Minggu, 27 September 2026
TERKINI
• Wujud Kepedulian Rakyat, Danrem 091/ASN Buka Bazar HUT Ke-81 TNI di Kodim 0901/Smd (16 jam yang lalu) • Hasil Lab Kasus MBG Blora Berbeda dengan Keterangan Dinkes, Bacillus cereus Dipertanyakan (1 hari yang lalu) • 17 Desa Wilayah Lamsel Bakal Mengikuti Penilaian Desa Antikorupsi Tingkat Provinsi (1 hari yang lalu) • Kodim 0721/Blora dan BAZNAS Bedah Dua Rumah Warga Sambut HUT ke-81 TNI (1 hari yang lalu) • Fly Jaya Buka Rute Penerbangan Reguler Masamba-Makassar Segera Mengudara (1 hari yang lalu) • Ketum LAFKI dr Benny, Dorong RS Elim Rantepao Dikembangkan sebagai Rumah Sakit Pendidikan (1 hari yang lalu) • SDN 1 Plosarjo Terima Bantuan Revitalisasi, Kelas Rusak Kini Siap Jadi Ruang Belajar Nyaman (1 hari yang lalu) • Perkuat Kelembagaan dan Kolaborasi, PWI Sulsel Silaturahmi ke Bank Mandiri (1 hari yang lalu) • Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (2 hari yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (2 hari yang lalu)
INFODESA 11 Maret 2024, 09:27 WIB 884 PDF

Pembangunan Jembatan Menjadi Perbincangan Masyarakat, Ternyata Tidak Sesuai RAB

Admin Utama
Oleh: admin • ~2 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Pembangunan Jembatan Menjadi Perbincangan Masyarakat, Ternyata Tidak Sesuai RAB
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

PATI, INFODESANEWS – Warga Masyarakat Desa Karaban merasa geram atas indikasi pembangunan jembatan yang diduga besi yang digunakan awalnya di RAB ukuran 12 tetapi ternyata kini malah di bawahnya.

Mungkin bisa juga di duga malah pembuatan jembatan ini tidak sesuai RAB semua.” bahkan, ada salah satu warga inisial S menyebut, apakah jika ukuran besi tersebut, malah dibawahnya dan lebih kecil apa kuat nanti jika sudah jadi.

Apa mungkin kurang untungnya.” sehingga bahan baku besi aja dikurangi, malah sekarang bola liar perbincangan dikalangan warga masyarakat semakin kenceng.

Pemeritahan Desa Karaban seakan sudah paham dan memang tutup mata, apa harus ada aksi rame baru direspon ya “, kata Inisial S saat diwawncarai awak media, Senin (11/3/24).

Berikut lokasi pembangunan jembatan rt 04/rw 04 Rp. 197.447.000 yang bersumber Dana Desa (DD), pembangunan talud gorong – gorong lokasi rt 01/rw 04 biayanya Rp. 45.468.000 dana PAD.

“Lanjut, Pembagunan jembatan lokasi Rt 01/rw 05 Rp. 199.917.000 Dana Desa (DD), pembangunan talud gorong – gorong lokasi rt 01/rw 05 Rp. 45.468.000 dana PAD.

Pembangunan jembatan lokasi rt 06/ rw 05 Rp.199.917.000 dari dana desa (DD) dan pembangunan talud gorong – gorong lokasi rt 06/ rw 05 bersumber dari dana desa (DD) tahun 2023.

Ketua BPD Karaban Sowo menambahkan, memang betul yang dikatakan inisial S.” sebab, bahan baku besi yang awalnya ukuran 12 tetapi nyatanya dilapangan malah tidak sesuai RAB.

Bisa  di duga Pemerintahan Desa Karaban melakukan penyelewengan anggaran Alokasi Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD) yang tidak trasparan.

Kami menduga ada indikasi penyalahgunaan anggaran pemerintahan Desa.” Maka kita desak pihak APH dan istansi terkait harus turun”, tegas Sowo.(red)

Oleh: admin

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama
Jurnalis Terverifikasi Administrator Utama

Admin Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
5 + 8 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi