Kamis, 1 Oktober 2026
TERKINI
• Presiden Prabowo Resmikan Renovasi Museum Kesaktian Pancasila di Lubang Buaya (1 jam yang lalu) • Dugaan Keracunan MBG Kembali Terjadi di Blora, 13 Siswa SDN 1 Tutup Alami Keluhan (3 jam yang lalu) • Polres Blora Bongkar 5 Kasus Narkoba, 8 Tersangka Diamankan (7 jam yang lalu) • 63 Prajurit Kodim 0721/Blora Naik Pangkat, Dandim Tekankan Tanggung Jawab Lebih Besar (10 jam yang lalu) • Revitalisasi KB Aisyiyah Dologan: Bangunan Baru, Semangat Baru untuk Anak Usia Dini (10 jam yang lalu) • Teguhkan Nilai-Nilai Pancasila Danramil Tenggarong Hadiri Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila (11 jam yang lalu) • Pancasila Dikumandangkan, Keadilan Dipertanyakan (14 jam yang lalu) • Renungan Suci di Tugu Pancasila Blora, Pemuda Pancasila Ajak Masyarakat Bumikan Nilai-Nilai Pancasila (22 jam yang lalu) • Lampung Selatan, Duduki Pringkat 3 Nasional Dalam PPD 2026 (1 hari yang lalu) • Secara Aklamasi Mas Bro Jadi Ketua Umum DPD LPM Kabupaten Lampung Selatan (1 hari yang lalu)
INFODESA 18 Juni 2021, 12:45 WIB 1,969 PDF

Pengembangan Pertanian Cocok di Pati, Inilah kata Bupati

Admin Utama
Oleh: admin • ~2 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Pengembangan Pertanian Cocok di Pati, Inilah kata Bupati
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

PATI, INFODESANEWS | Bupati Pati Haryanto, bersama Balai Penelitian Lingkungan Pertanian (Balingtan), Kamis (17/6/21), mengadakan kegiatan panen bersama di Dusun Playon, Desa Sokopuluhan, Kecamatan Pucakwangi.

Adapun sasarannya kali ini adalah demfarm pengembangan padi sawah tadah hujan ramah lingkungan di Dusun Playon tersebut.

Demfarm sendiri merupakan demonstrasi yang dilakukan secara kerjasama oleh petani-nelayan dalam suatu kelompok tani-nelayan.

Kegiatan ini dihadiri oleh Bupati Pati Haryanto, Kepala Badan Litbang Pertanian Fadjry Djufry, dan sejumlah pejabat terkait. Ada pula sejumlah perwakilan petani setempat.

Demfarm pengembangan Varietas Unggul Baru (VUB) padi sawah tadah hujan ramah lingkungan ini mencakup luasan lima hektare dengan melibatkan delapan petani pemilik lahan.

Bupati Pati Haryanto bersyukur, di tengah pandemi Covid-19, inovasi dalam mewujudkan ketahanan pangan di bidang pertanian masih bisa dilakukan.

Menurut dia, pengembangan pertanian memang sangat cocok dilakukan di Pati, terutama inovasi pengembangan VUB sawah tadah hujan.

“Saya tertarik karena di Kabupaten Pati sebagian besar memang lahan tadah hujan. Jadi bagus untuk dikembangkan di sini, dan di daerah Jaken, Jakenan, Batangan, serta Juwana yang sebagian lahannya kering. Sementara, untuk di wilayah utara seperti Trangkil, Wedarijaksa, sebagian Pati, dan Tayu sebagian besarnya merupakan lahan irigasi,” paparnya.

Haryanto menyebut, selama ini hasil pertanian padi di Pati selalu surplus. Tidak kurang dari 250 ribu ton per tahun.

Dia berharap, pengembangan varietas baru di lahan tadah hujan ini bisa semakin meningkatkan produksi.

“Mudah-mudahan temuan baru ini meningkatkan hasil produksi pertanian,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Badan Litbang Pertanian Fadjry Djufry menuturkan, upaya peningkatan pertanian di Indonesia memang perlu dilakukan. Terlebih, selama masa pandemi Covid-19 ini, dalam dua tahun terakhir satu-satunya sektor yang bisa menyumbang pertumbuhan ekonomi adalah pertanian.

“Semua sektor lain minus sekarang. Kalau pertanian tidak bergerak, bagaimana mencukupi kebutuhan pangan 270 juta warga Indonesia? Awal pandemi ada lockdown, lalu menteri menyampaikan Kementan tidak bisa berhenti. Karena itu kami tidak berhenti ke lapangan, bukan berarti tidak peduli adanya covid,”cetus Fadjry Djufry.(@Gus)

Oleh: admin

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama
Jurnalis Terverifikasi Administrator Utama

Admin Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
4 + 7 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi