Selasa, 29 September 2026
TERKINI
• Ponpes Al Abror Rayakan HUT ke-4, Plt Asisten II Bernostalgia dan Ajak Warga Waspada Kebakaran (1 menit yang lalu) • Dari TOGA ke Pasar Digital, UMS Bekali Mitra PAKYA Herbal (1 jam yang lalu) • Pemerintah Desa Sidodadi Asri Gelar Musyawarah Rencana Pembangunan Desa Tahun 2027 (2 jam yang lalu) • Karang Taruna Got Talent 2026 Siapkan Panggung Talenta Muda Lampung Selatan, Saatnya Bakat Lokal Tunjukkan Prestasi (7 jam yang lalu) • Pemerintah Desa Margo Mulyo Gelar Musrenbangdes Tahun 2027 (7 jam yang lalu) • DPP KAMPUD Hadiri Undangan Klarifikasi di POLDA Lampung: Usut Dugaan Korupsi 14 Proyek Alkes RSUD KH Ahmad Hanafiah (9 jam yang lalu) • GERAK CEPAT TNI-POLRI DAN DAMKAR, SALURKAN AIR BERSIH MENGALIR UNTUK WARGA DESA SERDANG (9 jam yang lalu) • Kodim 0906/Kkr Salurkan Bantuan Air Bersih kepada Warga Bendang Raya (10 jam yang lalu) • Musrenbangdes Tahun 2027, Pemerintah Desa Sumber Jaya Berharap Pemkab Lamsel Bangun Jalan Tapip. (17 jam yang lalu) • Musrenbangdes Tahun 2027 Di Desa Margodadi, Noven Fahri Paparkan Pembangunan Di Tahun 2026 (17 jam yang lalu)
INFODESA 30 Juni 2020, 17:25 WIB 2,312 PDF

Penanggulangan Stunting Diperlukan Komitmen Semua Pihak

Admin Utama
Oleh: admin • ~4 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Penanggulangan Stunting Diperlukan Komitmen Semua Pihak
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

LAMPUNG SELATAN, INFODESANEWS – – Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan, Targetkan tahun 2023 bisa bebas stunting. Sehingga Kabupaten Lampung Selatan bisa menghasilkan generasi masa depan yang sehat, produktif dan memiliki daya saing kuat. dengantcara erus berupaya melakukan percepatan, pencegahan dan penanggulangan stunting.

Salah satu upaya tersebut melalui Rembuk Stunting dalam rangka intervensi penurunan stunting terintegrasi kabupaten/kota yang digelar Pemkab Lampung Selatan, di Aula Rajabasa kantor bupati setempat, pada Selasa (30/6/2020).

Dalam kegiatan itu, Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto bersama jajaran mulai dari Sekretaris Daerah, Kepala OPD, Camat, Kepala Desa dan seluruh elemen masyarakat terkait lainnya menyatakan komitmen bersama untuk menurunkan angka stunting di daerah itu.

Nampak hadir anggota Komisi IV DPRD Lampung Selatan, Andi Apriyanto, Ketua Tim Penggerak PKK Hj. Winarni, Sekretaris Daerah Kabupaten, Thamrin didampingi Ketua DWP Yani Thamrin, serta Ketua Forum CSR Lampung Selatan Tatang Rohadi.

Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto mengatakan, seluruh kebijakan dalam upaya penangulangan stunting di bumi Khagom Mufakat, diperlukan komitmen dari semua pihak.

Menurutnya, tugas menurunkan angka stunting bukan hanya tupoksi jajaran kesehatan atau satu individu semata. Tetapi diperlukan satu kesatuan yang terintegrasi mulai dari seluruh OPD, Camat, Kepala Desa, para pelaku usaha, hingga elemen masyarakat lainnya.

“Program ini tidak akan terlaksana dengan baik tanpa kebersamaan, persatuan, dan gotong royong semua pihak. Ini tugas kita bersama. Kita ini semua pemimpin yang mempunyai tanggungjawab bagaimana Lampung Selatan terbebas dari stunting,” kata Nanang.

Untuk itu, Nanang berharap Rembuk Stunting yang dirangkai dengan penandatanganan komitmen bersama tidak hanya menjadi acara seremonial belaka. Namun mampu menghasilkan solusi dan tekad yang kuat dalam penanggulangan stunting.

“Dalam Rembuk Stunting ini kita acari solusi bagaimana caranya terbebas dari stunting. Ini menjadi PR kita, sebelum tahun 2023 Lampung Selatan harus bebas stunting. Kuncinya kebersamaan, kita bekerja membawa nama pemerintah daerah kabupaten,” ujarnya.

Selain itu, Nanang juga berharap melalui Rembuk Stunting itu dapat menghasilkan komitmen bersama untuk percepatan penanganan dan penurunan stunting. Sebab menurutnya, stunting tidak hanya mempengaruhi pertumbuhan badan anak secara fisik semata.

Namun juga pertumbuhan cara berpikir bahkan pada saat dewasa nanti bisa mempengaruhi potensi generasi penerus dalam berkarya dan bekerja. Sehingga berdampak pada perekonomian dan kemajuan suatu daerah di masa depan.

“Meskipun suatu pemerintahan daerah memiliki infrastruktur baik, pemerintahannya baik, tetapi jika gizinya warganya buruk tidak ada hebatnya itu. Maka saya tekankan kepada seluruh jajaran, camat, dan kepala desa saling berkoordinasi dan bekerjasama menanggulangi permasalahan stunting. Sehingga Lampung Selatan terbebas dari stunting,” tandasnya.

Sementara itu, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Lampung Selatan, Hj. Winarni Nanang Ermanto selaku Duta Swasembada Gizi mengajak semua pihak untuk menyukseskan Program Swasembada Gizi yang menjadi program prioritas penurunan angka stunting.

“Untuk itu kami berharap dukungan anggaran dari pihak DPRD terkait program ini. Karena swasembada gizi bertujuan untuk mencegah dan mengurangi stunting yang terjadi pada anak-anak kita di Lampung Selatan,” ujar Winarni saat menyampaikan sambutan dalam acara itu.

Lebih lanjut Winarni menyampaikan, masalah stunting bukan hanya tanggungjawab pemerintah untuk menyelesaikan. Namun juga dibutuhkan peran serta masyarakat dalam membiasakan berperilaku hidup bersih dan sehat serta perilaku gizi seimbang.

Disamping itu, dia juga mengimbau agar pencegahan dan penanggulangan stunting difokuskan terhadap 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) bayi yang baru lahir.

“Mari kita bersama-sama menyatukan langkah dan komitmen untuk menurunkan stunting. Karena tugas ini tidak hanya menjadi tanggung jawab dari Dinas Kesehatan saja. Tetapi juga semua pihak yang ada di Kabupaten Lampung Selatan,” imbuhnya.

Winarni menambahkan, jika semua upaya itu dilakukan dengan dukungan dan komitmen yang tinggi, maka stunting di Kabupaten Lampung Selatan bisa turun dan dicegah bersama-sama.

Oleh karena itu, Winarni juga meminta jajaranya untuk memaksimalkan kader posyandu dan Pemberian Makanan Tambahan (PMT). Sehingga masyarakat bisa terlayani dengan baik.

“Salah satu tugas Duta Swasembada Gizi adalah sebagai juru kampanye perubahan perilaku Gizi Seimbang. Harapannya dengan pesan yang disampaikan dapat memberikan informasi dan semangat kepada masyarakat untuk pencegahan dan penanganan stunting,” pungkasnya. (Sg/az)

(Motivasi)
Nanang : Tidak Ada Hebatnya Pemerintahan Yang Baik Jika Masih Ada Warga Gizi Buruk

Oleh: admin

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama
Jurnalis Terverifikasi Administrator Utama

Admin Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
3 + 4 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi