Kamis, 1 Oktober 2026
TERKINI
• Polres Blora Bongkar 5 Kasus Narkoba, 8 Tersangka Diamankan (2 jam yang lalu) • 63 Prajurit Kodim 0721/Blora Naik Pangkat, Dandim Tekankan Tanggung Jawab Lebih Besar (4 jam yang lalu) • Revitalisasi KB Aisyiyah Dologan: Bangunan Baru, Semangat Baru untuk Anak Usia Dini (5 jam yang lalu) • Teguhkan Nilai-Nilai Pancasila Danramil Tenggarong Hadiri Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila (6 jam yang lalu) • Pancasila Dikumandangkan, Keadilan Dipertanyakan (8 jam yang lalu) • Renungan Suci di Tugu Pancasila Blora, Pemuda Pancasila Ajak Masyarakat Bumikan Nilai-Nilai Pancasila (16 jam yang lalu) • Lampung Selatan, Duduki Pringkat 3 Nasional Dalam PPD 2026 (19 jam yang lalu) • Secara Aklamasi Mas Bro Jadi Ketua Umum DPD LPM Kabupaten Lampung Selatan (1 hari yang lalu) • Dr Darlian Pone Lantik Citra Dianto Sebagai Ketua PK Partai Golkar Umpu Semenguk (1 hari yang lalu) • Pemkab Blora Usulkan Rp8,5 Miliar untuk Pilkades Serentak 242 Desa pada 2027 (1 hari yang lalu)
INFODESA 23 Juli 2022, 13:00 WIB 2,288 PDF

Pemanfaatan SISRUTE dan PSC 119

Admin Utama
Oleh: admin • ~2 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Pemanfaatan SISRUTE dan PSC 119
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

PATI – Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) merupakan salah satu indikator kesehatan suatu negara dan masih menjadi masalah utama termasuk di Indonesia.

Demikian pula dengan kondisi di Kabupaten Pati yang cenderung mengalami kenaikan. Dimana pada tahun 2020 jumlah AKI 15 org, Angka Kematian Neonatal (AKN) 150, AKB 151 bayi. Sedangkan di tahun 2021 AKI 21 org, AKN 94, AKB 109 bayi. Kecenderungan tersebut tidak terlepas dari berbagai faktor termasuk pandemi Covid-19.

Untuk meningkatkan kemampuan petugas kesehatan dan penguatan pencegahan AKI dan AKB, pada Rabu (20/7/202) di Hotel Griya Lestari, diselenggarakan Pertemuan Petugas Kabupaten dalam Pemanfaatan SISRUTE (Sistem Rujukan Terintegrasi) Dan PSC (Public Safety Center) 119 dalam Pelayanan Maternal Neonatal.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pati Dr. Aviani Tritanti Venusia, MM berharap dari pertemuan ini dapat meningkatkan kemampuan petugas Puskesmas dan Rumah Sakit.

Dalam pelaksanaan proses rujukan melalui sistem rujukan terintegrasi, dan pemanfaatan SISRUTE (Sistem Rujukan Terintegrasi), dan PSC (Public Safety Center) 119 dalam pelayanan kesehatan maternal neonatal,” kata Dr. Aviani Tritanti Venusia, MM saat diwawancarai Awak Media, Kamis (21/7/22).

Masih lanjut, Para peserta berasal dari Puskesmas, Rumah Sakit, PSC 119 Si Garda Pati, Klinik Utama, dan Dinkes Pati sebanyak 60 orang.” Tak lupa, Ketua Tim Pelayanan Kesehatan Rujukan Dinkes Pati Witowo, M.Tr. Kep menambahkan para pembicara antara lain Safira Ratnawati, S.KM, M.Kes, dari Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah yang membawakan materi Kebijakan dan Regulasi tentang SISRUTE.

Agar Pelayanan Kesehatan Maternal dan Neonatal, dan Yosep Aditya Wicaksono, S.Kom, dari RS Kariadi Semarang membawakan simulasi dan praktek SISRUTE versi terbaru,” tegas Witowo, M.Tr. Kep.(@Gus)

Oleh: admin

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama
Jurnalis Terverifikasi Administrator Utama

Admin Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
2 + 4 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi