Minggu, 27 September 2026
TERKINI
• LSM Harimau Blora Siap Ikut Aksi Moral di MNC Tower Jakarta (2 jam yang lalu) • Wujud Kepedulian Rakyat, Danrem 091/ASN Buka Bazar HUT Ke-81 TNI di Kodim 0901/Smd (1 hari yang lalu) • Hasil Lab Kasus MBG Blora Berbeda dengan Keterangan Dinkes, Bacillus cereus Dipertanyakan (1 hari yang lalu) • 17 Desa Wilayah Lamsel Bakal Mengikuti Penilaian Desa Antikorupsi Tingkat Provinsi (2 hari yang lalu) • Kodim 0721/Blora dan BAZNAS Bedah Dua Rumah Warga Sambut HUT ke-81 TNI (2 hari yang lalu) • Fly Jaya Buka Rute Penerbangan Reguler Masamba-Makassar Segera Mengudara (2 hari yang lalu) • Ketum LAFKI dr Benny, Dorong RS Elim Rantepao Dikembangkan sebagai Rumah Sakit Pendidikan (2 hari yang lalu) • SDN 1 Plosarjo Terima Bantuan Revitalisasi, Kelas Rusak Kini Siap Jadi Ruang Belajar Nyaman (2 hari yang lalu) • Perkuat Kelembagaan dan Kolaborasi, PWI Sulsel Silaturahmi ke Bank Mandiri (2 hari yang lalu) • Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (2 hari yang lalu)
INFODESA 15 April 2019, 16:51 WIB 1,400 PDF

Pemkab Lamsel Terima Hibah 1 Unit Kapal Pelayaran Rakyat

Redaktur Lampung
Oleh: Redaktur Lampung • ~2 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Pemkab Lamsel Terima Hibah 1 Unit Kapal Pelayaran Rakyat
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Redaktur Lampung

LAMPUNG SELATAN, INFODESANEWS – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan menerima hibah 1 unit kapal Pelayaran Rakyat (Pera) dari Kementerian Perhubungan Republik Indonesia (RI).

Penyerahan yang secara simbolis dilakukan oleh Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, dalam acara Penandatangan Serah Terima Hibah Kapal Pelayaran Rakyat Pembangunan Tahun 2018 kepada 15 pemerintah daerah, di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Senin (15/4/2019).

Usai acara penyerahan, Budi berharap kapal-kapal yang diberikan tersebut dapat dimanfaatkan dengan baik. Dia menyerahkan pengelolaan kapal sepenuhnya kepada daerah sesuai dengan potensi alam dan wisata yang terdapat di masing-masing daerah.

“Kapal ini kami serahkan, mau dikelola oleb Pemda, Dishub, atau koperasi, silahkan. Namun yang terpenting adalah masyarakat dapat merasakan manfaatnya, dan kami ingin hibah ini dapat bermanfaat,” tegasnya Budi dalam sambutannya.

Sementara, dari informasi Kepala Dinas Perhubungan Pemkab Lampung Selatan, Anasrullah menjelaskan, hibah kapal Pera itu diberikan kepada pemerintah daerah terpilih yang membutuhkan akses konektivitas dan untuk menunjang sektor parwisata maupun perdagangan di daerah.

Menurut Anas sapaan akrabnya, Kementerian Perhubungan sesuai dengan program dari Direktorat Jenderal Perhubungan Laut dan Direktorat Lalu Lintas Angkatan Laut, memberikan bantuan kapal itu untuk meningkatkan konektivitas transportasi pelayaran rakyat di daerah yang terisolir.

“Alhamdulillah, kita dapat hibah satu unit. Ini (hibah kapal) untuk menyambung konektivitas wilayah yang terluar, terpencil, atau di perbatasan. Sehingga dapat membuka akses penghubung orang atau barang dari dan ke wilayah tersebut,” ujar Anas usai menerima bantuan tersebut.

Lebih lanjut dia menjelaskan, Kapal Pera itu telah dilengkapi dengan fasilitas peralatan yang lengkap dan cukup modern. Seperti perlengkapan keselamatan jiwa, pencegah kebakaran, perlengkapan navigasi, radio komunikasi GPS, RADAR, GIS, VHF RADIO, Radio Portable, Kompas, dan SART. Kemudian ada fasilitas full Audio-Video, AC, Long Seat, Toilet, AC, Pantri, dan Cargo Hold.

“Kapal bernama Banawa Nusantara 73 ini memiliki kapasitas penumpang 24 orang, 10 ton barang, dengan kecepatan 9 Knot. Melalui program ini, kementerian mengajak pemerintah daerah untuk melakukan inovasi dengan menjadikan laut sebagai warna tranportasi laut,” kata Anas.

Anas menambahkan, kapal tersebut akan diberangkatkan dari Surabaya mulai hari ini, dan rencananya akan stand bye di Dermaga Canti, sebagai moda transportasi laut untuk melayani kepentingan masyarakat menjelang bulan puasa dan lebaran dari Dermaga Canti ke Pulau Sebesi dan untuk untuk menunjang sektor parwisata yang ada di Lampung Selatan.

“Hari ini mulai diberangkatkan, kemungkinan dua hari perjalanan. Selain sebagai transportasi laut, bisa juga untuk mendukung pariwisata dengan dikelola oleh pihak ketiga, dengan demikian bisa menambah PAD kita. Karena kita juga menghargai kapal-kapal masyarakat yang sudah ada, jangan sampai masyarakat terganggu dengan adanya kapal ini,” pungkasnya. (kmf)

Oleh: Redaktur Lampung

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Redaktur Lampung
Jurnalis Terverifikasi Redaktur Wilayah Lampung

Redaktur Lampung

Pengelola rubrik liputan daerah Lampung, dinamika desa, dan pembangunan nusantara.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
7 + 7 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi