Berbagi, Salurkan 148 Tangki Air Bersih untuk Warga Blora (23 jam yang lalu) • Kejari Lampung Timur Periksa Sejumlah Pihak: Pengusutan Dugaan Korupsi Proyek Sapi Dinas Perikanan dan Peternakan (1 hari yang lalu) • Kuasa Hukum Korban Pertanyakan Dasar Tuntutan 9 Tahun terhadap Ansori dalam Kasus Fajar Aries Saputra (1 hari yang lalu) • DPRD Lamsel Gelar RDP Gabungan Komisi DPRD Lamsel Bahas Rencana Geothermal Gunung Rajabasa (1 hari yang lalu) • Bupati Egi: Pesantren Membentuk Generasi Muda di Tengah Pesatnya Tekhnologi dan Arus Informasi (2 hari yang lalu) • Bupati Egi: Pesantren Membentuk Generasi Muda di Tengah Pesatnya Tekhnologi dan Arus Informasi (2 hari yang lalu) • Pastikan Penyaluran Tepat Sasaran, Babinsa Dampingi Pembagian Bantuan Beras (2 hari yang lalu)
INFODESA 25 Januari 2018, 14:33 WIB 461 kali dibaca ~2 mnt baca Bukti Tayang (PDF)

Petani Jagung Di Lampung Selatan Keluhkan Onjloknya Harga Jual

Penulis: Redaktur Lampung
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Petani Jagung Di Lampung Selatan Keluhkan Onjloknya Harga Jual
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Redaktur Lampung

Lampung Selatan, Infodesanews.com – Petani jagung di Kecamatan Sidomulyo Kabupaten Lampung Selatan, mengeluhkan rendahnya harga komoditas itu yang lebih rendah dibandingkan tahun lalu.

Salah seorang petani jagung Misiran (45) asal Kecamatan Sidomulyo , mengatakan, dengan turunnya harga jagung tersebut menyebabkan para petani Kecil seperti saya ini harus putar otak agar bisa tanam lagi

“Karna disamping anjoloknya harga para petani juga susah untuk mendapatkan bibit jagung saat musim tanam, meskipun ada tapi harganya cukup mahal, hal ini yang membuat para petani khususnya jagung. Kata dia pada Infodesanews.com Rabu (24/1).

Menurutnya dengan harga jagung Rp. 2000-21000 perkilonya ini sangat lah jauh berbanding dengan ongkos biaya saat penanaman dan harga bibit saat waktu tanam.”kata dia lagi.

Senada dikatakan petani jagung lainnya, Sidik Guridno , mengatakan, saat ini para petani baru melakukan panen jagung perdana. beberapa petani jagung lain, masih ada yang belum panen. “Tapi harganya sudah anjlok, apa lagi nanti kalau sudah panen raya.“kata Sidik.

Sementara itu penyuluh pertanian Dinas Pertanian dan Pangan Kecamatan Sidomulyo Didik menyebutkan, tahun ini jagung cukup bagus dan tidak terserang hama, hanya saja saat ini Lahan Tambah Tanam (LTT) meningkat di bandingkan dengan tahun lalu, sehingga tahun memang panenanya pun akan lebih banyak dibanding dengan tahun lalu.

“Sedangkan harga, saya Kira tidak begitu anjlok Karna dengan harga Rp.2000-2100 itu kan belum Kering bener baru Kering giling sedangkan Harga Pokok Pemerintah (HPP) hanya Rp. 3100 – 3500 perkilonya.

Pemerintah menganjurkan agar Jangan hanya fokus satu tanaman saja yakni jagung, bisa kita menanam Padi, kedelai ataupun tanaman lainya, kemungkinan dengan adanya Lahan Tambah Tanam (LTT) ini karna tahun Kemaren harga jagung sangat menjanjikan sehingga para petani yang tadinya hanya tanam 1 Hektare kini jadi lebih 1 Hektare

Saya berharap para petani dapat menambah lahan tanaman untuk menanam padi Karna dengan begitu saya Kira dapat meningkatkan harga jual jagung.”pungkasnya. (SG/slmt)

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Redaktur Lampung

Redaktur Lampung

Redaktur Wilayah Lampung

Pengelola rubrik liputan daerah Lampung, dinamika desa, dan pembangunan nusantara.

Redaksi Wilayah • Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
3 + 9 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi