Senin, 28 September 2026
TERKINI
• Bukan Sekadar Administrasi, Inspektorat Awasi Program Pemkab Lamsel hingga Manfaat ke Masyarakat (18 menit yang lalu) • Peringati Hari Jadi Tenggarong, Dandim 0906/Kkr Bersama Forkopimda Ziarah Makam Raja-Raja (1 jam yang lalu) • Dandim 0906/Kkr Hadiri Acara Puncak Prosesi Penutupan Erau (2 jam yang lalu) • Antusias Warga Ramaikan Turnamen Orado Dalam Rangka HUT TNI Yang Digelar Kodim 0906/Kkr (2 jam yang lalu) • Kodim 0721/Blora Gelar Ziarah Nasional dan Tabur Bunga Peringati HUT ke-81 TNI (4 jam yang lalu) • Dari Buku hingga Tali Kasih, Dwi Riyanto Isi Pengajian RISMA dengan Pesan Kehidupan (8 jam yang lalu) • Semarakkan HUT ke-81 TNI, Open Turnamen Domino Orado 101 Piala Panglima TNI Resmi Dibuka di Provinsi Lampung. (18 jam yang lalu) • Lindu Aji Kunduran Bersama Dua Anggota DPRD Blora dari PKB Gelar Dropping Air Bersih (18 jam yang lalu) • LSM Harimau Blora Siap Ikut Aksi Moral di MNC Tower Jakarta (23 jam yang lalu) • Wujud Kepedulian Rakyat, Danrem 091/ASN Buka Bazar HUT Ke-81 TNI di Kodim 0901/Smd (2 hari yang lalu)
NASIONAL 16 Mei 2020, 19:31 WIB 1,979 PDF

Pasien ODP Meninggal, TNI Bergerak Cepat dan Sigap Membantu Penyiapan Peti Mati

Admin Utama
Oleh: admin • ~1 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Pasien ODP Meninggal, TNI Bergerak Cepat dan Sigap Membantu Penyiapan Peti Mati
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

 

SANGATTA, INFODESANEWS – Sesuai standar Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebutkan bahwa orang dalam pemantauan (ODP) maupun pasien dalam pengawasan (PDP) yang meninggal dunia terkait Covid-19 harus dimakamkan menggunakan peti meski belum dinyatakan positif. Standar tersebut diberlakukan demi mencegah agar tidak terjadi penyebaran virus corona dari jenazah ke orang yang mengurusnya.

Sebagai Babinsa Desa Swargabara Kecamatan sangatta Utara, Serda Lukman personil Koramil 0909-01 Sangatta Kodim 0909/Sangatta bersama warga bahu membahu menyiapkan peti mati bagi orang dalam pengawasan (ODP) yang baru meninggal, Sabtu (16/5/2020).

Pembuatan peti mati oleh warga dibantu babinsa adalah agar mempercepat pemakaman bagi korban yang masuk kategori orang dalam pengawas (ODP). Yang mana diketahui, wanita yang meninggal baru beberapa hari dirawat oleh pihak RSUD Kudungga.

“Walaupun di malam hari, babinsa tak mengenal lelah dan waktu demi kemanusiaan. Semoga wabah Covid-19 cepat berlalu dari negeri kita. Sehingga kita dapat beraktivitas seperti sediakala,” ujar Dandim 0909 Sangatta, Pabate didampingi Serda Lukman di sela sela penyiapan peti.

Penulis Murdi

Oleh: admin

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #NASIONAL #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama
Jurnalis Terverifikasi Administrator Utama

Admin Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
3 + 6 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi