Kamis, 1 Oktober 2026
TERKINI
• Polres Blora Bongkar 5 Kasus Narkoba, 8 Tersangka Diamankan (1 jam yang lalu) • 63 Prajurit Kodim 0721/Blora Naik Pangkat, Dandim Tekankan Tanggung Jawab Lebih Besar (4 jam yang lalu) • Revitalisasi KB Aisyiyah Dologan: Bangunan Baru, Semangat Baru untuk Anak Usia Dini (4 jam yang lalu) • Teguhkan Nilai-Nilai Pancasila Danramil Tenggarong Hadiri Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila (5 jam yang lalu) • Pancasila Dikumandangkan, Keadilan Dipertanyakan (8 jam yang lalu) • Renungan Suci di Tugu Pancasila Blora, Pemuda Pancasila Ajak Masyarakat Bumikan Nilai-Nilai Pancasila (16 jam yang lalu) • Lampung Selatan, Duduki Pringkat 3 Nasional Dalam PPD 2026 (19 jam yang lalu) • Secara Aklamasi Mas Bro Jadi Ketua Umum DPD LPM Kabupaten Lampung Selatan (1 hari yang lalu) • Dr Darlian Pone Lantik Citra Dianto Sebagai Ketua PK Partai Golkar Umpu Semenguk (1 hari yang lalu) • Pemkab Blora Usulkan Rp8,5 Miliar untuk Pilkades Serentak 242 Desa pada 2027 (1 hari yang lalu)
NASIONAL 28 Maret 2022, 08:34 WIB 1,130 PDF

Palataran Pakujajar Sipatahunan Buka Workshop Terompet Penca Sebagai Pelestarian Budaya Sunda

Admin Utama
Oleh: admin • ~2 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Palataran Pakujajar Sipatahunan Buka Workshop Terompet Penca Sebagai Pelestarian Budaya Sunda
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

BOGOR, INFODESANEWS – Rawat dan lestarikan budaya sunda, Yayasan Palataran Pakuajajar Sipatahunan buka Workshop terompet penca, sebagai wujud lestarikan salah satu budaya sunda, yang diadakan di Jl Loader no 2 komplek Bina Marga Kelurahan Branangsiang Kecamatan Bogor Timur Kota Bogor, Minggu (27/03/22).

Terompet penca merupakan warisan budaya yang wajib dilestarikan, terompet dan penca merupakan budaya sunda yang telah berkiprah di dunia internasional jadi wajib untuk dijaga secara baik dan dilestarikan kepada generasi penerus.

“Workshop Pakujajar Sipatahunan ini, merupakan kerjasama bareng antara kami dengan IPSI dan PPSI Kota Bogor,” kata Wirabrata Arifin, Ketua Yayasan Palataran Pakujajar Sipatahunan, di kediamannya, Minggu (27/03/22).

“Tujuannya untuk memperbanyak pemain terompet di Kota Bogor ini, supaya kedepannya paguron yang ada di Kota Bogor ini, dapat lebih berkreasi lagi dengan adanya terompet,” tambahnya.

Pria yang akrab dipanggil Abob ini juga menjelaskan, bahwa Terompet Penca merupakan warisan budaya khas Jawa Barat yang merupakan daerah Sunda bila dilihat dari sejarah.

“Namanya juga tarompet penca, yah sesuai nama khas Jawa Barat yang bila kita melihat sejarah merupakan daerah Sunda, jadi tarompet atau terompet merupakan budaya warisan masyarakat Sunda,” jelasnya.

“Harapannya dengan adanya pemain terompet di masing-masing perguruan, akan meningkatkan kreatifitas dan pola-pola yang lebih menarik lagi nantinya,” ucap Abob.

Wirabrata Arifin juga menceritakan sejarah singkat Yayasan Palataran Pakujajar Sipatahunan ini, awalnya dari kecintaan ibundanya akan budaya sunda, maka didirikannyalah yayasan ini.

“Yayasan Pakujajar Sipatahunan ini berdiri sejak tahun 1985, kala itu almarhumah ibu saya mendirikan yayasan ini, karena kecintaannya beliau akan budaya-budaya sunda, itulah sejarah singkat yayasan ini,” pungkasnya.***

Oleh: admin

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #NASIONAL #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama
Jurnalis Terverifikasi Administrator Utama

Admin Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
9 + 1 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi