Jumat, 2 Oktober 2026
TERKINI
• Presiden Prabowo Resmikan Renovasi Museum Kesaktian Pancasila di Lubang Buaya (4 jam yang lalu) • Dugaan Keracunan MBG Kembali Terjadi di Blora, 13 Siswa SDN 1 Tutup Alami Keluhan (6 jam yang lalu) • Polres Blora Bongkar 5 Kasus Narkoba, 8 Tersangka Diamankan (11 jam yang lalu) • 63 Prajurit Kodim 0721/Blora Naik Pangkat, Dandim Tekankan Tanggung Jawab Lebih Besar (13 jam yang lalu) • Revitalisasi KB Aisyiyah Dologan: Bangunan Baru, Semangat Baru untuk Anak Usia Dini (14 jam yang lalu) • Teguhkan Nilai-Nilai Pancasila Danramil Tenggarong Hadiri Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila (14 jam yang lalu) • Pancasila Dikumandangkan, Keadilan Dipertanyakan (17 jam yang lalu) • Renungan Suci di Tugu Pancasila Blora, Pemuda Pancasila Ajak Masyarakat Bumikan Nilai-Nilai Pancasila (1 hari yang lalu) • Lampung Selatan, Duduki Pringkat 3 Nasional Dalam PPD 2026 (1 hari yang lalu) • Secara Aklamasi Mas Bro Jadi Ketua Umum DPD LPM Kabupaten Lampung Selatan (1 hari yang lalu)
INFODESA 24 April 2022, 08:54 WIB 1,037 PDF

Nanang, Resmikan Kampung Pancasila Desa Trans Tanjungan

Admin Utama
Oleh: admin • ~3 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Nanang, Resmikan Kampung Pancasila Desa Trans Tanjungan
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

LAMPUNG SELATAN, INFODESANEWS — Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto bersama anggota Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopinda) meresmikan Kampung Pancasila Desa Trans Tanjungan, Kecamatan Katibung.

Peresmian yang ditandai dengan pemotongan pita dan Pelepasan Balon oleh Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto didampingi Komandan Kodim 0421/LS Letkol Inf Fajar Akhirudin, S.I.P., M.Si dan Kepala Kepolisian Resor AKBP Edwin di Balai Desa Trans Tanjungan, Kecamatan setempat,Sabtu (23/4/2022).

Pancasila merupakan fundamen dasar yang harus dipahami dan diamalkan oleh setiap elemen masyarakat. Oleh karenanya, dengan dibentuknya Kampung Pancasila ini diharapkan mampu menjadi langkah strategis, dalam upaya memantapkan solidaritas persatuan dan kesatuan antar warga.

“Pentingnya fundamen dasar pancasila, pancasila digali oleh Ir. Soekarno, bagaimana untuk menyatukan seluruh elemen masyarakat yang bersuku-suku dan beragama. Tidak gampang bapak ibu sekalian untuk menyatukan Indonesia, banyak suku dan budaya,” kata Nanang dalam sambutannya.

Menurutnya salah satu bentuk pengamalan Pancasila yang dapat dilakukan pada era digital saat ini, yaitu dengan menggali berbagai potensi yang dimiliki oleh masing-masing wilayah. Mulai dari pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) maupun Sumber Daya Alam (SDA).

“Alhamdulillah kita sekarang sudah bisa menikmati apa yang digali dan diwariskan oleh para pejuang kita, yang menggali pancasila adalah Ir. Soekarno. Kita sebagai manusia yang memiliki pemikiran harus menggali potensi. Mengisi kemerdekaan apa yang harus kita lakukan, untuk mengembangkan potensi tadi, karena potensi kita luar biasa,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut Nanang juga mengimbau kepada masyarakat agar selalu waspada akan ancaman radikalisme yang dapat merusak eksistensi pancasila, serta berujung pada hancurnya kesatuan bangsa dan negara Indonesia.

Apalagi pada era globalisasi seperti saat ini, penyebaran paham radikalisme dapat melalui jejaring internet, sehingga dapat tersebar lebih cepat dan luas. Hal inilah yang menjadi tantangan terbesar yang harus dihadapi oleh masyarakat terutama generasi muda.

“Ini harus kita waspadai, ajaran-ajaran radikalisme. Pak Dandim mengatakan bagaimana gagahnya Pancasila di negeri kita tercinta ini, ini adalah kekayaan yang luar biasa. Penyatu dari sabang sampai merauke. Kita alhamdulillah sudah ada fundamen dasar kita, bagaimana untuk mencapai sila ke-5 dibutuhkan sila ke-3,” ungkapnya.

Sementara, Komandan Kodim 0421/LS Inf Fajar Akhirudin, S.I.P., M.Si menjelaskan mengenai nilai-nilai penting, yang terkandung didalam Pancasila sebagai ideologi bangsa Indonesia. Yang mana, kelima sila tersebut saling berhubungan dan tidak dapat dipisahkan.

Menurutnya, Pancasila merupakan salah satu warisan Indonesia yang harus terus dijaga kelestariannya ditengah masyarakat. Hal ini dikarenakan, pancasila merupakan jaminan kesetaraan bagi seluruh masyarakat bangsa Indonesia yang beragam.

“Kita patut bersyukur karena disaat negara ini berdiri, disaat negara ini merdeka kita diwarisi sebuah ideologi yang sangat luar biasa. Ideologi itu bernama pancasila. Pancasila ini adalah warisan, sebuah negara membutuhkan ideologi, sebuah dasar, sehingga negara itu tidak terombang-ambing,” jelasnya. (Red) sumber Diskominfo

Oleh: admin

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama
Jurnalis Terverifikasi Administrator Utama

Admin Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
6 + 7 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi