Minggu, 27 September 2026
TERKINI
• Wujud Kepedulian Rakyat, Danrem 091/ASN Buka Bazar HUT Ke-81 TNI di Kodim 0901/Smd (17 jam yang lalu) • Hasil Lab Kasus MBG Blora Berbeda dengan Keterangan Dinkes, Bacillus cereus Dipertanyakan (1 hari yang lalu) • 17 Desa Wilayah Lamsel Bakal Mengikuti Penilaian Desa Antikorupsi Tingkat Provinsi (1 hari yang lalu) • Kodim 0721/Blora dan BAZNAS Bedah Dua Rumah Warga Sambut HUT ke-81 TNI (1 hari yang lalu) • Fly Jaya Buka Rute Penerbangan Reguler Masamba-Makassar Segera Mengudara (1 hari yang lalu) • Ketum LAFKI dr Benny, Dorong RS Elim Rantepao Dikembangkan sebagai Rumah Sakit Pendidikan (1 hari yang lalu) • SDN 1 Plosarjo Terima Bantuan Revitalisasi, Kelas Rusak Kini Siap Jadi Ruang Belajar Nyaman (1 hari yang lalu) • Perkuat Kelembagaan dan Kolaborasi, PWI Sulsel Silaturahmi ke Bank Mandiri (1 hari yang lalu) • Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (2 hari yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (2 hari yang lalu)
INFODESA 05 November 2025, 17:23 WIB 2,514 PDF

Mutu Proyek Dipertanyakan, Komisi III DPRD Lamsel Temukan Jalan Baru di Way Huwi Sudah Rusak

Redaktur Lampung
Oleh: Redaktur Lampung • ~2 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Mutu Proyek Dipertanyakan, Komisi III DPRD Lamsel Temukan Jalan Baru di Way Huwi Sudah Rusak
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Redaktur Lampung

LAMPUNG SELATAN, INFODESANEWS — Komisi III DPRD Lampung Selatan menemukan adanya kerusakan pada proyek pembangunan jalan yang baru saja rampung dikerjakan. Temuan itu didapat di Airan Raya, Desa Way Huwi, Kecamatan Jati Agung, saat kunjungan lapangan ke sejumlah titik proyek infrastruktur di wilayah setempat, Rabu (5/11/2025)

Dalam peninjauan tersebut, anggota Komisi III mendapati kondisi pembangunan di Airan Raya, Desa Way Huwi, Kecamatan Jati Agung. Jalan yang seharusnya masih mulus, justru sudah mengalami retakan dan patahan di beberapa bagian. Padahal, proyek tersebut baru selesai dalam hitungan minggu.

Rosdiana menegaskan bahwa temuan ini menjadi indikator lemahnya pengawasan dan diduga adanya masalah dalam kualitas pekerjaan. Ia menekankan agar pihak rekanan dan dinas terkait bertanggung jawab atas hasil pekerjaan yang dinilai tidak sesuai dengan spesifikasi teknis.

“Jalan ini baru selesai, tapi sudah rusak. Ini jelas tidak wajar. Kami minta dinas terkait segera memanggil pihak pelaksana dan melakukan evaluasi menyeluruh,” tegas Legislator dari Fraksi PDI-Perjuangan itu.

Komisi III juga menilai, temuan itu menjadi bukti lemahnya pengawasan serta dugaan adanya kekurangan dalam kualitas material maupun pelaksanaan teknis di lapangan.

“Kami sangat kecewa. Jalan ini baru selesai, tapi sudah rusak.”Ketus

Melihat kondisi tersebut, Komisi III berencana memanggil pihak kontraktor dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) untuk dimintai keterangan. Dewan juga mengingatkan agar setiap proyek yang dibiayai dari APBD harus dikerjakan dengan transparan, berkualitas, dan bermanfaat bagi masyarakat.

Sementara itu, sejumlah warga Airan Raya mengaku kecewa dengan hasil pembangunan tersebut. Mereka berharap pemerintah daerah dan DPRD terus mengawasi proyek agar tidak asal-asalan dan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat. (Red)

Oleh: Redaktur Lampung

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Redaktur Lampung
Jurnalis Terverifikasi Redaktur Wilayah Lampung

Redaktur Lampung

Pengelola rubrik liputan daerah Lampung, dinamika desa, dan pembangunan nusantara.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
7 + 1 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi