Sabtu, 26 September 2026
TERKINI
• Hasil Lab Kasus MBG Blora Berbeda dengan Keterangan Dinkes, Bacillus cereus Dipertanyakan (16 jam yang lalu) • 17 Desa Wilayah Lamsel Bakal Mengikuti Penilaian Desa Antikorupsi Tingkat Provinsi (19 jam yang lalu) • Kodim 0721/Blora dan BAZNAS Bedah Dua Rumah Warga Sambut HUT ke-81 TNI (22 jam yang lalu) • Fly Jaya Buka Rute Penerbangan Reguler Masamba-Makassar Segera Mengudara (23 jam yang lalu) • Ketum LAFKI dr Benny, Dorong RS Elim Rantepao Dikembangkan sebagai Rumah Sakit Pendidikan (23 jam yang lalu) • SDN 1 Plosarjo Terima Bantuan Revitalisasi, Kelas Rusak Kini Siap Jadi Ruang Belajar Nyaman (23 jam yang lalu) • Perkuat Kelembagaan dan Kolaborasi, PWI Sulsel Silaturahmi ke Bank Mandiri (1 hari yang lalu) • Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (1 hari yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (1 hari yang lalu) • Bupati Banyumas Dukung GreenMu, Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi (2 hari yang lalu)
KHAZANAH 09 September 2023, 10:51 WIB 1,822 kali dibaca ~2 mnt baca Bukti Tayang (PDF)

Pagelaran Pasar Rakyat Sekaten Mulai Digelar, Tarif Sewa Stan Mencapai 8 Juta

Penulis: admin
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Pagelaran Pasar Rakyat Sekaten Mulai Digelar, Tarif Sewa Stan Mencapai 8 Juta
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

SOLO-INFODESANEWS.COM, Pagelaran pesta rakyat Sekaten kembali digelar Keraton Surakarta, berlokasi di Alun alun Utara, Sekaten digelar selama sebulan penuh mulai 8 September-8 Oktober 2023.

Dibukanya Sekaten ditandai wilujengan dan pemgguntingan kembang ronce oleh Raja Keraton Solo Paku Buwono (PB) XIII Hangabehi, didampingi permaisuri dan sejumlah pengageng Keraton dan tokoh masyarakat, dibarengi pemukulan kenong.

PB XIII yang hadir dengan duduk di kursi roda nampak bersemangat, ia sempat menitikkan air mata kala memberikan dawuh kepada pihak ketiga untuk mengelola Sekaten.

KGPHA Dipokusumo, Pengageng Parentah Keraton Kasunanan Surakarta menjelaskan, Sekaten menjadi tradisi yang terus dipertahankan oleh Keraton Surakarta, yang digelar untuk memeringati kelahiran Nabi Muhammad SAW.

“Ini menjadi tradisi yang terus dipelihara. Saat itu Sekaten digelar sebagai pesta rakyat yang menyajikan hasil bumi dan hiburan untuk masyarakat umum saat itu. Puncaknya saat pemukulan gamelan Sekaten menandai kelahiran Nabi Muhammad SAW,” ungkap Gusti Dipo.

Waktu itu digelar selama sepekan, namun berjalannya perkembangan waktu dan jaman, event Sekaten kini digelar lebih lama.

“Gamelan Sekaten ditabuh pada 21 September, kalau grebeknya 28 September,” imbuh Gusti Dipo.

Promotor Pasar Malam Sekaten Muntohar (Diana Ria Enterprise) mengungkapkan, pihaknya kembali dipercaya Keraton Solo menggarap rangkaian kegiatan Sekaten.

Seperti tahun sebelumnya, Muntohar membawa wahana permainan, panggung hiburan, dan pasar malam untuk memeriahkan tradisi adat sekali setahun itu.

“Saat ini sudah ada 50-60 unit wahana. Kalau full ada 70 wahana. Stan bazar 500-an. Yang sudah terisi 120 stan. Nanti juga ada panggung hiburan mulai 14 September,” jelasnya.

Muntohar menurunkan harga sewa stan. Paling murah Rp 1 juta, paling mahal Rp 8 juta yang berlokasi di depan Pagelaran Keraton Kasunanan Surakarta. (Kus/Redslo)

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Topik: #KHAZANAH #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama

Admin Utama

Administrator Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
5 + 5 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi