Selasa, 29 September 2026
TERKINI
• Sorotan Material Drainase P. Singkep 7, Konsultan: Jangan Nilai Hanya dari Tampilan (3 jam yang lalu) • Pemerintah Desa Purwotani Menggelar Rencana Pembangunan Desa Tahun 2027 (5 jam yang lalu) • Musrenbangdes Tahun 2027 Desa Sidoharjo, Mencapai Pajak Tertinggi Di Triwulan III (6 jam yang lalu) • Pemerintah Desa Karang Rejo Gelar Musrenbangdes Tahun 2027 (7 jam yang lalu) • Bukan Sekadar Administrasi, Inspektorat Awasi Program Pemkab Lamsel hingga Manfaat ke Masyarakat (10 jam yang lalu) • Peringati Hari Jadi Tenggarong, Dandim 0906/Kkr Bersama Forkopimda Ziarah Makam Raja-Raja (12 jam yang lalu) • Dandim 0906/Kkr Hadiri Acara Puncak Prosesi Penutupan Erau (12 jam yang lalu) • Antusias Warga Ramaikan Turnamen Orado Dalam Rangka HUT TNI Yang Digelar Kodim 0906/Kkr (12 jam yang lalu) • Kodim 0721/Blora Gelar Ziarah Nasional dan Tabur Bunga Peringati HUT ke-81 TNI (14 jam yang lalu) • Dari Buku hingga Tali Kasih, Dwi Riyanto Isi Pengajian RISMA dengan Pesan Kehidupan (19 jam yang lalu)
NASIONAL 04 Mei 2024, 10:52 WIB 433 PDF

Pera Petani Keluhkan Anjloknya Harga Gabah dan Sulitnya Pupuk Bersubsidi

Redaktur Lampung
Oleh: Redaktur Lampung • ~1 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Pera Petani Keluhkan Anjloknya Harga Gabah dan Sulitnya Pupuk Bersubsidi
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Redaktur Lampung

LAMPUNG SELATAN, INFODESANEWS — Para petani di Kecamatan Candipuro kabupaten Lampung Selatan, keluhkan turunnya harga gabah di musim panen raya kali ini dan di perparah dengan sulitnya mendapatkan pupuk.

Man, salah seorang petani di Sidoasri, mengatakan, harga gabah kering di tingkat petani sekitar Rp 6400 per kilogram.

“Harga gabah kering turun, biasanya mencapai Rp 7000 ribu per kilogram. Sekarang pengepul menerima Rp6400 per kilogramnya,” kata dia pada infodesanews.com, Sabtu ( 4/5/2024)

Menurutnya di tengah harga gabah yang kembali anjlok, dia dan petani lainnya juga sulit mendapatkan pupuk.

“Susah ya, sekarang mesti harus foto dan membawa KTP,serta di tanya garapan nya berapa kebutuhan pupuk berapa,” cetusnya.

Ia menuturkan, pupuk non subsidi juga sekaramg sulit didapatkan di warung-warung atau agen pupuk.

“Walaupun, pupuk non subsidi tidak sulit didapat. Kalau kurang pupuk berpengaruh juga terhadap hasil panen,” tuturnya.

Ia berharap kesulitan mendapatkan pupuk di tengah anjloknya harga gabah dapat segera ada solusi.

Semoga saja ada solusi dari pemerintah, di sini kan sebagian besar petani belum memiliki kartu tani. Jadi sulit mendapatkan pupuk subsidi karena terkendala kartu tani.

“Untuk pengoprasional panen padi aja kalau padi roboh itu biyaya naik dan untuk penjualan padi anjlok”, tutupnya ( Bambang )

Oleh: Redaktur Lampung

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #NASIONAL #infodesanews #kabarindonesia
Redaktur Lampung
Jurnalis Terverifikasi Redaktur Wilayah Lampung

Redaktur Lampung

Pengelola rubrik liputan daerah Lampung, dinamika desa, dan pembangunan nusantara.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
5 + 6 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi