Kamis, 1 Oktober 2026
TERKINI
• Pancasila Dikumandangkan, Keadilan Dipertanyakan (2 jam yang lalu) • Renungan Suci di Tugu Pancasila Blora, Pemuda Pancasila Ajak Masyarakat Bumikan Nilai-Nilai Pancasila (10 jam yang lalu) • Lampung Selatan, Duduki Pringkat 3 Nasional Dalam PPD 2026 (12 jam yang lalu) • Secara Aklamasi Mas Bro Jadi Ketua Umum DPD LPM Kabupaten Lampung Selatan (19 jam yang lalu) • Dr Darlian Pone Lantik Citra Dianto Sebagai Ketua PK Partai Golkar Umpu Semenguk (19 jam yang lalu) • Pemkab Blora Usulkan Rp8,5 Miliar untuk Pilkades Serentak 242 Desa pada 2027 (21 jam yang lalu) • Dukung Perencanaan Pembangunan Desa, Babinsa Hadiri Musrenbangdes (22 jam yang lalu) • Duta Baca Desa di Blora Dorong Generasi Muda Manfaatkan Gadget untuk Literasi dan Potensi Desa (1 hari yang lalu) • Ponpes Al Abror Rayakan HUT ke-4, Plt Asisten II Bernostalgia dan Ajak Warga Waspada Kebakaran (1 hari yang lalu) • Dari TOGA ke Pasar Digital, UMS Bekali Mitra PAKYA Herbal Strategi Instagram dan WhatsApp Business (1 hari yang lalu)
INFODESA 17 November 2022, 19:23 WIB 514 PDF

Penanganan dan Pencegahan Kasus Stunting

Admin Utama
Oleh: admin • ~2 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Penanganan dan Pencegahan Kasus Stunting
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

PATI, INFODESANEWS | Dalam rangka penanganan dan pencegahan kasus stunting, Pemerintah Kabupaten Pati meluncurkan program bapak asuh anak stunting.” Bapak asuh yang tergabung dalam program itu antara lain adalah Pj Bupati, Ketua PKK Kabupaten Pati, para kepala OPD, pimpinan perusahaan daerah maupun swasta seperti BPR Bank Daerah, BPR BKK, instansi rumah sakit hingga perhotelan.

Pj Bupati Pati Henggar Budi Anggoro yang hadir di acara Launching Bapak Asuh Anak Stunting Dalam Rangka Hari Kesatuan Gerak PKK Keluarga Berencana dan Kesehatan Kabupaten Pati, menyampaikan bahwa penurunan angka stunting menjadi salah satu hal yang diamanahkan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat melantiknya menjadi Penjabat Bupati Pati bulan Agustus 2022 lalu.

“Bagaimana agar kita cepat bergerak atau melakukan percepatan penanganan maupun penurunan angka stunting khususnya di Kabupaten Pati. Terima kasih kepada Kepala Bappeda serta Kepala Dinsos Pati yang selalu berkoordinasi dengan kami dalam rangka melakukan penanganan stunting dan penurunan angka kemiskinan.

Melalui strategi serta akselerasi yang dilakukan, pihaknya yakin akan terjadi penurunan angka kemiskinan yang sejalan dengan penurunan angka stunting.”Semoga ke depannya nanti, angka stunting di Kabupaten Pati benar – benar zero kasus”, harap Pj Bupati Pati, Kamis (17/11/22).

Pihaknya pun tak lupa berterima kasih kepada Tim Penggerak PKK baik di tingkat kabupaten maupun kecamatan yang telah bersinergi dan bekerjasama dengan pemerintah daerah dalam upayanya menuntaskan angka stunting di Pati.

Sementara itu, Kepala Bappeda Kabupaten Pati mengungkapkan bahwa total donasi yang terhimpun mencapai Rp 200 jutaan. “Sedangkan total saat ini sudah ada sebanyak 41 bapak asuh yang tergabung.

“Nantinya tiap anak stunting akan mendapat anggaran Rp 2 juta, dan pembelanjaannya nanti akan kami kawal. Sehingga uang yang disalurkan ini bisa tepat sasaran sebagai program penuntasan stunting. Kami juga berharap program ini bisa terintegrasi dengan pengentasan kemiskinan ekstrim,” jelas Kepala Bappeda. (@Gus)

Oleh: admin

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama
Jurnalis Terverifikasi Administrator Utama

Admin Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
7 + 8 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi