Sabtu, 26 September 2026
TERKINI
• Hasil Lab Kasus MBG Blora Berbeda dengan Keterangan Dinkes, Bacillus cereus Dipertanyakan (15 jam yang lalu) • 17 Desa Wilayah Lamsel Bakal Mengikuti Penilaian Desa Antikorupsi Tingkat Provinsi (18 jam yang lalu) • Kodim 0721/Blora dan BAZNAS Bedah Dua Rumah Warga Sambut HUT ke-81 TNI (21 jam yang lalu) • Fly Jaya Buka Rute Penerbangan Reguler Masamba-Makassar Segera Mengudara (22 jam yang lalu) • Ketum LAFKI dr Benny, Dorong RS Elim Rantepao Dikembangkan sebagai Rumah Sakit Pendidikan (22 jam yang lalu) • SDN 1 Plosarjo Terima Bantuan Revitalisasi, Kelas Rusak Kini Siap Jadi Ruang Belajar Nyaman (22 jam yang lalu) • Perkuat Kelembagaan dan Kolaborasi, PWI Sulsel Silaturahmi ke Bank Mandiri (23 jam yang lalu) • Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (1 hari yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (1 hari yang lalu) • Bupati Banyumas Dukung GreenMu, Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi (2 hari yang lalu)
NASIONAL 06 Februari 2026, 14:54 WIB 2,389 kali dibaca ~2 mnt baca Bukti Tayang (PDF)

Ormas dan LSM Klarifikasi Video Viral Kafe di Blora, Sepakat Jaga Kondusivitas

Penulis: Kabiro Blora
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Ormas dan LSM Klarifikasi Video Viral Kafe di Blora, Sepakat Jaga Kondusivitas
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Kabiro Blora

BLORA, INFODESANEWS – Sejumlah tokoh organisasi kemasyarakatan (Ormas) dan lembaga swadaya masyarakat (LSM) mendatangi Polsek Jepon, Kabupaten Blora, Kamis (5/2/2026).

Kunjungan ini bertujuan memberikan klarifikasi resmi terkait video viral yang dikaitkan dengan aktivitas di Kafe “Kampung Baru” atau “Kafe Neal”, guna meluruskan informasi dan menjaga kondusivitas keamanan.

Klarifikasi menyusul insiden yang terjadi pada Jumat dini hari, 30 Januari 2026. Dalam pertemuan yang difasilitasi kepolisian, seluruh pihak mencapai kesepakatan untuk menyelesaikan persoalan secara terbuka dan menghentikan polemik akibat informasi tidak utuh di media sosial.

“Pemberitaan yang menyebut adanya anggota Ormas maupun LSM meminta nyanyi gratis itu tidak benar. Yang terjadi adalah miskomunikasi,” tegas

Salah satu perwakilan Ormas. Ia menambahkan, rekaman yang beredar tanpa konteks lengkap telah menimbulkan persepsi keliru dan berpotensi memicu konflik.

Dalam pernyataan sikap bersama, para tokoh menegaskan komitmen menjaga stabilitas keamanan di Blora. Mereka mengimbau masyarakat agar tidak terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi kebenarannya.

Pertemuan tersebut dihadiri Kasat Intelkam Polres Blora Agus, Kasatreskrim Zainul Arifin, Kapolsek Jepon Junaedi, perwakilan Ormas dan LSM, serta pemilik kafe, Toni Sinaga dan Santy Silaban.

“Kami berkomitmen bersama-sama menjaga stabilitas keamanan dan kondusivitas di Kabupaten Blora,” pungkas perwakilan tokoh Ormas.

Langkah klarifikasi ini dinilai sebagai bentuk tanggung jawab moral untuk mencegah eskalasi konflik. Diharapkan, masyarakat dapat kembali tenang dan mempercayakan penanganan lebih lanjut kepada pihak berwenang.**Red

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Topik: #NASIONAL #infodesanews #kabarindonesia
Kabiro Blora

Kabiro Blora

Kepala Biro Blora

Koordinator pewarta dan liputan wilayah Blora, Sesarengan mBangun Blora, Jawa Tengah.

Redaksi Wilayah • Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
7 + 7 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi