Selasa, 29 September 2026
TERKINI
• Karang Taruna Got Talent 2026 Siapkan Panggung Talenta Muda Lampung Selatan, Saatnya Bakat Lokal Tunjukkan Prestasi (4 jam yang lalu) • Pemerintah Desa Margo Mulyo Gelar Musrenbangdes Tahun 2027 (4 jam yang lalu) • DPP KAMPUD Hadiri Undangan Klarifikasi di POLDA Lampung: Usut Dugaan Korupsi 14 Proyek Alkes RSUD KH Ahmad Hanafiah (6 jam yang lalu) • GERAK CEPAT TNI-POLRI DAN DAMKAR, SALURKAN AIR BERSIH MENGALIR UNTUK WARGA DESA SERDANG (6 jam yang lalu) • Kodim 0906/Kkr Salurkan Bantuan Air Bersih kepada Warga Bendang Raya (7 jam yang lalu) • Musrenbangdes Tahun 2027, Pemerintah Desa Sumber Jaya Berharap Pemkab Lamsel Bangun Jalan Tapip. (14 jam yang lalu) • Musrenbangdes Tahun 2027 Di Desa Margodadi, Noven Fahri Paparkan Pembangunan Di Tahun 2026 (14 jam yang lalu) • Musrenbangdes Tahun 2027 Di Desa Sinar Rejeki, Prioritaskan Pembangunan Jalan Poros Penghubung (14 jam yang lalu) • Sorotan Material Drainase P. Singkep 7, Konsultan: Jangan Nilai Hanya dari Tampilan (22 jam yang lalu) • Pemerintah Desa Purwotani Menggelar Rencana Pembangunan Desa Tahun 2027 (1 hari yang lalu)
INFODESA 16 Juni 2020, 17:39 WIB 1,865 PDF

Pemkab Akan Bantu Pelatihan Ketrampilan Bagi Warga Kober

Admin Utama
Oleh: admin • ~3 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Pemkab Akan Bantu Pelatihan Ketrampilan Bagi Warga Kober
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

BANYUMAS, INFODESANEWS – Pemerintah Kabupaten Banyumas akan memberikan bantuan pelatihan ketrampilan kerja dan modal khususnya kepada warga yang baru sembuh dari Covid-19. Hal itu disampaikan Bupati Banyumas Achmad Husein saat bertemu warga RT 7 RW 4 Kelurahan Kober, Purwokerto Barat, Selasa (16/06/2020)

“Kedatangan saya disini untuk memastikan kehidupan mereka tetap berjalan normal, utamanya dari sisi ekonomi, mereka harus tercukupi,” kata Husein saat berbincang dengan warga

Bupati mengaku banyak menerima keluhan, banyak pasien yang sembuh dari Covid-19 aktivitas perekonomiannya terhenti. Selain terkendala modal usaha, masih ada sebagian orang yang takut berinteraksi dengan warga yang pernah terpapar virus yang sampai saat ini belum ditemukan obat dan vaksinnya ini.

“Pemulihan orang yang terdampak Covid-19 tidak gampang. Mereka yang berdagang sekarang juga seret usahanya, bahkan ada yang berhenti total. Ada yang tadinya jadi pegawai juga tidak bisa kerja lagi, tentu ini menjadi perhatian pemerintah membantu pemulihan secara bertahap. Maka saya minta jangan kucilkan merka, kita bantu sebisanya,” ujar Husein

Lebih lanjut, upaya pemulihan tersebut bisa melalui pelatihan ketrampilan kerja serta pemberian pinjaman bergulir yang tidak memberatkan. Husein meminta agar warga terdampak covid-19 segera mengusulkan apa saja yang menjadi kebutuhan untuk mendukung usahanya.

“Mereka yang paham apa saja yang dibutuhkan untuk menunjang usahanya. Kita latih kemudian mereka punya keahlian, tentunya bisa memproduksi barang yang bisa dijual. Kami juga siap bantu memasarkan produknya. Intinya kita ingin bantu pulihkan orang terdampak Covid-19 ini bisa kembali normal,” tuturnya.

Sementara itu Bungkus Susanto, salah satu warga Kober yang terdampak Covid-19 mengaku senang atas perhatian dan bantuan pemerintah. Ia berharap setelah mendapat bantuan, bisa melanjutkan usahanya yang sempat terhenti.

“Pak Bupati, saya ini jualan es kelapa muda di stasiun. Sebelum kena Covid-19 Alhamdulillah lumayan laris, tapi setelah orang pada tahu saya kena penyakit ini, mereka pada takut. Mendekat aja gak mau, apalagi beli dagangan saya,” katanya.

Kepada Bupati, Pria yang akrab disapa Pak Bungkus ini, meminta agar aktivitas ibadah di lingkungannya bisa berjalan normal lagi. Mengingat sampai saat ini, ia dan beberapa warga lain yang terdampak covid-19 belum bisa melaksanakan ibadah di masjid setempat.

“Sementara kami beribadah di rumah. Kalau memang harus terpisah dengan jamaah lain, kami ya siap saja, asal bisa melaksanakan ibadah di masjid,” pintanya.

Katua Takmir Masjid Baiturrahman Kelurahan Kober, Hisam menjelaskan, pihaknya siap untuk memfasilitasi tempat ibadah khusus bagi warga yang terdampak covid-19. Nantinya, warga tersebut akan dipisah dari jamaah lain saat beribadah.

“Kami akan siapkan tempat khusus untuk warga terdampak Covid-19, dan ini masih di lingkungan masjid, hanya dipisah dari jamaah lain. Sementara masjid hanya digunakan separuh dari total kapasitas, jadi masih ada jarak antar jamaah. Kita juga mewajibkan jamaah pakai masker dan cuci tangan sebelum masuk ke masjid,” jelas Hisam.

Oleh: admin

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama
Jurnalis Terverifikasi Administrator Utama

Admin Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
2 + 9 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi