Jumat, 2 Oktober 2026
TERKINI
• Presiden Prabowo Resmikan Renovasi Museum Kesaktian Pancasila di Lubang Buaya (4 jam yang lalu) • Dugaan Keracunan MBG Kembali Terjadi di Blora, 13 Siswa SDN 1 Tutup Alami Keluhan (6 jam yang lalu) • Polres Blora Bongkar 5 Kasus Narkoba, 8 Tersangka Diamankan (11 jam yang lalu) • 63 Prajurit Kodim 0721/Blora Naik Pangkat, Dandim Tekankan Tanggung Jawab Lebih Besar (13 jam yang lalu) • Revitalisasi KB Aisyiyah Dologan: Bangunan Baru, Semangat Baru untuk Anak Usia Dini (14 jam yang lalu) • Teguhkan Nilai-Nilai Pancasila Danramil Tenggarong Hadiri Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila (14 jam yang lalu) • Pancasila Dikumandangkan, Keadilan Dipertanyakan (17 jam yang lalu) • Renungan Suci di Tugu Pancasila Blora, Pemuda Pancasila Ajak Masyarakat Bumikan Nilai-Nilai Pancasila (1 hari yang lalu) • Lampung Selatan, Duduki Pringkat 3 Nasional Dalam PPD 2026 (1 hari yang lalu) • Secara Aklamasi Mas Bro Jadi Ketua Umum DPD LPM Kabupaten Lampung Selatan (1 hari yang lalu)
INFODESA 30 Juli 2021, 09:35 WIB 1,317 PDF

Pati Dapatkan Penghargaan Kota Layak Anak dari Kemen PPPA

Admin Utama
Oleh: admin • ~2 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Pati Dapatkan Penghargaan Kota Layak Anak dari Kemen PPPA
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

PATI,Infodesanews.com – Bupati Pati Haryanto hari ini menghadiri pemberian penghargaan Kabupaten / Kota Layak Anak (KLA) tahun 2021, yang digelar secara virtual oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA).

Bersama Wakil Bupati Pati Saiful Arifin, Kepala Dinas Sosial Muhtar, dan Sekretaris Bappeda, Bupati mengikuti secara Daring di Ruang Peringgitan Pendopo Kabupaten Pati.

Predikat Pratama dalam Pengharapan Kabupaten Layak Anak, disampaikan oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Anak I Gusti Ayu Bintang Darmawati, Kamis( 28/07/21).

Ditemui seusai acara virtual, Kepala Dinas Sosial menyampaikan bahwa predikat yang dicapai oleh Kabupaten Pati tak luput dari usaha team work yang dikoordinir oleh Bappeda selaku gugus tugas.

“Indikatornya, ada beberapa regulasi yang terkait dengan kriteria penilaian, yang menjamin terpenuhnya hak-hak atas anak, termasuk fasilitas- fasilitas yang mendukung terpenuhnya hak atas anak”, jelas Muhtar.

Fasilitas yang dimaksudkan diantaranya adalah adanya Alun-Alun yang dilengkapi dengan arena permainan anak-anak.

Muhtar juga menjelaskan bahwa penilaian dalam penghargaan tersebut ada 5 kategori, yakni Pratama, Madya, Nindya, Utama dan KLA.

“Pratama itu diraih karena sudah adanya regulasi, adanya kelengkapan dan sarana prasarana yang menjamin terpenuhnya hak atas anak, ruang terbuka yang dikelola oleh Bappeda juga untuk hak atas anak, kemudian juga sudah ada langkah-langkah strategis dalam rangka penanganan kekerasan hak atas anak”, terang Muhtar.

Untuk bisa meraih peringkat yang lebih tinggi, Kabupaten Pati juga masih harus mempersiapkan banyak hal terkait 24 indikator yang ditetapkan.

“Yang jelas kita akan berbenah bersama dengan tim yang dikoordinasikan oleh Bappeda dan kita akan memenuhinya. Ada yang masih perlu diperbaiki dan disempurnakan. Kemudian dokumen yang belum ada, akan kami susun bersama”, jelasnya.

Setelah mendapatkan gelar Pratama, Kabupaten Pati diharapkan bisa mendapatkan gelar Madya, Nindya, bahkan Utama.(@Gus)

Oleh: admin

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama
Jurnalis Terverifikasi Administrator Utama

Admin Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
8 + 5 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi