Minggu, 27 September 2026
TERKINI
• Wujud Kepedulian Rakyat, Danrem 091/ASN Buka Bazar HUT Ke-81 TNI di Kodim 0901/Smd (14 jam yang lalu) • Hasil Lab Kasus MBG Blora Berbeda dengan Keterangan Dinkes, Bacillus cereus Dipertanyakan (1 hari yang lalu) • 17 Desa Wilayah Lamsel Bakal Mengikuti Penilaian Desa Antikorupsi Tingkat Provinsi (1 hari yang lalu) • Kodim 0721/Blora dan BAZNAS Bedah Dua Rumah Warga Sambut HUT ke-81 TNI (1 hari yang lalu) • Fly Jaya Buka Rute Penerbangan Reguler Masamba-Makassar Segera Mengudara (1 hari yang lalu) • Ketum LAFKI dr Benny, Dorong RS Elim Rantepao Dikembangkan sebagai Rumah Sakit Pendidikan (1 hari yang lalu) • SDN 1 Plosarjo Terima Bantuan Revitalisasi, Kelas Rusak Kini Siap Jadi Ruang Belajar Nyaman (1 hari yang lalu) • Perkuat Kelembagaan dan Kolaborasi, PWI Sulsel Silaturahmi ke Bank Mandiri (1 hari yang lalu) • Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (2 hari yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (2 hari yang lalu)
INFODESA 01 Juni 2024, 07:44 WIB 504 PDF

Penyuluhan Stunting Balita Dalam Rangka TMMD ke- 120 Kodim 0908/Bontang

Kabiro Kalimantan
Oleh: Kabiro Kalimantan • ~2 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Penyuluhan Stunting Balita Dalam Rangka TMMD ke- 120 Kodim 0908/Bontang
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Kabiro Kalimantan

BONTANG, INFODESANEWS – Satgas TMMD Ke-120 Kodim 0908/Bontang , memberikan penyuluhan tentang stunting Balita. Pada kesempatan itu, Bapak Pandu Ryo Wijaya, S.Gz dari dari dinas kesehatan kota Bontang, yang di dampingi oleh Pjs Pasi pers Lettu Inf Eko Santoso menyampaikan materi kepada warga bertempat di Lamin Makodim, Jl Awang Long, Kelurahan Bontang Baru, Kecamatan Bontang Utara, Kota Bontang, Jum’at (31/5/2024).

Pada kesempatan itu, ia menjelaskan bahwa stunting adalah masalah gizi kronis yang disebabkan oleh asupan gizi yang kurang dalam waktu lama.

Menurut Pandu Ryo Wijaya, S.Gz penyebab Stunting adalah karena kurang gizi kronis dalam waktu yang lama sehingga Retardasi pertumbuhan intrauterine, tidak cukup protein dalam proporsi total asupan kalori, perubahan hormon yang dipicu oleh stres, sering menderita infeksi di awal kehidupan seorang anak.

“Gejala stunting anak berbadan lebih pendek untuk anak seusianya, proporsi tubuh cenderung normal tetapi anak tampak lebih muda kecil untuk usianya, badan rendah untuk anak seusianya,” ungkapnya.

Selain itu, ia katakan jika pertumbuhan tulang pada anak juga tertunda.
Oleh karenanya, untuk mencegah stunting dilakukan dengan pendekatan yang menyeluruh.

Maka harus melakukan aktivasi posyandu dan pemberian pengetahuan tentang gizi anak.

“Mulai dari makanan apa saja yang boleh untuk bayi di atas enam bulan dan pengetahuan tentang pentingnya ASI Eksklusif,” katanya.*Mur

 

Oleh: Kabiro Kalimantan

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Kabiro Kalimantan
Jurnalis Terverifikasi Kepala Biro Kalimantan

Kabiro Kalimantan

Koordinator pemberitaan kawasan Kalimantan dan dinamika pembangunan IKN Nusantara.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
8 + 6 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi