BLORA, INFODESANEWS – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora berencana meminta penjelasan langsung kepada Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terkait perkembangan pembangunan Bendungan Cabean dan Bendungan Karangnongko. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kepastian anggaran, progres pekerjaan, hingga proses pembebasan lahan kedua proyek strategis tersebut.
Bupati Blora, Dr. H. Arief Rohman, mengungkapkan bahwa progres Bendungan Cabean mengalami kemunduran dari target awal. "Tadi Cabean memang progresnya agak mundur. Yang rencananya 2026, kemungkinan mundur sampai 2028 karena persoalan anggaran. Jadi target selesainya mundur," ujarnya.
Hal serupa juga terjadi pada Bendungan Karangnongko. Menurut Bupati, target penyelesaian bendungan tersebut juga mundur, kemungkinan hingga 2029.
Terkait pembebasan lahan Bendungan Cabean, Arief menjelaskan bahwa masih terdapat lahan yang disengketakan oleh masyarakat. Keputusan Pengadilan Tinggi disebut sudah inkrah, yang menyatakan bahwa Pemda kalah dan lahan tersebut menjadi milik masyarakat.
"Setelah inkrah, nanti baru ada proses pembebasan untuk lahan yang tersisa," jelasnya, Jum'at (9/10/2026).
Ia menambahkan, tahun depan akan ada anggaran tambahan sebesar Rp40 miliar untuk kelanjutan proyek Cabean. Meski demikian, ia mengaku tidak hafal berapa persentase capaian saat ini, namun menegaskan target selesai tetap di tahun 2028. Terkait kunjungan Kementerian PU, Arief menyebut tidak ada tinjauan ke Cabean, melainkan tim yang datang akan menemui pemda.
Sementara untuk pembebasan lahan Bendungan Karangnongko, saat ini masih dalam proses penetapan lokasi (penlok). Setelah itu, Pemkab Blora bersama Ngawi dan Bojonegoro akan berkoordinasi untuk tahapan selanjutnya, termasuk rencana pemindahan beberapa masyarakat di desa sekitar. "Ini yang sedang kita kawal," kata Arief.
Mengenai anggaran, Arief menyebut untuk Cabean masih kurang sekitar Rp300 miliar. Sedangkan untuk Karangnongko, ia belum dapat memastikan karena proyek tersebut masuk dalam Proyek Strategis Nasional (PSN) dengan jumlah anggaran yang sangat besar.**Red