Rabu, 30 September 2026
TERKINI
• Secara Aklamasi Mas Bro Jadi Ketua Umum DPD LPM Kabupaten Lampung Selatan (2 jam yang lalu) • Dr Darlian Pone Lantik Citra Dianto Sebagai Ketua PK Partai Golkar Umpu Semenguk (2 jam yang lalu) • Pemkab Blora Usulkan Rp8,5 Miliar untuk Pilkades Serentak 242 Desa pada 2027 (4 jam yang lalu) • Dukung Perencanaan Pembangunan Desa, Babinsa Hadiri Musrenbangdes (5 jam yang lalu) • Duta Baca Desa di Blora Dorong Generasi Muda Manfaatkan Gadget untuk Literasi dan Potensi Desa (7 jam yang lalu) • Ponpes Al Abror Rayakan HUT ke-4, Plt Asisten II Bernostalgia dan Ajak Warga Waspada Kebakaran (17 jam yang lalu) • Dari TOGA ke Pasar Digital, UMS Bekali Mitra PAKYA Herbal Strategi Instagram dan WhatsApp Business (19 jam yang lalu) • Pemerintah Desa Sidodadi Asri Gelar Musyawarah Rencana Pembangunan Desa Tahun 2027 (19 jam yang lalu) • Karang Taruna Got Talent 2026 Siapkan Panggung Talenta Muda Lampung Selatan, Saatnya Bakat Lokal Tunjukkan Prestasi (1 hari yang lalu) • Pemerintah Desa Margo Mulyo Gelar Musrenbangdes Tahun 2027 (1 hari yang lalu)
INFODESA 17 November 2020, 15:17 WIB 2,698 PDF

Paguyuban SSL-SKD Berikan Pelatihan Pembuatan Pupuk Kompos Spogenik

Admin Utama
Oleh: admin • ~3 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Paguyuban SSL-SKD Berikan Pelatihan Pembuatan Pupuk Kompos Spogenik
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

LAMPUNG SELATAN, INFODESANEWS — Dibawah binaan seorang anggota komisi II DPRD Lampung Selatan, Paguyuban Sedulur Sak Lawase Skd (SSL-SKD) terus berinovasi. Kali ini Paguyuban Sedulur Sak Lawase Skd, melakukan pelatihan pembuatan pupuk organik padat.

Kotoran Hewan sebagian masyarakat memang dikenal sebagai limbah yang tak sedap dipandang, Namun di tangan Aan Wisnu Sagita, salah satu anggota Paguyuban Sedulur Sak Lawase Skd (SSL – SKD), kotoran ini disulap menjadi Pupuk Kompos Spogenik yang

Aan Wisnu Sagita, salaku Ketua Divisi Pertanian Ketahanan Pangan di Paguyuban Sedulur Sak Lawase Skd (SSL – SKD) menjelaskan, kami melakukan pelatihan pembuatan Pupuk Kompos Spogenik yang berbahan baku dari kotoran Hewan, Sapi ataupun kambing ini untuk mengajak masyarakat agar tidak ketergantungan dengan pupuk yang ada saat ini.

“Saya berharap para petani yang tergabung dalam Paguyuban Sedulur Sak Lawase Skd (SLL-SKD) khususnya dan para petani-petani di wilayah Merbau Mataram dan Lampung Selatan, pada umumnya dapat mengurangi pengunakan pupuk Kimia,”kata dia pada Infodesanews.com, Selasa (17/11/2020)

(ft, Sukardi. ST, Pembina Paguyuban SSL-SKD bersama Divisi Pertanian dan ketahanan pangan, paguyuban SSL-SKD, Aan Wisnu Sagita)

Sementara itu anggota Komisi II DPRD Lampung Selatan, sekaligus pembina SSL-SKD, Sukardi,ST, mengharapkan dengan adanya pelatihan pembuatan pupuk Spogenik ini, para petani di Kecamatan Merbau Mataram, khususnya dan petani yang ada di Lampung Selatan, pada umumnya agar lebih kreatif dan bisa mengembangkan potensi dengan memanfaatkan limbah ternak Sapi maupun kambing yang di miliki.

“Paguyuban ini bergerak bukan saja di bidang pertanian tapi juga di bidang sosial pemberdayaan masyarakat, ibu ibu PKK, Kelompok Wanita Tani ( KWT ), masyarakat umum dan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) yang ada di wilayah Kecamatan Merbau Mataram,”

Dijelaskan, Paguyuban Sak Dulur Saklawase meliputi 3 Kecamatan Merbau Mataram,Tanjung Bintang dan Tanjung Sari. Semoga ke depan paguyuban Sedulur Sak Lawase Skd bisa bermanfaat untuk masyarakat luas.

“Alhamdulillah Hari ini kami Paguyuban Sedulur Sak Lawase Skd yang di pandu oleh Divisi Pertanian Ketahanan Pangan memberikan pelatihan cara pembuatan Pupuk. Yang dihadiri para pengurus Gapoktan Desa, Puji Rahayu, Panca Tunggal, Merbau Mataram, Lebung Sari, Talang Jawa, Tri Harjo dan desa Tanjung Harapan. Mudah-mudahan apa yang disampaikan oleh Aan Wisnu Sagita tadi, dapat bermanfaat,”ungkapnya.

Disisi lain Pelaksana Penyuluh Lapangan (PPL) Pertanian wilayah desa Merbau Mataram, Erma Susanti, sangat mengapresiasi dengan kegiatan yang dilakukan oleh Paguyuban SSL-SKD, dibawah binaan bapak Sukardi.
“Saya mewakili aparatur pemerintahan sangat mendukung dengan adanya kegiatan ini, Karena kegiatan ini juga berkaitan dengan kemajuan pertanian di desa, mudah-mudahan para petani yang ada dapat meningkatkan hasil produksinya dengan adanya inovasi yang ada dalam wadah Paguyuban SSL-SKD, ini,”kata dia.

“Nantinya kita antara organisasi Paguyuban dengan pemerintah saling mengisi dan bekerja sama untuk kemajuan para petani yang ada di wilayah Merbau Mataram khususnya dan petani-petani yang ada di Lampung Selatan pada umumnya.”tutup wanita yang berparas cantik itu. (Sg)

Oleh: admin

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama
Jurnalis Terverifikasi Administrator Utama

Admin Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
3 + 1 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi