Minggu, 27 September 2026
TERKINI
• Wujud Kepedulian Rakyat, Danrem 091/ASN Buka Bazar HUT Ke-81 TNI di Kodim 0901/Smd (13 jam yang lalu) • Hasil Lab Kasus MBG Blora Berbeda dengan Keterangan Dinkes, Bacillus cereus Dipertanyakan (1 hari yang lalu) • 17 Desa Wilayah Lamsel Bakal Mengikuti Penilaian Desa Antikorupsi Tingkat Provinsi (1 hari yang lalu) • Kodim 0721/Blora dan BAZNAS Bedah Dua Rumah Warga Sambut HUT ke-81 TNI (1 hari yang lalu) • Fly Jaya Buka Rute Penerbangan Reguler Masamba-Makassar Segera Mengudara (1 hari yang lalu) • Ketum LAFKI dr Benny, Dorong RS Elim Rantepao Dikembangkan sebagai Rumah Sakit Pendidikan (1 hari yang lalu) • SDN 1 Plosarjo Terima Bantuan Revitalisasi, Kelas Rusak Kini Siap Jadi Ruang Belajar Nyaman (1 hari yang lalu) • Perkuat Kelembagaan dan Kolaborasi, PWI Sulsel Silaturahmi ke Bank Mandiri (1 hari yang lalu) • Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (2 hari yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (2 hari yang lalu)
NASIONAL 31 Agustus 2025, 17:26 WIB 1,466 PDF

Pedagang Kecil Berharap Agar Demo Damai Tidak Anarkis Dan Pemerintah Dengarkan Suara Rakyat

Redaktur Lampung
Oleh: Redaktur Lampung • ~2 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Pedagang Kecil Berharap Agar Demo Damai Tidak Anarkis Dan Pemerintah Dengarkan Suara Rakyat
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Redaktur Lampung

BANDARLAMPUNG, INFODESANEWS – Massa yang berasal dari berbagai aliansi dan mahasiswa akan menggelar aksi Gedung DPRD Provinsi Lampung pada Senin, 1 September 2025.

Salah Isu demo ini adalah kenaikan tunjangan dewan yang fantastis serta poin-poin lainnya.
‎
‎Namun, bagi pedagang kecil, yang lebih penting bukanlah angka-angka di kursi parlemen, melainkan bagaimana dapur mereka tetap bisa mengepul.

Berdasarkan pantauan media ini di sejumlah pasar di Bandarlampung pada Minggu pagi (H-1 aksi demo), suasana masih ramai seperti biasa. Pedagang berteriak menawarkan dagangan, aroma bumbu dapur bercampur dengan hiruk-pikuk kendaraan yang lalu lalang.

‎Namun, di balik keriuhan pasar, ada perbincangan hangat soal aksi besar-besaran yang akan digelar esok hari, Senin, 1 September 2025.
‎
“Demo boleh saja, itu hak rakyat. Tapi harapan kami, jangan sampai rusuh. Kalau sampai anarkis, yang rugi tetap kami juga. Pembeli takut datang ke pasar, dagangan tidak laku,” ujar ‎Budianto, seorang pedagang Bakso keliling dengan wajah serius.
‎
‎Ia mengaku memahami maksud para pendemo. Baginya, keresahan soal kebijakan pemerintah memang nyata terasa. Namun Budianto berharap aksi ini tidak keluar jalur.

“Fokus saja pada tuntutan. Jangan mau diprovokasi. Kalau fasilitas umum rusak, yang kena dampak tetap rakyat kecil,” tambahnya.
‎
‎Budianto juga berharap agar pemerintah bisa mendengar suara rakyat tanpa harus ada korban.

“Dan semoga kami, pedagang kecil ini, tetap bisa berjualan dengan tenang,” pungkasnya.
‎
‎Harapan serupa datang dari pedagang lainnya, Sugiyanti. Wanita tua pedagang Warung Soto di depan Kantor Kajati Lampung

“Besok meskipun ada demo, saya tetap berjualan. Rezeki harus dicari, tidak bisa menunggu. Semoga tidak ada keributan. Yang kami butuhkan sebenarnya perhatian pemerintah pada perekonomian rakyat kecil seperti kami.” ungkapnya.
‎
‎Jika kota kacau, pembeli enggan keluar rumah. Jika jalan ditutup, distribusi barang terhambat. Dan jika kerusuhan pecah, mereka yang pertama kali merasakan sepinya pasar.

“Kalau ribut ya semua nanti kena dampak. Saya berdoa semoga demonya tetap damai. Karena bagi kami, satu hari tanpa jual beli berarti satu hari tanpa penghasilan,” tutupnya.(***Ronald)

Oleh: Redaktur Lampung

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #NASIONAL #infodesanews #kabarindonesia
Redaktur Lampung
Jurnalis Terverifikasi Redaktur Wilayah Lampung

Redaktur Lampung

Pengelola rubrik liputan daerah Lampung, dinamika desa, dan pembangunan nusantara.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
8 + 4 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi