Jumat, 25 September 2026
TERKINI
Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (3 jam yang lalu) Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (10 jam yang lalu) Bupati Banyumas Dukung GreenMu, Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi (18 jam yang lalu) Ilusa Berbagi, Salurkan 148 Tangki Air Bersih untuk Warga Blora (20 jam yang lalu) Kejari Lampung Timur Periksa Sejumlah Pihak: Pengusutan Dugaan Korupsi Proyek Sapi Dinas Perikanan dan Peternakan (20 jam yang lalu) Kuasa Hukum Korban Pertanyakan Dasar Tuntutan 9 Tahun terhadap Ansori dalam Kasus Fajar Aries Saputra (20 jam yang lalu) DPRD Lamsel Gelar RDP Gabungan Komisi DPRD Lamsel Bahas Rencana Geothermal Gunung Rajabasa (21 jam yang lalu) Bupati Egi: Pesantren Membentuk Generasi Muda di Tengah Pesatnya Tekhnologi dan Arus Informasi (1 hari yang lalu) Bupati Egi: Pesantren Membentuk Generasi Muda di Tengah Pesatnya Tekhnologi dan Arus Informasi (1 hari yang lalu) Pastikan Penyaluran Tepat Sasaran, Babinsa Dampingi Pembagian Bantuan Beras (2 hari yang lalu)
INFODESA 24 Juli 2024, 06:28 WIB 1,804 kali dibaca ~3 mnt baca Bukti Tayang (PDF)

Pemda Luwu Utara Dua Tahun Berturut Turut, Keluar Zona Tiga Besar Angka Kemiskinan di Sulsel

Penulis: Kabiro Luwu
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Pemda Luwu Utara Dua Tahun Berturut Turut, Keluar Zona Tiga Besar Angka Kemiskinan di Sulsel
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Kabiro Luwu

SULSEL, INFODESANEWS – Setelah sukses menurunkan angka kemiskinan pada tahun 2023 yang membuat Kabupaten Luwu Utara keluar dari zona tiga besar angka kemiskinan tertinggi di Provinsi Sulawesi Selatan, tahun ini, Luwu Utara kembali mengulangi cerita sukses tersebut.

Berdasarkan data BPS, penduduk miskin di Kabupaten Luwu Utara pada tahun 2022 sebesar 13,22%. Angka ini kemudian terus menyusut pada 2023 di angka 12,66%. Nah, pada 2024 ini, tingkat kemiskinan kembali turun signifikan, dan berada di angka 11,24%.

Penurunan kemiskinan hingga 11,24% ini adalah penurunan tertinggi sepanjang sejarah, sejak Luwu Utara terbentuk.

Mengetahui angka kemiskinan Luwu Utara yang kembali turun signifikan pada 2024 ini, Bupati Indah Putri Indriani tak lupa mengungkapkan rasa syukurnya atas capaian tersebut. Karena tren penurunan angka kemiskinan Luwu Utara makin membaik setiap tahun.

“Data perkembangan penduduk miskin di Luwu Utara yang dirilis pada hari ini adalah pendataan yang dilaksanakan BPS Luwu Utara pada Maret 2024 yang dihitung berdasarkan data SUSENAS KP yang diperoleh melalui pendekatan sampel blok sensus,” kata Indah, saat menerima hasil rilis dari BPS Luwu Utara, Senin (22/7/2024), di Ruang Kerja Bupati.

Sementara untuk penduduk miskin ekstrem, juga mengalami penurunan yang cukup signifikan. Signifikansi penurunan penduduk miskin ekstrem tersebut dapat dilihat dari angka 1,26% pada 2024. Sementara pada 2022, angka itu masih berada di angka 3,4%.

“Untuk penduduk miskin ekstrem di kabupaten Luwu Utara, kita juga turun sebesar 2,14%. Angka ini menjadi penurunan tertinggi keempat di Provinsi Sulawesi Selatan,” ungkap Indah. Lalu, apa yang menjadi faktor keberhasilan Luwu Utara mampu menurunkan itu semua?

Bupati perempuan pertama di Sulawesi Selatan ini membeberkan bahwa selama ini Pemda Luwu Utara telah melakukan beberapa program dan kegiatan yang mendukung upaya penurunan angka kemiskinan, baik itu kemiskinan kabupaten maupun kemiskinan ekstrem.

Program yang dimaksud di antaranya program pengurangan beban dengan pemenuhan konsumsi makanan penduduk miskin, melalui program BLT El Nino dengan sasaran 23.975 kelompok penerima manfaat (KPM), BLT ADD (5.843 KK), PKH Sembako (17.860 KPM), BPNT Sembako (25.332 KPM), PIP SD (6.699 siswa), PIP SMP (6.218 siswa), dan BPJS (206.738 penduduk miskin).

Program kedua yang dilakukan, kata Indah, adalah Program Peningkatan Pendapatan Penduduk Miskin melalui kegiatan Edukasi dan Pelatihan Tenaga Kerja bagi 640 calon entrepreneur yang berasal dari setiap kecamatan dan pada 30 Kelompok Wanita Tani (KWT).

“Kita juga melakukan program pengurangan kantong-kantong kemiskinan dengan pemenuhan akan lingkungan, perumahan dan fasilitasnya sebagai upaya pemenuhan akan non makanan bagi penduduk miskin,” ungkap Indah.

“Hingga pada tahun 2023 ini telah dilakukan pembangunan terhadap rumah tidak layak huni atau rutilahu sebanyak 6.092 rumah melalui program BSPS dari aspirasi Bapak Muhammad Fauzi, Anggota DPR-RI Komisi V,” sambung Indah.

Tak hanya itu, ia juga membeberkan adanya program pemenuhan fasilitas rumah tangga miskin, telah dipenuhi program bantuan H-ALS (jamban keluarga) yang telah mencapai 1.679 unit serta program bantuan air bersih lewat program SPAM yang telah mengaliri 5.893 rumah tangga dengan panjang saluran 128.189 meter.

“Apa yang telah kita raih semua ini, tentu tidak semudah membalik telapak tangan. Semua butuh proses, perjuangan, pengorbanan, kesabaran, partisipasi aktif serta komunikasi yang baik dengan semua pihak terkait,” jelas Bupati Luwu Utara dua periode ini.

“Semoga tahun-tahun berikutnya, kesuksesan ini kembali berpihak ke Luwu Utara hingga tingkat kemiskinan kita di bawah 6,42 persen sesuai target akhir RPJPD 2025-2045. Sekali lagi, saya menyampaikan terima kasih kepada kita semua, khususnya kepada seluruh masyarakat Luwu Utara yang telah ikut mendukung program dan kegiatan pemerintah,” pungkasnya.** Yustus

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Kamera Mirrorless 4K WiFi Ultra HD Kit Lensa
Kamera Mirrorless 4K WiFi Ultra HD Kit Lensa
Rp 3.499.000 Rp 5.200.000
Beli di Shopee
Smartphone 5G 8GB/256GB Baterai 6000mAh
Smartphone 5G 8GB/256GB Baterai 6000mAh
Rp 2.199.000 Rp 2.899.000
Beli di Shopee
Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Kabiro Luwu

Kabiro Luwu

Kepala Biro Luwu

Koordinator liputan daerah Sulawesi Selatan, Luwu Raya, dan sekitarnya.

Redaksi Wilayah Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
2 + 5 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi