Senin, 28 September 2026
TERKINI
• Semarakkan HUT ke-81 TNI, Open Turnamen Domino Orado 101 Piala Panglima TNI Resmi Dibuka di Provinsi Lampung. (3 jam yang lalu) • Lindu Aji Kunduran Bersama Dua Anggota DPRD Blora dari PKB Gelar Dropping Air Bersih (3 jam yang lalu) • LSM Harimau Blora Siap Ikut Aksi Moral di MNC Tower Jakarta (8 jam yang lalu) • Wujud Kepedulian Rakyat, Danrem 091/ASN Buka Bazar HUT Ke-81 TNI di Kodim 0901/Smd (1 hari yang lalu) • Hasil Lab Kasus MBG Blora Berbeda dengan Keterangan Dinkes, Bacillus cereus Dipertanyakan (2 hari yang lalu) • 17 Desa Wilayah Lamsel Bakal Mengikuti Penilaian Desa Antikorupsi Tingkat Provinsi (2 hari yang lalu) • Kodim 0721/Blora dan BAZNAS Bedah Dua Rumah Warga Sambut HUT ke-81 TNI (2 hari yang lalu) • Fly Jaya Buka Rute Penerbangan Reguler Masamba-Makassar Segera Mengudara (2 hari yang lalu) • Ketum LAFKI dr Benny, Dorong RS Elim Rantepao Dikembangkan sebagai Rumah Sakit Pendidikan (2 hari yang lalu) • SDN 1 Plosarjo Terima Bantuan Revitalisasi, Kelas Rusak Kini Siap Jadi Ruang Belajar Nyaman (2 hari yang lalu)
INFODESA 08 Juli 2019, 17:43 WIB 1,685 PDF

Petani Cabai Mulai Merasakan Harga

Redaktur Lampung
Oleh: Redaktur Lampung • ~1 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Petani Cabai Mulai Merasakan Harga
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Redaktur Lampung

LAMPUNG SELATAN, INFODESANEWS –Satu bulan terhir harga Cabai merah di sejumlah kecamatan di Kabupaten Lampung Selatan mulai merangkak naik. Hal tersebut disambut gembira oleh para petani di cabai

Menurut salah seorang petani cabai merah asal Kecamatan Sidomulyo, Harga Cabai merah sejak mau Lebaran kemarin mulai ada kenaikan, bila di bandingkan dengan harga sebelumnya.

“Ya semenjak mau lebaran harga cabai merah memang sangat bagus mencapai Rp. 50-55 ribu perkilonya, jika dibandingkan pada waktu saat musim tanam hanya Rp. 10 ribu perkilo.” Sudi pada Infodesanews.om. Senin (8/7/2019)

Saya berharap mudah mudahan keadaan harga akan terus merambat naik seiring dengan kondisi cuaca yang tidak menentu.

Namun, tingginya harga tidak seimbang bila dibandingkan dengan hasil panen yang menurun akibat serangan hama dan cuaca panas di tambah biaya perawatan, pupuk dan obat obatan lainya.”imbuhnya.

Hal senada diungkap petani jika musim tanam cabai saat ini banyak serangan hama ulat yang merusak tanaman. yang membuat cabai Rontok sebelum Merah.
“Serangan ulat sempat menyerang tanaman sebelum panen,” kata Gun.

Pada saat panen, buah cabai yang akan di panen mengalami rontok, sehingga tidak mendapatkan hasil panen yang maksimal.
“Sudah mulai merah, cabainya rontok duluan,”pungkasnya. (Sg)

Oleh: Redaktur Lampung

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Redaktur Lampung
Jurnalis Terverifikasi Redaktur Wilayah Lampung

Redaktur Lampung

Pengelola rubrik liputan daerah Lampung, dinamika desa, dan pembangunan nusantara.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
7 + 6 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi