Senin, 28 September 2026
TERKINI
• Dari Buku hingga Tali Kasih, Dwi Riyanto Isi Pengajian RISMA dengan Pesan Kehidupan (2 jam yang lalu) • Semarakkan HUT ke-81 TNI, Open Turnamen Domino Orado 101 Piala Panglima TNI Resmi Dibuka di Provinsi Lampung. (11 jam yang lalu) • Lindu Aji Kunduran Bersama Dua Anggota DPRD Blora dari PKB Gelar Dropping Air Bersih (11 jam yang lalu) • LSM Harimau Blora Siap Ikut Aksi Moral di MNC Tower Jakarta (16 jam yang lalu) • Wujud Kepedulian Rakyat, Danrem 091/ASN Buka Bazar HUT Ke-81 TNI di Kodim 0901/Smd (1 hari yang lalu) • Hasil Lab Kasus MBG Blora Berbeda dengan Keterangan Dinkes, Bacillus cereus Dipertanyakan (2 hari yang lalu) • 17 Desa Wilayah Lamsel Bakal Mengikuti Penilaian Desa Antikorupsi Tingkat Provinsi (2 hari yang lalu) • Kodim 0721/Blora dan BAZNAS Bedah Dua Rumah Warga Sambut HUT ke-81 TNI (2 hari yang lalu) • Fly Jaya Buka Rute Penerbangan Reguler Masamba-Makassar Segera Mengudara (2 hari yang lalu) • Ketum LAFKI dr Benny, Dorong RS Elim Rantepao Dikembangkan sebagai Rumah Sakit Pendidikan (2 hari yang lalu)
INFODESA 06 Januari 2018, 09:28 WIB 2,198 PDF

Penting, Perhatikan Sinyal Bencana Bagi Difabel

Redaksi Infodesanews
Oleh: Redaksi • ~2 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Penting, Perhatikan Sinyal Bencana Bagi Difabel
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Redaksi

Semarang, Infodesanews.com – Sepanjang 2017, setidaknya 2.452 bencana terjadi di Jawa Tengah, dengan 61 korban jiwa dan kerugian lebih dari Rp 43 miliar. Kendati begitu, pascabencana masyarakat tetap berupaya bangkit.

“Pada tahun 2017 ini, kita diberi bantuan kurang lebih dari dana tak terduga itu Rp 975 juta. Untuk tanah longsor di Kabupaten Tegal Rp 260 juta, banjir bandang di Kendal Rp 135 juta, Kabupaten Magelang Rp 470 juta dan Temanggung Rp 110 juta, coba kita distribusikan. Banyak filantropis dan CSR yang membantu,” terang Gubernur Jawa Tengah H Ganjar Pranowo SH MIP saat menjadi narasumber pada program dialog Gubernur di Radio bertajuk “Bangkit Pascabencana” di Studio Mini Kantor Gubernur, Selasa (2/1).

Orang nomor satu di Jawa Tengah itu menjelaskan,menyinggung persoalan warganya yang penyandang disabilitas.

Ganjar terkagung- kagung pula semagat dengan antusias untuk berlatih penanggulangan bencana sebagai wujud antisipasi. Awalnya, mantan anggota DPR RI itu sempat khawatir, apakah latihan penanggulangan bencana dapat membahayakan kondisi mereka.

“Penyandang disabilitas saja bersemangat untuk ikut latihan penanggulangan bencana dan itu terjadi di Jawa Tengah. Apa itu tidak bahaya? Ternyata di pikiran mereka tidak. Kami bisa, kami tidak perlu dikasihani. Kami hanya perlu diberikan ruang, diberikan kesempatan untuk mengukur sesuai dengan kapasitas masing-masing. Kalau mereka bisa membantu komunikasi itu sangat bagus,” bebernya.

Ganjar menambahkan, peran penyandang disabilitas dalam penanggulangan bencana begitu penting. Mereka dapat membantu memberi sinyal bencana dengan menggunakan kode-kode yang dipahami sesama penyandang disabilitas.

“Kalau yang tunarungu dikasih sinyal suara lalu untuk apa? Kalau mereka yang tunanetra dikasih sinyal visual juga tidak bisa. Maka yang tunarungu bisa dikasih sinyal visual atau kode-kode yang mereka bisa pahami, dan peran mereka (penyandang disabilitas) menjadi penting,” tambahnya.

Melalui dialog tersebut, Ganjar mengimbau agar masyarakat Jawa Tengah yang tinggal di daerah rawan bencana menerapkan ilmu titen agar mereka memahami gejala-gejala awal bencana yang bisa muncul kapan saja.

“Sebenarnya kita perlu niteni bencananya dulu agar tidak terkena bencana. Kalau kita tinggal di lereng gunung kemudian jalan di pinggir hutan ada rekahan-rekahan yang mengeluarkan air keruh kita perlu waspada. Itu ciri-ciri awal terjadinya longsor,” pungkasnya.( Ar/Humas Jateng)

Oleh: Redaksi

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Redaksi Infodesanews
Jurnalis Terverifikasi Redaksi Pelaksana & Admin

Redaksi Infodesanews

Dewan Redaksi Pusat INFODESANEWS Bersama Membangun Indonesia.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
7 + 5 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi