Senin, 28 September 2026
TERKINI
• Musrenbangdes Tahun 2027 Desa Sidoharjo, Mencapai Pajak Tertinggi Di Triwulan III (39 menit yang lalu) • Pemerintah Desa Karang Rejo Gelar Musrenbangdes Tahun 2027 (1 jam yang lalu) • Bukan Sekadar Administrasi, Inspektorat Awasi Program Pemkab Lamsel hingga Manfaat ke Masyarakat (4 jam yang lalu) • Peringati Hari Jadi Tenggarong, Dandim 0906/Kkr Bersama Forkopimda Ziarah Makam Raja-Raja (5 jam yang lalu) • Dandim 0906/Kkr Hadiri Acara Puncak Prosesi Penutupan Erau (6 jam yang lalu) • Antusias Warga Ramaikan Turnamen Orado Dalam Rangka HUT TNI Yang Digelar Kodim 0906/Kkr (6 jam yang lalu) • Kodim 0721/Blora Gelar Ziarah Nasional dan Tabur Bunga Peringati HUT ke-81 TNI (8 jam yang lalu) • Dari Buku hingga Tali Kasih, Dwi Riyanto Isi Pengajian RISMA dengan Pesan Kehidupan (12 jam yang lalu) • Semarakkan HUT ke-81 TNI, Open Turnamen Domino Orado 101 Piala Panglima TNI Resmi Dibuka di Provinsi Lampung. (22 jam yang lalu) • Lindu Aji Kunduran Bersama Dua Anggota DPRD Blora dari PKB Gelar Dropping Air Bersih (22 jam yang lalu)
NASIONAL 20 Mei 2022, 17:53 WIB 824 PDF

Panglima Berbintang Tiga Penjaga Wilayah Adat Saireri

Kabiro Blora
Oleh: Kabiro Blora • ~3 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Panglima Berbintang Tiga Penjaga Wilayah Adat Saireri
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Kabiro Blora

BIAK , INFODESANEWS – Kunjungan Pangkogabwilhan III Letjen TNI I Nyoman Cantiasa, S.E., M.Tr.(Han) ke wilayah Korem 173/PVB Biak disambut antusias dan suka cita oleh masyarakat Biak, khususnya Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Biak dan para Ketua Paguyuban Nusantara wilayah Biak dengan menggelar pertemuan para-para adat di rumah Bapak David Rumansara, Ketua Umum LMA Biak Numfor, Papua, Kamis (19/05/2022).

Kehadiran Pangkogabwilhan III sudah ditunggu-tunggu dan dirindukan masyarakat Biak. David Rumansara dalam sambutannya sangat bersyukur bisa kembali bertemu dengan Letjen Nyoman Cantiasa dalam sela-sela kunjungan kerja di jajaran Satuan Koopsau III Biak dan sudah dikukuhkan menjadi Anak Adat Saereri atas permintaan masyarakat, dengan gelar Man Waren Saireri dan saat ini menjadi Panglima sebagai Penjaga Wilayah bagi Adat Saireri berbintang tiga.

“Beliau akrab dengan adat, saat menjabat Danrem 173/PVT dan beliau memimpin dengan Hati. Kami dengar semua sehingga kami memberikan gelar kehormatan adat “Man Waren Seireri” yang artinya orang yang selalu terjaga dan menjaga wilayah baik siang maupun malam serta mau melihat seluruh masyarakat yang ada di wilayah adat Seireri,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut juga dibacakan Pernyataan Sikap LMA Biak oleh Sekretaris LMA, Pertama, Mendukung sepenuhnya Daerah Otonom Baru Provinsi Kepulauan Papua Utara, Kedua, Meminta Pemerintah Pusat Republik Indonesia untuk menetapkan pemekaran Kab. Endiwe, Kab. Numfor dan Kotamadya Biak, Ketiga, Menolak semua bentuk demonstrasi atau semua kegiatan politik anti Republik Indonesia atau kegiatan anarkis lainnya dan Keempat, Mendukung penyelesaian masalah secara bermoral, bermartabat yang mengedepankan keadilan bagi seluruh rakyat.

“Jujur, saya hari ini begitu bahagia dan terharu, karena apa, saya bisa pulang kembali ke rumah, bertemu saudaraku semua, rumah saya pertama di sini sebagai seorang Jenderal,” kata Pangkogabwilhan III mengawali sambutannya.

Pangkogbwilhan III mengajak warga Biak khususnya LMA Biak untuk menjaga kerukunan dan kedamaian di wilayah Papua dengan keberagamannya dan Papua sudah final bagian dari NKRI, dikatakannya saat menjabat Pangdam XVIII/Kasuari dalam menggelar Focus group discussion (FGD), Bapak Jhon Norotof mantan Panglima pejuang OPM menyatakan.

Bahwa kelompoknya sudah berjuang keras sampai ke Level PBB tiba di New York dan PBB menyatakan secara yuridis, defacto dan dejure bahwa Papua adalah bagian dari NKRI. Sehingga lahirlah program Otonomi Khusus (OTSUS) pada tahun 2001 sebagai solusi saat itu untuk percepatan pembangunan yang sampai detik ini kita terus bersama-sama membangun Tanah Papua, walaupun banyak kendala dan hambatan dan kita yakini ini adalah rancangan Tuhan. Bukan rancangan Manusia dan manusia tidak bisa memisahkannya.

“Mari kita jaga Tanah Papua, Jaga adat, dan budaya “Satu tungku tiga Batu” di mana artinya ada tiga lembaga yaitu Pemerintah, Agama dan Adat harus bersinergi, berkolaborasi untuk membangun Tanah Papua menjaga persatuan dan kesatuan. Saya titip itu kepada LMA dan seluruh ketua paguyuban Nusantara. Keberagaman, perbedaan merupakan anugerah Tuhan, jangan karena berbeda kita terus berkonflik, mari buka komunikasi konstruktif karena kalau kita berkonflik akan menghancurkan bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” pungkasnya. (@Gus)

Oleh: Kabiro Blora

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #NASIONAL #infodesanews #kabarindonesia
Kabiro Blora
Jurnalis Terverifikasi Kepala Biro Blora

Kabiro Blora

Koordinator pewarta dan liputan wilayah Blora, Sesarengan mBangun Blora, Jawa Tengah.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
4 + 1 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi