Jumat, 25 September 2026
TERKINI
• Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (7 jam yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (14 jam yang lalu) • Bupati Banyumas Dukung GreenMu, Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi (22 jam yang lalu) • Ilusa Berbagi, Salurkan 148 Tangki Air Bersih untuk Warga Blora (1 hari yang lalu) • Kejari Lampung Timur Periksa Sejumlah Pihak: Pengusutan Dugaan Korupsi Proyek Sapi Dinas Perikanan dan Peternakan (1 hari yang lalu) • Kuasa Hukum Korban Pertanyakan Dasar Tuntutan 9 Tahun terhadap Ansori dalam Kasus Fajar Aries Saputra (1 hari yang lalu) • DPRD Lamsel Gelar RDP Gabungan Komisi DPRD Lamsel Bahas Rencana Geothermal Gunung Rajabasa (1 hari yang lalu) • Bupati Egi: Pesantren Membentuk Generasi Muda di Tengah Pesatnya Tekhnologi dan Arus Informasi (2 hari yang lalu) • Bupati Egi: Pesantren Membentuk Generasi Muda di Tengah Pesatnya Tekhnologi dan Arus Informasi (2 hari yang lalu) • Pastikan Penyaluran Tepat Sasaran, Babinsa Dampingi Pembagian Bantuan Beras (2 hari yang lalu)
NASIONAL 14 Maret 2020, 11:59 WIB 1,094 kali dibaca ~1 mnt baca Bukti Tayang (PDF)

Pemkot Solo Antisipasi Virus Corona, Ratusan Kelelawar dan Codot di Pasar Burung Depok Hari Ini Dimusnahkan

Penulis: admin
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Pemkot Solo Antisipasi Virus Corona, Ratusan Kelelawar dan Codot di Pasar Burung Depok Hari Ini Dimusnahkan
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

SOLO – INFODESANEWS, Para pedagang kelelawar di pasar burung Depok, Solo, mengaku legowo dalam rangka pemusnahan kelelawar, codot dan kalong. Para pedagang juga meminta dinas terkait untuk segera memusnahkan hewan yang mempunyai virus hampir sama dengan Covid-19 atau Corona. Hal itu disampaikan langsung oleh ketua Paguyuban Pasar Burung dan Ikan Hias Pasar Depok Solo, Suwarjono.

Menurutnya, demi kesehatan banyak orang para pedagang sudah mengisolasi kelelawar, codot dan kalong sebelum dimusnahkan. Hewan-hewan sudah diisolasi sejak hari Rabu (11/3), pihaknya juga meminta untuk segera dilakukan pemusnahan.

“Sebelumnya kita sudah koordinasi dengan lurah, Dinas Kesehatan dan BSKDA untuk segera dipercepat pemusnahan. Hewan juga sudah kami isolasi sejak Rabu kemarin,” ujar Suwarjono, setelah melakukan pertemuan dengan BKSDA Solo, Sabtu (14/3).

Ada sekitar 150 kelelawar dan 60 codot yang akan dimusnahkan. Di pasar burung sendiri sudah sejak bulan Februari mengalami penurunan penjualan kelelawar, kalong dan codot setelah maraknya pemberitaan virus Covid-19 atau Corona.

Lanjut Suwarjono, Pasar Burung Depok selalu menjaga kebersihan pasar mulai dari kebersihan lingkungan hingga menyemprot antiseptik yang diperoleh dari Dinas Pertanian.

“Kita tahu kalau penyebarannya dari orang ke orang jadi kita jaga kebersihan pasar, kita semprot antiseptik,” tuturnya.

Selain itu, pihaknya juga mengajak para pedagang untuk menjaga kesehatan dengan melakukan senam di Pasar selama seminggu dua kali. (*)

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Topik: #NASIONAL #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama

Admin Utama

Administrator Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
5 + 5 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi