Sabtu, 3 Oktober 2026
TERKINI
• Pelajaran Berharga Rocky Gerung Itu Bernama 'Realitas' (3 jam yang lalu) • Meriahkan HUT TNI, Kodim 0906/Kkr Gelar Turnamen Sepak Bola Bagi Pelajar (6 jam yang lalu) • Plat Besi Bikin Curiga,Polisi Temukan 27 Kilogram Sabu Di Innova (20 jam yang lalu) • Laporan Seno Aji:OMBUDSMAN Periksa Ulin Nuha Kepala BPN Bandar Lampung (20 jam yang lalu) • Musrenbangdes Di Desa Marga Agung Tahun 2027 Fokus Pada Infrastruktur Dan Pertanian (20 jam yang lalu) • Musrenbangdes Tahun 2027 Desa Marga Kaya Ikuti RPJMDes (21 jam yang lalu) • Musrenbangdes Desa Gedung Harapan Tahun 2027 Fokus Pembangunan Jalan Lingkungan (22 jam yang lalu) • Pemkab Lamsel Buka Akses Dokumentasi Kegiatan, Tinggal Scan QR Code Bisa Unduh Gratis (1 hari yang lalu) • Kementerian Kehutanan Dorong Pengelolaan Perhutanan Sosial Berkualitas di Blora (1 hari yang lalu) • Pemkab Blora Akan Undang Kementerian PU Bahas Progres Bendungan Cabean dan Karangnongko (1 hari yang lalu)
INFODESA 29 Agustus 2021, 20:19 WIB 1,792 PDF

Pengolahan Hasil Kebun, Inilah Penjelasan Satgas ke Warga

Admin Utama
Oleh: admin • ~2 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Pengolahan Hasil Kebun, Inilah Penjelasan Satgas ke Warga
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

KEEROM, INFODESANEWS – Satgas Yonif 512/QY menggelar penyuluhan tentang cara pengolahan hasil kebun kepada Warga Kampung Wonorejo, Pir IV di Pos Kotis Distrik Mannem, Kabupaten Keerom Papua.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Dansatgas Letkol Inf Taufik Hidayat ketika di Konfirmasi. Sabtu (28/08/2021)

Penyuluhan yang digelar untuk melatih masyarakat setempat tentang bagaimana cara pengolahan hasil kebun. “Hal ini dilakukan karena melihat hasil kebun berupa pisang, talas dan singkong yang melimpah namun belum dikelola dengan baik”.

Disamping tugas pokok sebagai pengaman perbatasan, Satgas Yonif 512/QY mempunyai program yang salah satunya adalah mendorong masyarakat dalam kemandirian ekonomi.

Kegiatan tersebut berisi tentang bagaimana mengelola hasil bumi agar dapat meningkatkan nilai jual di pasaran. Beberapa produk hasil olahan siap saji, antara lain : kripik singkong, kripik pisang, sale pisang.

Dengan produk olahan siap saji yang bervariasi tersebut selain dapat meningkatkan nilai tambah juga membiasakan masyarakat tidak menjual hasil bumi yang masih mentah.

Selain itu masyarakat juga dilatih bagaimana mengemas hasil olahan siap saji tersebut ke dalam wadah yang higenis, menarik dan dapat bertahan lama.

Kegiatan penyuluhan mendapat sambutan cukup baik dari masyarakat wilayah Keerom khususnya Kampung Wonorejo Pir IV dan masyarakat banyak yang berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.

Dansatgas berharap dengan adanya penyuluhan tersebut, diharapkan dapat meningkatkan minat masyarakat dalam berwirausaha mandiri. Para petani yang biasa menjual hasil bumi secara langsung ke pasar, berkat keahlian mengolahan bahan mentah menjadi olahan siap saji akan dapat meningkatkan pendapatan mereka.(@Gus)

Oleh: admin

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama
Jurnalis Terverifikasi Administrator Utama

Admin Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
2 + 9 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi