Sabtu, 26 September 2026
TERKINI
• Hasil Lab Kasus MBG Blora Berbeda dengan Keterangan Dinkes, Bacillus cereus Dipertanyakan (17 jam yang lalu) • 17 Desa Wilayah Lamsel Bakal Mengikuti Penilaian Desa Antikorupsi Tingkat Provinsi (20 jam yang lalu) • Kodim 0721/Blora dan BAZNAS Bedah Dua Rumah Warga Sambut HUT ke-81 TNI (22 jam yang lalu) • Fly Jaya Buka Rute Penerbangan Reguler Masamba-Makassar Segera Mengudara (1 hari yang lalu) • Ketum LAFKI dr Benny, Dorong RS Elim Rantepao Dikembangkan sebagai Rumah Sakit Pendidikan (1 hari yang lalu) • SDN 1 Plosarjo Terima Bantuan Revitalisasi, Kelas Rusak Kini Siap Jadi Ruang Belajar Nyaman (1 hari yang lalu) • Perkuat Kelembagaan dan Kolaborasi, PWI Sulsel Silaturahmi ke Bank Mandiri (1 hari yang lalu) • Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (1 hari yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (1 hari yang lalu) • Bupati Banyumas Dukung GreenMu, Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi (2 hari yang lalu)
PENDIDIKAN 22 November 2019, 10:43 WIB 586 kali dibaca ~2 mnt baca Bukti Tayang (PDF)

Perencanaan Program Dual System di SMK Bina Wiyata Sragen dengan Sekolah Vokasi UMS

Penulis: Kabiro Surakarta
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Perencanaan Program Dual System di SMK Bina Wiyata Sragen dengan Sekolah Vokasi UMS
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Kabiro Surakarta

SRAGEN, INFODESANEWS – Direktur Sekolah Vokasi UMS. Dr Ir Suranto ST MM MSi, bersama Wakil Direktur Ir Sartono Putro MT berkunjung ke SMK Bina Wiyata Sragen, Kamis (21/11). Kunjungan ini dalam rangka mewujudkan kerjasama model dual system yang akan dilakukan SMK Bina Wiyata Sragen bagi siswanya.

Pendidikan Sekolah Menengah Kejuruan sebagai salah satu jenjang pendidikan menengah dengan kekhususan menyiapkan lulusan untuk siap bekerja memiliki kompetensi tertentu yang siap dipilih BMW (Bekerja, Melanjutkan pendidikan lebih tinggi atau Wirausaha)

Untuk meningkatkan efektifitas belajar dan efisiensi lulusan cepat bekerja, SMK Bina Wiyata Sragen menggandeng Sekolah Vokasi UMS untuk berdiskusi dan sharing tentang pembelajaran model sistem ganda (dual system), model dual system pernah diterapkan di Jerman dan telah menunjukkan keberhasilannya.

Mengingat lulusan SMK diharapkan memiliki kompetensi dan sertifikat kompetensi, untuk itu SMK Bina Wiyata Sragen mencoba membuat terobosan, SMK Plus. Membuat kompetensi unggulan sesuai dengan kebutuhan calon tenaga kerja terampil siap pakai di Dunia Usaha Dunia Industri.

Lulusan SMK Bina Wiyata Sragen diharapkan dapat bekerja dan terserap di dunia kerja sesuai kompetensi dan harapan kesejahteraan meningkat. Kegiatan sharing dan perencanaan program dual system dilaksanakan jam 09.00-12.00 di ruang meeting SMK Bina Wiyata Sragen. Berdiskusi dengan beberapa penanggungjawab program, ketua program kompetensi SMK setempat, dan diterima langsung oleh wakil kepala humas bapak Widodo SPd.

Program dual system ini diharapkan lulusan langsung siap bekerja, lulusan mendapatkan pekerjaan, lulusan memiliki sertifikat kompetensi, lulusan SMK selama 4 tahun atau lulusan setara dengan lulusan sertifikat diploma 1.(hr/anto)

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Topik: #PENDIDIKAN #infodesanews #kabarindonesia
Kabiro Surakarta

Kabiro Surakarta

Kepala Biro Solo Raya & Surakarta

Pewarta isu sosial kemasyarakatan, budaya keraton, dan pemerintahan Solo Raya.

Redaksi Wilayah • Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
7 + 8 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi