Minggu, 27 September 2026
TERKINI
• Wujud Kepedulian Rakyat, Danrem 091/ASN Buka Bazar HUT Ke-81 TNI di Kodim 0901/Smd (16 jam yang lalu) • Hasil Lab Kasus MBG Blora Berbeda dengan Keterangan Dinkes, Bacillus cereus Dipertanyakan (1 hari yang lalu) • 17 Desa Wilayah Lamsel Bakal Mengikuti Penilaian Desa Antikorupsi Tingkat Provinsi (1 hari yang lalu) • Kodim 0721/Blora dan BAZNAS Bedah Dua Rumah Warga Sambut HUT ke-81 TNI (1 hari yang lalu) • Fly Jaya Buka Rute Penerbangan Reguler Masamba-Makassar Segera Mengudara (1 hari yang lalu) • Ketum LAFKI dr Benny, Dorong RS Elim Rantepao Dikembangkan sebagai Rumah Sakit Pendidikan (1 hari yang lalu) • SDN 1 Plosarjo Terima Bantuan Revitalisasi, Kelas Rusak Kini Siap Jadi Ruang Belajar Nyaman (1 hari yang lalu) • Perkuat Kelembagaan dan Kolaborasi, PWI Sulsel Silaturahmi ke Bank Mandiri (1 hari yang lalu) • Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (2 hari yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (2 hari yang lalu)
INFODESA 05 Juli 2018, 08:13 WIB 911 PDF

Perang Terhadap Filariasis, Ambil Semple Darah Sampai Dini Hari

Redaksi Infodesanews
Oleh: Redaksi • ~2 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Perang Terhadap Filariasis, Ambil Semple Darah Sampai Dini Hari
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Redaksi

Blora, Infodesanews.com –  Puluhan Warga Desa Wantilgung, Kecamatan Ngawen Kabupaten Blora diambil semple untuk memastikan bahwa Kabupaten Blora tidak menjadi daerah epidemis filariasis atau Kaki Gajah hingga Dini hari, Rabu 5/7/18.

Penyakit kaki Gajah sendiri bisa menyerang siapa pun, baik orang tua maupun anak-anak, baik laki-laki maupun perempuan, dan bila tidak segera ditangani dapat menyebabkan cacat menetap berupa pembesaran kaki, lengan, kantong buah zakar, payudara, dan alat kelamin.

Penyakit kaki gajah ditularkan dari seseorang yang dalam darahnya terdapat anak cacing (mikrofilaria) kepada orang lain melalui gigitan nyamuk.

Oleh Sebab itu Pemda Blora  dalam Hal ini Dinas Kesehatan dengan menggandeng Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kemenkes RI dan BTKL Yogyakarta tidak mau kecolongan melaksakan pengambilan Semple darah dari 2 desa  Desa Wantilgung, Kec. Ngawen dan desa Tawangharjo kec. Kunduran Kabupaten Blora.

“ Kita ingin mengatahui masih adakah warga yang menderita filariasis,” ungkapnya Sutik Kasi P3M Dinas Kesehatan Blora.

“ Yang kita lakukan mengambil semple darah di jari atau survei darah jari (SDJ), dan di lakukan pengambilan sampel darah ini dilakukan malam hari dari mulai pukul 22.00 hingga 02.00 WIB karna pada saat istirahat itu filariasis melakukan aktifitasnya,” ungkap lagi.

“ Desa Wantilgung bukan merupakan Desa Epidemik filiria, namun kita ingin mengetahui sejauh mana efectisitas warga dalam meminum obat POPM dikuatirkan jika ada yang tidak minum obat tersebut,” imbuhnya.

Senada dengan itu Kepala desa Wantilgung  Yuntarto menyambut baik program yang di laksanakan Dinas Kesehatan di desanya karena dengan adanya pengambilan semple darah ini akan dapat antisipasi dini penyakit Gajah.

“ Warga sangat antusias setelah diberikan penyuluhan tentang bahaya penyakit gajah dan mereka mau berbondong – bondong ke 5 Pos pengambilan semple darah,” ungkapnya.

Pengambilan semple darah yang di laksanakan di 5 pos, dimana setiap Posnya melayani 60 warga. Kegiatan ini dibantu Kader Posyandu desa Wantilgung dan di bekcup langsung dinas kesehatan dari UPTD kesehatan kecamatan Ngawen berlangsung sukses sesuai target 300 warga.( Aras).

Oleh: Redaksi

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Redaksi Infodesanews
Jurnalis Terverifikasi Redaksi Pelaksana & Admin

Redaksi Infodesanews

Dewan Redaksi Pusat INFODESANEWS Bersama Membangun Indonesia.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
5 + 7 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi