Senin, 28 September 2026
TERKINI
• Bukan Sekadar Administrasi, Inspektorat Awasi Program Pemkab Lamsel hingga Manfaat ke Masyarakat (2 jam yang lalu) • Peringati Hari Jadi Tenggarong, Dandim 0906/Kkr Bersama Forkopimda Ziarah Makam Raja-Raja (4 jam yang lalu) • Dandim 0906/Kkr Hadiri Acara Puncak Prosesi Penutupan Erau (4 jam yang lalu) • Antusias Warga Ramaikan Turnamen Orado Dalam Rangka HUT TNI Yang Digelar Kodim 0906/Kkr (4 jam yang lalu) • Kodim 0721/Blora Gelar Ziarah Nasional dan Tabur Bunga Peringati HUT ke-81 TNI (7 jam yang lalu) • Dari Buku hingga Tali Kasih, Dwi Riyanto Isi Pengajian RISMA dengan Pesan Kehidupan (11 jam yang lalu) • Semarakkan HUT ke-81 TNI, Open Turnamen Domino Orado 101 Piala Panglima TNI Resmi Dibuka di Provinsi Lampung. (20 jam yang lalu) • Lindu Aji Kunduran Bersama Dua Anggota DPRD Blora dari PKB Gelar Dropping Air Bersih (20 jam yang lalu) • LSM Harimau Blora Siap Ikut Aksi Moral di MNC Tower Jakarta (1 hari yang lalu) • Wujud Kepedulian Rakyat, Danrem 091/ASN Buka Bazar HUT Ke-81 TNI di Kodim 0901/Smd (2 hari yang lalu)
NASIONAL 16 Agustus 2020, 11:10 WIB 1,758 PDF

Pegiat Koperasi dan UMKM Banyumas Ikuti Pelatihan

Admin Utama
Oleh: admin • ~2 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Pegiat Koperasi dan UMKM Banyumas Ikuti Pelatihan
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

BANYUMAS, INFODESANEWS – Pegiat Koperasi dan UMKM Ikuti Pelatihan di Banyumas mengikuti pelatihan yang digelar oleh Kementerian Koperasi dan UKM Sabtu (15/08/2020) di Hotel Meotel Purwokerto. Kegiatan pelatihan bagi pegiat koperasi serta pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) ini digelar sebagai upaya memacu percepatan pertumbuhan ekonomi di Banyumas. Pelatihan akan digelar selama tiga hari diikuti 150 pelaku UMKM pilihan dari berbagai usaha yang ada di Banyumas.

Deputi Bidang Pengembangan Sumber Daya Manusia Kemenkop UKM Arif Rahman Hakim mengatakan pelatihan yang diselenggarakan sekarang ini salah satu tujuannya adalah memacu percepatan pertumbuhan ekonomi di daerah-daerah.

“Pelatihan diikuti 150 pegiat koperasi dan pelaku UMKM se-Banyumas, meliputi pelatihan perkoperasian bagi koperasi wanita, pelatihan kewirausahaan sektor pertanian/perkebunan dan perikanan/peternakan, pelatihan kewirausahaan perhutanan sosial, pelatihan peningkatan strategi bisnis wirausaha, serta pelatihan kewirausahaan bidang fesyen,” jelasnya

Menurutnya Banyumas menjadi salah satu daerah yang dipilih oleh Kemenkop UKM sebagai lokasi kegiatan pelatihan bersama lima daerah wisata unggulan dan sejumlah daerah yang diidentifikasi sebagai pusat lahirnya wirausaha-wirausaha muda.

“Kami menekankan agar pelaku optimistis, bersemangat, bisa bertahan, bangkit, dan tetap tumbuh, di tengah situasi serba sulit akibat pandemi COVID-19. Pelatihan ini kami desain untuk menjawab permasalahan-permasalahan yang memang ada sekarang ini, antara lain adalah permasalahan pemasaran yang menurunkan pemasaran mereka”, tambah Arif.

Selain itu juga kesulitan-kesulitan di dalam mengakses ke sumber-sumber pembiayaan, keterampilan-keterampilan yang dibutuhkan untuk produk-produk tertentu yang permintaannya tumbuh pada masa pandemi seperti sekarang ini.

“Tapi, kami tidak hanya sebatas memberikan pelatihan. Kami juga melakukan pendampingan-pendampingan melalui Dinas Koperasi setempat,” kata Arif.

Lebih dari itu, lanjut Arif, ada juga pendampingan melalui layanan konsultasi yang dilaksanakan Smesco Indonesia. Misalnya, konsultasi dalam bidang pemasaran.

“Kami juga bersinergi dengan para pelaku atau pegiat pemberdayaan UMKM terutama marketplace yang sudah eksis sekarang ini, kami libatkan untuk melatih di bidang digitalisasi pemasaran,” kata Arif.

Arif mengatakan, pihaknya akan memberikan bantuan modal usaha sebesar Rp12 juta bagi peserta terbaik yang mengikuti pelatihan tersebut.

Wakil Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono menyambut baik dengan digelarnya pelatihan kewirausahaan dan koperasi bagi pelaku UMKM.

“Karena dalam kondisi pandemi COVID-19 pelaku UMKM bisa bertahan karena tidak mengandalkan bahan impor,” kata Sedewo.

Menurutnya yang penting untuk mempertahankan usahanya pelaku UMKM dalam masalah pemasaran dan menjaga kualitas produknya.

“Pemasaran dan menjaga kualitas produk itu sangat penting, agar pelaku UMKM tetap bertahan,” ungkapnya.

Oleh: admin

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #NASIONAL #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama
Jurnalis Terverifikasi Administrator Utama

Admin Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
4 + 9 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi