Kamis, 1 Oktober 2026
TERKINI
• Pancasila Dikumandangkan, Keadilan Dipertanyakan (2 jam yang lalu) • Renungan Suci di Tugu Pancasila Blora, Pemuda Pancasila Ajak Masyarakat Bumikan Nilai-Nilai Pancasila (10 jam yang lalu) • Lampung Selatan, Duduki Pringkat 3 Nasional Dalam PPD 2026 (12 jam yang lalu) • Secara Aklamasi Mas Bro Jadi Ketua Umum DPD LPM Kabupaten Lampung Selatan (19 jam yang lalu) • Dr Darlian Pone Lantik Citra Dianto Sebagai Ketua PK Partai Golkar Umpu Semenguk (19 jam yang lalu) • Pemkab Blora Usulkan Rp8,5 Miliar untuk Pilkades Serentak 242 Desa pada 2027 (21 jam yang lalu) • Dukung Perencanaan Pembangunan Desa, Babinsa Hadiri Musrenbangdes (22 jam yang lalu) • Duta Baca Desa di Blora Dorong Generasi Muda Manfaatkan Gadget untuk Literasi dan Potensi Desa (1 hari yang lalu) • Ponpes Al Abror Rayakan HUT ke-4, Plt Asisten II Bernostalgia dan Ajak Warga Waspada Kebakaran (1 hari yang lalu) • Dari TOGA ke Pasar Digital, UMS Bekali Mitra PAKYA Herbal Strategi Instagram dan WhatsApp Business (1 hari yang lalu)
INFODESA 16 November 2022, 03:06 WIB 1,003 PDF

Pengajian Akbar, Henggar Ajak Jihad Isi Kemerdekaan

Admin Utama
Oleh: admin • ~2 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Pengajian Akbar, Henggar Ajak Jihad Isi Kemerdekaan
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

PATI, INFODESANEWS – Pj Bupati Pati Henggar Budi Anggoro, Senin (14/11), menghadiri acara Sholawatan dan Pengajian Akbar bersama KH Muhlisul Hadi Khoiron dan Habib Ali Bashuroh di Alun-Alun Kecamatan Tayu.

Kegiatan ini merupakan puncak acara Hari Santri Nasional 2022 di Kecamatan Tayu.” Selain, Pj Bupati, hadir pula Muspika Kecamatan Tayu dan perwakilan PCNU Kabupaten Pati.

Dalam pidatonya, Henggar kembali menekankan pentingnya memaknai hari santri.” Ia pun mengingatkan seluruh jemaah yang hadir, agar senantiasa meneladani para pendahulu yang telah memperjuangkan bangsa dan agama Islam.

“Lahirnya Hari Santri ini tentunya bermula dari fatwa yang disampaikan Pahlawan Nasional KH Hasyim Asy’ari. Pada 22 Oktober 1945 lalu, KH Hasyim Asy’ari memimpin perumusan fatwa Resolusi Jihad di kalangan kiai pesantren”, ujar Henggar saat memberikan sambutan.

Ia juga mengatakan bahwa fatwa yang ditetapkan pada 22 Oktober 1945 itu berisi kewajiban berjihad untuk mempertahankan Kemerdekaan Indonesia dengan melawan pasukan kolonial yang masih ada di Indonesia.

“Jihad dalam arti mempertahankan kemerdekaan, bukan jihad yang sering bapak ibu dan adik-adik lihat di tv itu. Tau-tau bawa bom, katanya jihad. Bukan itu.” tegas Henggar.

Saat ini, lanjut Pj Bupati, jihad yang dilakukan adalah mengisi kemerdekaan dengan cara belajar dan meneruskan perjuangan, salah satunya adalah pembangunan budi pekerti yang luhur.

“Tadi juga sudah disinggung, bahwa ke depan kita memasuki tahun politik. Maka kita harus tetap bersatu padu dan jangan sampai terpecah belah. Sehingga nanti tugas saya adalah mengantarkan sampai ada Bupati terpilih.

Ia pun berpesan, agar masyarakat tidak sungkan-sungkan untuk menyapanya pada saat bertemu di mana pun. Hal itu diungkapkan Henggar agar nantinya antara masyarakat dan pemimpin dapat terjalin sebuah komunikasi serta keakraban demi terciptanya persatuan dan kesatuan.”Nek pas ketemu saya di luar, nek saya nggak kenal ya saya dipanggil aja. Langsung ditepuk saja ngga popo”,tegas Pj Bupati. (@Gus)

Oleh: admin

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama
Jurnalis Terverifikasi Administrator Utama

Admin Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
6 + 8 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi