Jumat, 25 September 2026
TERKINI
• Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (10 jam yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (16 jam yang lalu) • Bupati Banyumas Dukung GreenMu, Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi (1 hari yang lalu) • Ilusa Berbagi, Salurkan 148 Tangki Air Bersih untuk Warga Blora (1 hari yang lalu) • Kejari Lampung Timur Periksa Sejumlah Pihak: Pengusutan Dugaan Korupsi Proyek Sapi Dinas Perikanan dan Peternakan (1 hari yang lalu) • Kuasa Hukum Korban Pertanyakan Dasar Tuntutan 9 Tahun terhadap Ansori dalam Kasus Fajar Aries Saputra (1 hari yang lalu) • DPRD Lamsel Gelar RDP Gabungan Komisi DPRD Lamsel Bahas Rencana Geothermal Gunung Rajabasa (1 hari yang lalu) • Bupati Egi: Pesantren Membentuk Generasi Muda di Tengah Pesatnya Tekhnologi dan Arus Informasi (2 hari yang lalu) • Bupati Egi: Pesantren Membentuk Generasi Muda di Tengah Pesatnya Tekhnologi dan Arus Informasi (2 hari yang lalu) • Pastikan Penyaluran Tepat Sasaran, Babinsa Dampingi Pembagian Bantuan Beras (2 hari yang lalu)
INFODESA 27 Maret 2018, 05:44 WIB 2,614 kali dibaca ~3 mnt baca Bukti Tayang (PDF)

Peran Babinsa Dalam Menyambung Asa Menerangi Penglihatan Para Penderita Katarak.

Penulis: Redaksi
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Peran Babinsa Dalam Menyambung Asa Menerangi Penglihatan Para Penderita Katarak.
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Redaksi

Demak, Infodesanews.com – Katarak merupakan perubahan pada lensa mata yang seharusnya jernih dan tembus cahaya menjadi keruh. Katarak tidak terjadi secara tiba-tiba dan akibat dari katarak juga beragam sesuai dengan tingkat kekeruhan. Sebagian besar katarak disebabkan proses penuaan pada usia diatas 40 tahun. Namun dapat terjadi pula pada bayi. Beberapa faktor yang lain diantaranya : perdagangan, diabetes, trauma (kecelakaan) pada mata serta kelainan bawaan (kongential), dan kurang gizi (zat anti oksidan).

Gejala yang timbul berupa penglihatan mulai kabur seperti terhalang kebut, penglihatan ganda, ukuran lensa pada kacamata cepat berubah. Penglihatan siang pun lebih kabur dibandingkan malam hari.

Dilaksanakannya operasi gratis bagi penderita katarak pada setiap tahunnya seolah tidak mengurangi penderita katarak yang mendaftar, hal tersebut menandakan banyaknya penderita katarak di Kabupaten Demak dan sekitarnya.

Pada operasi katarak hari ini Senin 26/03/2018 mulai pukul 07.00 baik di Rumah Sakit (DKT) DR. Soetarto Yogyakartajalan Juwadi No. 19, Brontokusuman, Mergangsan Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta dalam rangka kunjungan dan napak tilas rute panglima besar Soedirman (RPS) dan Baksos Taruna Akademi Militer TNI menggelar serangkaian kegiatan bakti sosial seperti operasi katarak hingga operasi bibir sumbing ,pelaksanaan operasi hingga berita ini diturunkan masih berjalan.

Di Rumah Sakit DKT DR. Soetarto Yogyakarta hari ini menyelesaikan 4 orang pasien yang berasal dari kabupaten Demak, mereka di dampingi Babinsa 09/Karangtengah Kodim 0716/Demak Serda Muksin yang masing-masing berasal dari berbagai desa di Kabupaten Demak.

Warga masyarakat yang didominasi oleh para lansia sangat antusias dan semangat dalam mengikuti rangkaian kegiatan screening dari mulai registrasi, pemeriksaan tensi dan gula darah, pemeriksaan mata hingga konsultasi dokter serta pelaksanaan operasi dan untuk penanganan lebih lanjut. Dengan Sabar Serda Muksin mendampingi  hingga proses operasi hingga selesai dan sampai rumah tujuan

Purnomo (50 th), salah satu pasien katarak mengungkapkan rasa terimakasihnya kepada TNI karena telah mengadakan operasi katarak gratis bagi warga masyarakat yang kurang mampu.

“Terimakasih kepada TNI karena operasi ini sangat membantu orang –orang seperti saya untuk dapat melihat lagi, bagi orang seperti saya tidak mungkin dapat melakukan operasi katarak dengan biaya sendiri karena biayanya yang sangat mahal untuk satu kali operasi saja. Sekalli lagi saya ucapkan terimakasih,” ujarnya.

Operasi katarak gratis yang dilaksanakan ini merupakan merupakan program Bakti Sosial TNI yang bekerjasama dengan Kementrian Kesehatan Republik Indonesia yang bertujuan menurunkan kebutaan yang diakibatkan oleh katarak di Indonesia.

Di Indonesia penderita katarak masih sangat tinggi terutama dari golongan masyarakat kurang mampu. Ketidaktahuan masyarakat bahwa katarak bisa sembuh dengan operasi dan ketiadaan biaya untuk pengobatan, membuat jumlah penderita katarak meningkat setiap tahunnya.(Pendim 0716/Demak)

 

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Redaksi Infodesanews

Redaksi Infodesanews

Redaksi Pelaksana & Admin

Dewan Redaksi Pusat INFODESANEWS Bersama Membangun Indonesia.

Redaksi Wilayah • Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
6 + 3 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi